BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membuka kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tahun 2018 di Auditorium Taman 3 Dimensi, Senin (24/9) pagi. Secara simbolis ia menyematkan tanda kepada perwakilan peserta. Tampak mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang, Ahmad Suharto, Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Setyoko Waluyo dan Yandri Dasa Sewaya.
Dalam arahannya, Neni menyambut baik kegiatan ini demi kemajuan pendidikan, terlebih pada pendidikan taman kanak-kanak di Bontang.
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), tambahnya dapat meningkatkan kompetensi tenaga pendidik untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku. Uji kompetensi, tekan Neni, sangatlah penting.
“Tak ada murid yang bodoh, semua guru yang harus berkualitas. Nah, uji kompetensi ini adalah sebuah keniscayaan, harus dihadapi, karena kita sedang dihadapkan dengan era digitalisasi. Guru bertanggung jawab mendidik anak kita agar siap menghadapi industri 4.0. Karena itu, kualitas guru harus terus ditingkatkan,” sebut Neni.

Sebanyak 293 guru yang mengikuti kegiatan ini pun diminta menggunakan waktu secara maksimal untuk terus belajar. “Tidak ada kata terlambat untuk belajar, jangan menyerah!” serunya.
Neni yakin, guru yang berkualitas akan berhasil mencetak generasi milenial yang berkualitas pula. Keberadaan poin kelulusan diharapkan tidak menyurutkan semangat guru untuk meningkatkan kapasitas dirinya.
“Insyaallah Pemerintah Kota Bontang sangat berkomitmen dengan pendidikan Kota Taman. Tak hanya sarana dan prasarana, tetapi juga dengan tenaga pendidik. Kalau nanti pemerintah daerah adakan pelatihan, tolong diikuti ya Pak, Bu. Ini semua demi kemajuan pendidikan Kota Bontang,” pinta Neni. (hms8)







