• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
[the_ad_group id="8923"]
Home Bontang

PT BME Diserbu Mahasiswa

by BontangPost
25 September 2018, 06:10
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
UNJUK RASA: Belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Bontang melakukan aksi unjuk rasa menuntut transparansi dari PT BME.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

UNJUK RASA: Belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Bontang melakukan aksi unjuk rasa menuntut transparansi dari PT BME.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Melempemnya kinerja PT Bontang Migas Energi (BME) terus mendapat sorotan. Perusahaan pelat merah itu dianggap gagal menyetor kontribusi ke PAD oleh Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).

Senin (24/9) kemarin, belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Bontang menggelar unjuk rasa. Mereka juga menuntut PT BME transparan dalam hal keuangan. Bahkan dari aksi ini, mahasiswa juga menuntut Direktur PT BME Kasmiran Rais mundur dari jabatannya.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan diawali dengan orasi di Simpang Ramayana, dilanjutkan dengan mendatangi Kantor Wali Kota Bontang di Bontang Lestari, dan kemudian melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PT BME.

Koordinator Lapangan Ari Saldy Jaya mengatakan, PT BME tak transparan dalam hal laporan keuangan semenjak dipimpin oleh Kasmiran Rais. Padahal sebelum dijabat Kasmiran, pihaknya mendapat info jika ada deviden masuk senilai Rp 495 juta. “Tetapi saat kepemimpinan baru ini, pemerintah pun mengaku tidak ada deviden dan selama ini PT BME tidak mengalami keuntungan,” jelasnya usai mediasi dengan Asisten 2 Zulkifli dan Kabag Sosial Ekonomi Aguswati, di Kantor Wali Kota Bontang, Senin (24/9) kemarin.

Baca Juga:  Mahasiswa Bontang Gelar Aksi Tolak RUU KUHP
UNJUK RASA: Belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Bontang melakukan aksi unjuk rasa menuntut transparansi dari PT BME.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Sehingga pihaknya menilai ada pembohongan publik. Oleh karenanya mereka meminta transparansi. “Bukan hanya transparansi, kalau perlu dicopot direkturnya. Kami juga minta PT BME diaudit ulang,” ujarnya.

Sementara itu Kabag Sosek Setda Bontang, Aguswati membantah tudingan para pengunjuk rasa yang menganggap PT BME tidak pernah memberikan deviden. Padahal kata Aguswati, ada deviden masuk sebesar Rp 187 juta tetapi bukan hasil dari jaringan gas (jargas). “Dari zaman pak Taufik pun deviden senilai Rp 495 juta setelah diaudit bukan dari jargas, tetapi hasil keuntungan kerja sama dengan PT Blackbear. Tetapi karena alatnya sudah tua, kerja sama pun dihentikan dan PT Blackbear akan menggunakan jasa PT KDM,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kasmiran Bakal Roadshow ke Perusahaan

Dalam pertemuan sebelumnya di Pendopo Rujab, Aguswati menerangkan bahwa Komisaris PT BME sudah menjelaskan hasil laporan akuntan publik yang diaudit oleh BPK dan internal komisaris. “Yang membuat tidak ada keuntungan itu karena harga gas dan biaya operasional per bulan yang tinggi,” terang dia.

Sementara itu, laporan hasil keuangan juga sudah disampaikan ke DPRD Bontang. “Karena memang kewenangan kami sampai di situ saja,” kata Aguswati.

Ditambahkan Komisaris PT BME Agus Wijaya, sejak tahun 2017 secara keseluruhan kerugian PT BME mencapai Rp 400 juta. Karena sejak 2016 keuangan PT BME sudah minus. Tetapi meski minus, Direktur PT BME saat itu, Taufik, tetap memberikan deviden kepada Pemkot Bontang, yang disebut sebagai deviden inferim. Terkait deviden, perusahaan akan berikan laba jika mendapat keuntungan. “Walau masih belum ada keuntungan, yang terpenting adalah bagaimana agar perusahaan bias tetap eksis. Zaman pak Samsul dan Taufik mereka memberikan deviden sebesar Rp 495 setelah dipotong pajak,” urainya.

Baca Juga:  Kinerja Perusda AUJ Disorot (Lagi)

Saat itu kata Agus, kondisi keuangan PT BME masih minus. Selanjutnya, diberikan lagi Rp 187 juta. “Karena masih rugi, maka pembukuan di Pemkot Bontang juga ditulis sebagat pos uang muka deviden, karena tidak punya keuntungan dan bukan PAD,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi aksi mahasiswa, kepada Bontang Post Direktur PT BME Kasmiran Rais mengaku siap menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan. “BME siap menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan yang sudah diaudit oleh akuntan publik saat ada rapat dengar pendapat dengan DPRD nanti,” tukasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Demo MahasiswaHMI BontangPT BME
ShareTweetSendShare
[the_ad id="77027"]
Previous Post

Pelayanan RS Amalia Terbaik se-Kota Bontang

Next Post

Posisi Arogansi Bisa dari Golongan Profesi

Related Posts

Jargas Bocor, Penanganan BME Bontang Dinilai Lamban, Tagihan Membengkak
Bontang

Minim Pendaftar, Seleksi Komisaris BME Bontang Berpotensi Diisi ASN Pilihan Pemkot

14 April 2026, 11:00
Sempat Rugi, PT Bontang Migas dan Energi Kini Bukukan Laba Rp563 Juta
Bontang

Sempat Rugi, PT Bontang Migas dan Energi Kini Bukukan Laba Rp563 Juta

3 Maret 2026, 13:00
Meski Kas Susut Tajam ke Rp9,16 Miliar, PT Bontang Migas dan Energi Balikkan Rugi Jadi Laba
Bontang

Meski Kas Susut Tajam ke Rp9,16 Miliar, PT Bontang Migas dan Energi Balikkan Rugi Jadi Laba

3 Maret 2026, 12:00
Dosen Unmul Pindahkan Kuliah Mahasiswa ke Jalan untuk Aksi Indonesia Gelap
Kaltim

Dosen Unmul Pindahkan Kuliah Mahasiswa ke Jalan untuk Aksi Indonesia Gelap

19 Februari 2025, 15:36
PT BME Merugi Rp141 Juta, Dirut Sebut Itu Sebelum Kepemimpinannya
Bontang

PT BME Merugi Rp141 Juta, Dirut Sebut Itu Sebelum Kepemimpinannya

28 September 2024, 10:42
Jargas Bocor, Penanganan BME Bontang Dinilai Lamban, Tagihan Membengkak
Bontang

Tunggakan Pelanggan Jargas di Bontang Tembus Rp582 Juta

29 Juli 2024, 08:30

Terpopuler

  • Capaian Pajak Sarang Walet di Bontang Masih Nihil

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.