• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Berstatus ASN, Bakal Cagub Diminta Mundur

by BontangPost
4 Januari 2018, 11:37
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PRIHATIN PILGUB: Sudirman (tengah) bersama Forum Pemuda Peduli Pilkada Kaltim menggelar konferensi pers, Rabu (3/1) kemarin.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

PRIHATIN PILGUB: Sudirman (tengah) bersama Forum Pemuda Peduli Pilkada Kaltim menggelar konferensi pers, Rabu (3/1) kemarin.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Para bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang menyandang status aparatur sipil negara (ASN) serta TNI/Polri diminta untuk segera menanggalkan jabatannya. Hal ini merupakan salah satu poin dalam pernyataan sikap Forum Pemuda Peduli Pilkada Kaltim saat konferensi pers, Rabu (3/1) kemarin.

Pasalnya, status ASN maupun TNI/Polri yang masih melekat dikhawatirkan dapat disalahgunakan demi kepentingan bertarung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Hal ini mengingat isu yang beredar belakangan yaitu adanya kriminalisasi dari salah satu bakal calon yang dilakukan terhadap kandidat-kandidat cagub dan cawagub.

“Adanya pemanggilan kepolisian kepada kandidat-kandidat pilgub menjelang pendaftaran calon, membuat masyarakat bertanya-tanya ini ada apa? Kenapa setiap kandidat dipanggil terkait kasus hukum,” kata Sudirman, koordinator Forum Pemuda Peduli Pilkada Kaltim.

Baca Juga:  Merusak Estetika, Banyak APK Dipasang di Pohon

Harapannya, pola-pola seperti ini tidak lagi dilakukan. Karena sudah semestinya setiap kandidat berkompetisi dengan baik. Kata Sudirman, terdapat indikasi kriminalisasi dalam proses hukum yang belakangan bersinggungan dengan bakal-bakal cagub maupun cawagub Kaltim.

“Kalau kami lihat dari situasi sekarang, ada indikasi penyalahgunaan kekuasaan untuk kriminalisasi pihak-pihak tertentu,” ujarnya.

Sudirman tidak menyebut bila pernyataan ini diarahkan secara khusus pada Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin. Namun dia juga mengingatkan Safaruddin yang merupakan bakal cagub yang masih berstatus anggota kepolisian untuk ikut bersama ASN dan aparat TNI/Polri yang lain menjaga netralitas demi terciptanya kondusifitas Kaltim.

“Saya rasa kapolda adalah orang yang paham dengan situasi hukum. Kami punya keyakinan beliau akan patuh pada prosedur hukum,” terang Sudirman.

Baca Juga:  Gagal Tes Kesehatan, Paslon Gugur

Menurut dia, belum mundurnya Safaruddin dari korps Bhayangkara merupakan sebuah kesalahan. Seharusnya, bila yang bersangkutan hendak maju dalam pilgub, maka harus segera menanggalkan jabatannya. Karena hal ini dapat menimbulkan persoalan di masyarakat. Salah satunya, dugaan praktik kriminalisasi yang santer beredar di masyarakat.

Dalam hal ini, Forum Pemuda Peduli Pilkada Kaltim meminta Safaruddin segera mengundurkan diri dari jabatannya. Apabila memang serius bertarung dalam pilgub dan menghormati proses demokrasi yang ada. Bukan hanya Safaruddin, melainkan juga bakal cagub dan bakal cawagub lainnya yang berstatus ASN atau TNI/Polri.

“Saya tegaskan bahwa seluruh bakal cagub dan cawagub yang masih menduduki jabatan, segera mengundurkan diri. Biar tidak timbul hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat. Bila memang mau bertarung dalam pilgub, bertarunglah sesuai cara-cara dan pola-pola demokrasi yang baik,” beber Sudirman.

Baca Juga:  Awang Ferdian Bidik Kursi DPD RI!!

Dijelaskan, Forum Pemuda Peduli Pilkada Kaltim ini dibentuk dari gabungan pemuda dan mahasiswa. Awal pembentukannya didasari karena kekhawatiran terkait isu-isu dan opini-opini yang berkembang di masyarakat. Karena semua pasangan calon dalam pilgub memiliki basis pendukung. Dikhawatirkan, muncul provokator yang dapat menyebabkan keresahan di masyarakat.

“Kami mencoba mengendalikan itu. Jangan sampai opini ini terus berkembang, diam-diam akhirnya meletus, menjadi sesuatu yang tidak kami inginkan,” ungkap Sudirman. “Langkah awal kami saat ini adalah mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menjaga suasana yang kondusif dalam Pilgub Kaltim,” tegasnya. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: asnMetro Samarindapilgub kaltim 2018
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ingatkan Gesekan Jelang Pilgub

Next Post

Hoax di Balik Kecelakaan Kereta Amtrak

Related Posts

Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan
Opini

Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan

27 Maret 2026, 22:00
ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB
Nasional

ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB

19 Desember 2025, 09:00
THR dan Gaji Ke-13 PNS Siap-siap Cair
Nasional

THR dan Gaji Ke-13 PNS Siap-siap Cair

6 Februari 2025, 14:34
Jadi Potensi Kerawanan Pemilu, ASN di Bontang Tak Boleh Hadiri Deklarasi Bapaslon
Bontang

Jadi Potensi Kerawanan Pemilu, ASN di Bontang Tak Boleh Hadiri Deklarasi Bapaslon

1 Agustus 2024, 12:30
Cegah Perselingkuhan dan Kekerasan, ASN Wajib Pasang Foto Keluarga di Meja Kerja
Kaltim

Cegah Perselingkuhan dan Kekerasan, ASN Wajib Pasang Foto Keluarga di Meja Kerja

2 Mei 2024, 15:22
Gaji ASN Naik, IKN Butuh 250 Ribu PNS Fresh Graduate
Kaltim

Gaji ASN Naik, IKN Butuh 250 Ribu PNS Fresh Graduate

1 Februari 2024, 16:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.