• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Keterlibatan Kader dalam Dugaan Kasus Persekusi, PDI Perjuangan Enggan Jatuhkan Sanksi

by BontangPost
21 September 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PROTES: Para kader Partai Gerindra Kaltim mendesak agar para kader Partai PDI Perjuangan yang diduga terlibat kasus persekusi dan penodaan khilafah dijatuhi sanksi oleh pimpinan DPRD Samarinda. (FOTO: MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROTES: Para kader Partai Gerindra Kaltim mendesak agar para kader Partai PDI Perjuangan yang diduga terlibat kasus persekusi dan penodaan khilafah dijatuhi sanksi oleh pimpinan DPRD Samarinda. (FOTO: MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dugaan penodaan khilafah dan persekusi yang diduga dilakukan tiga orang kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mendapat respons luas di publik Kaltim. Namun demikian, partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri itu belum mengambil langkah untuk merespons tuduhan dan laporan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Samarinda, Siswadi mengatakan, pihaknya tidak mengambil keputusan atau sanksi terhadap Ahmad Vanandza, Suryani, dan Hairul Usman. Pasalnya, dugaan persekusi dan penodaan khilafah yang terjadi pada Sabtu (16/9) lalu itu tidak terkait dengan tugas kepartaian.

“Selama 24 jam, mereka tidak sepenuhnya melekat dengan partai. Kan ada sisi-sisi pribadi. Waktu itu, mereka tidak dalam posisi anggota partai maupun anggota dewan. Jadi gimana kami mau kasih sanksi?” katanya pada Metro Samarinda, Kamis (20/9) kemarin.

Baca Juga:  Lubang Tambang Terus “Mencabut” Nyawa

Selain itu, tuntutan yang disampaikan Keluarga Besar Gerindra Kaltim tidak terkait dengan PDI Perjuangan. Sehingga, lanjut dia, partai berlambang banteng itu menyerahkan masalah tersebut pada mekanisme internal DPRD Samarinda serta aparat hukum.

“Kecuali mereka minta ke PDI Perjuangan. Baru kami tindak lanjut. Biar kan saja dewan yang ambil langkah. Kami hanya wait and see saja,” ucapnya.

Perihal kebenaran tuntutan Keluarga Besar Gerindra tersebut, Siswadi tidak ingin mengomentarinya. “Biar masyarakat saja yang menilai,” tutupnya.

Koordinator Aksi Keluarga Besar Partai Gerindra, Sulaeman Attase menyatakan, pihaknya mengutuk keras dugaan persekusi dan penodaan agama yang melibatkan legislator DPRD Samarinda.

“Mengutuk perbuatan keji dan hina para pelaku yang secara jelas dan terang telah melakukan perbuataan pidana persekusi dan penistaan terhadap agama,” tegasnya.

Baca Juga:  Soal Pencoretan Edy dari Daftar Bacaleg, Bawaslu Serahkan ke KPU 

Karena itu, kata Sulaeman, pihaknya menuntut aparat kepolisian  menangkap para pelaku serta memberikan perlindungan hukum pada korban dugaan persekusi. Kemudian, Gerindra juga meminta pimpinan DPRD Samarinda melalui Badan Kehormatan (BK) untuk memeriksa, mengadili, dan memutuskan pemberhentian pada tiga anggota dewan yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu.

“Karena tindakan atau perbuatan para pelaku adalah sah menurut hukum dinyatakan melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik DPRD Kota Samarinda,” ucapnya.

Selain itu, dugaan persekusi tersebut telah melibatkan nama Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Karenanya, pelaku diminta untuk meminta maaf secara berturut-turut selama tiga hari di media cetak dan elektronik kepada bakal calon presiden itu.

Baca Juga:  Pemkot Samarinda Pilih Ikuti Aturan 

Tuntutan tersebut akan berbuntut panjang apabila pelaku tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. “Kami tidak bertanggung jawab jika kegaduhan dan keresahan di tengah-tengah masyarakat Kaltim terjadi, jika tuntutan ini tidak dipenuhi,” sebutnya. (*/um)

Tags: dprdMetro SamarindaPersekusi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gaji Guru Diputuskan Hari Ini 

Next Post

Memetik Hikmah dari Cinderella Man

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.