SANGATTA – Pendaftaran online tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi ditutup. Sekira 3.884 orang telah mendaftar ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim.
Hal tersebut dipaparkan Kepala BKPP Kutim, Zainudin Aspan. Dirinya menuturkan, pihaknya tinggal melakukan tahap verifikasi sebagai langkah tindak lanjut.
“Hanya belum kami verifikasi semuanya, ya paling hingga 17 Oktober ini,” tuturnya saat ditemui di gedung Bandiklat pada Selasa (16/10).
Ia menyatakan ada sekira 4.047 pelamar secara keseluruhan. Namun tidak semuanya mendaftar di Kutim. Masih ada yang berminat memilih lokasi lain. Menurutnya hal ini lumrah terjadi.

“Masih sekira 2.500an yang sudah pemberkasan. Proses ini berjalan terus,” kata pria yang karib disapa Zai ini.
Dia mengaku optimistis dalam upaya melaksanakan tes ini. Mengingat segala persiapan telah digencarkan. Bahkan dengan melibatkan sejumlah elemen agar meminimalisasi kesalahan.
“Kami siap melaksanakan ini, sudah ada BKN juga. Kami hanya menuggu waktu pelaksanaan,” sambungnya
Perencanaan dilakukan secara penuh waktu dengan memanfaatkan sejumlah elemen. Termasuk dari Diknas, Satpol PP, kepolisian. “Ini merupakan langkah utama dan strategis. Selain itu juga saya ingin ada transparansi. Supaya hasil maksimal,” sebut Zai lagi.
Di tempat yang sama, Bupati Kutim Ismunandar menyatakan seluruh elemen bisa melakukan pemantauan saat pelaksanaan tes. Karena di luar area tes akan dipasang layar yang menyajikan sorotan langsung dari CCTV. Tidak hanya itu, fasilitas pendukung seperti air dan listrik sangat ditekankan agar tidak menjadi kendala.
Ismunandar sendiri melakukan kunjungan ke gedung Bandiklat, guna melihat langsung kesiapan alat tes dan penunjang lain. “Kami melihat kesiapan penyelenggara. Jangan sampai nanti ada yang kurang. Listrik diupayakan lancar, harus ada pencadangan,” tuturnya.
Ismu mengaku sudah sangat siap menghadapi tes tersebut. Meski pelamar dari luar mencapai 10 persen. Ia menginginkan tes ini berjalan lancar dan tidak terjadi kecurangan. “Pemkab dan BKN (Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah siap, tinggal tunggu pelaksanaan saja,” paparnya.
Ismunandar sendiri menyayangkan dengan ditutupnya pendaftaran online tersebut. Pasalnya, formasi untuk disabilitas dan cum laude nihil pendaftar. “Ya dua formasi itu masih kosong tidak ada pelamar,” tutupnya. (*/la)







