• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Selesai Februari, Kontraktor Jembatan Kembar Disanksi

by M Zulfikar Akbar
22 Januari 2019, 20:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pembangunan Jembatan Mahakam IV di Samarinda telah berjalan 93 persen. Namun sayang, proyek yang seharusnya rampung pada akhir tahun lalu itu tersendat penyelesaiannya. Sehingga mau tak mau dilanjutkan tahun ini. Kondisi itu menyisakan masalah. Pemprov Kaltim akhirnya menjatuhkan sanksi ke kontraktor.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan pihak kontraktor mendapat tambahan waktu 50 hari untuk menyelesaikan jembatan. Menurutnya, ada ada persoalan teknis yang menyebabkan jembatan belum selesai. Beberapa material yang belum tersedia menjadi salah satunya. “Banyak saja halangannya. Berdasarkan laporan yang saya terima, alasan kontraktor masih masuk akal,” katanya.

Kendati demikian, jembatan akan selesai dikerjakan akhir Februari. Apalagi, sekarang pemasangan bentang tengah sedang berproses. “Sudah menggantung-gantung (proses pemasangan bentang tengah). Kira-kira bulan ini selesai,” beber mantan bupati Kutai Timur itu.

Sehingga, Februari mendatang sudah memasang dasar lintasan selanjutnya pengecoran. Namun begitu, kontraktor akan mendapat sanksi karena keterlambatan penyelesaian. “Tapi pemberian sanksi itu melihat penyebab keterlambatan. Itu sebagai pertimbangan apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” ujar Isran.

Adapun, dana pelunasan proyek jembatan yang akrab disebut Jembatan Kembar itu sudah disiapkan. Dana tersebut berasal dari APBD Kaltim 2018. “Tapi diluncurkan tahun ini, karena keterlambatan pelaksanaan itu,” terangnya.

Baca Juga:  Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni

Diwawancarai terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kaltim Agus Suwandy mengaku, baru menerima laporan addendum proyek jembatan yang menghubungkan Samarinda Seberang dan Samarinda Kota itu secara lisan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Bina Marga, Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim, Runandar belum lama ini.“Kalau secara tertulis belum,” tutur dia Senin (21/1).

Kata Suwandy, di dalam addendum itu, pemerintah memberikan tambahan waktu selama 50 hari kepada kontraktor. Namun dengan catatan dijatuhi sanksi berupa kewajiban membayar denda terhitung dari perpanjangan waktu yang diberikan.

Ketentuan itu tertuang dalam Pasal 120, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2012 tentang Sanksi Keterlambatan Pekerjaan. Di situ disebutkan, penyedia barang atau jasa yang terlambat menyelesaikan pekerjaan karena kesalahan penyedia jasa atau barang, maka dikenakan denda keterlambatan 1/1000 dari nilai bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan. “Kalau keterlambatannya 20 persen, maka 20 persen itu dihitung 1/1000. Maka itulah denda yang harus dibayarkan setiap harinya,” jelasnya.

Jika nantinya pekerjaan kembali molor, maka akan ada peninjauan ulang atas kontrak kerja yang sudah dibuat. Apakah nanti akan ada proses addendum atau ada aturan baru yang diberlakukan, Dinas PUPR Kaltim yang mengkaji dan mengatur itu. “Pekan depan, kami akan meninjau progres pembangunan jembatannya,” kata dia.

Baca Juga:  Bentang Tengah Ditarget November 

Soal nantinya kontraktor pelaksana akan di-blacklist atau tidak, politikus Partai Gerindra itu, menyerahkan kewenangan itu kepada Pemprov Kaltim. Namun yang pasti menurut dia, mekanisme itu pasti akan dilewati oleh pemerintah terhadap pihak ketiga. “Ini menjadi catatan,” ucapnya.

Seperti diketahui, proyek Jembatan Mahakam IV terbagi menjadi tiga item kontrak. Pertama, bentang utama jembatan sepanjang 400 meter. Dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp 180,64 miliar.

Lalu, jalan pendekat sisi Samarinda Kota. Panjangnya 502,4 meter. Dikerjakan PT Waskita-PT Surya Bakti dengan skema kerja sama operasional (KSO). Nilai kontraknya Rp 225,84 miliar.

Item terakhir, jalan pendekat sisi Samarinda Seberang. Panjangnya 386,65 meter. Dikerjakan oleh PT Jaya Konstruksi-PT Modern Technical dengan skema KSO. Nilai kontraknya mencapai Rp 226,87 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTRPR Kaltim Taufik Fauzi menyebut, sangat memungkinkan pembangunan Jembatan Kembar tuntas akhir Februari. Apalagi, pekerjaan untuk pemasangan bentang tengah sedang berproses.

Baca Juga:  Minim Infrastruktur, Pengusaha Bakal Pikir-Pikir Berinvestasi di Maloy

Menurutnya, sekarang sudah sampai pekerjaan hanger (batang penggantung) dan penetapan posisi lantai untuk badan jalan. Untuk sisi Samarinda Kota, kini sedang menunggu pelepasan kabel pancang. Sedangkan sisi Samarinda Seberang sudah selesai. “Selebihnya tinggal merapikan (sisi Samarinda Seberang),” kata Taufik.

Dia berharap, jembatan dapat tersambung pada 18 Februari. Apalagi, Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah beberapa kali uji coba secara individu. “Seperti rangka atas jembatan, telah dilakukan uji material,” ungkapnya.

Pihaknya juga intens berkoordinasi dengan KKJTJ. Namun, pengujian secara formal dapat dilaksanakan setelah pembangunan tuntas. “Tim ahli akan didatangkan lagi (KKJTJ). Kami akan bersurat ke KKJTJ untuk melakukan pengujian,” ungkap Taufik.

Tidak itu saja, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pun akan didatangkan. Ya, jembatan menggunakan teknologi kabel sensor untuk keamanan. “Semua ahli akan datang menguji. Kami akan bertanggung jawab sampai tuntas. Kami tidak ingin ada risiko,” harap dia. “Setelah Hari Raya (Idulfitri) sudah bisa diresmikan. Paling lambat Agustus,” pungkasnya. (*/dq/*/drh/rom/k18/kpg)

Tags: Isran NoorJembatan Mahakam IV
Share33TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KSOP Dibentuk, Wawali Impikan BUP Segera Terwujud

Next Post

Cara SMP 1 Balikpapan Tanamkan Budaya Literasi pada Siswa

Related Posts

Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi
Kaltim

Spekulasi di Balik Mundurnya Isran Noor dari Ketua NasDem Kaltim; IKN dan Sikap Anies, hingga Kursi Gerindra

14 November 2023, 12:15
Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit
Kaltim

Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit

26 September 2023, 11:08
Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni
Bontang

Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni

31 Juli 2023, 15:26
Nasdem Kaltim Usulkan Isran Noor Maju Capres 2024
Kaltim

Nasdem Kaltim Usulkan Isran Noor Maju Capres 2024

17 Juni 2022, 14:46
Isran Noor Diusulkan Jadi Cawapres
Kaltim

Isran Noor Diusulkan Jadi Cawapres

23 Mei 2022, 14:00
Jembatan Mahakam IV Diusulkan Jadi Pintu Masuk Pusat Kota
Kaltim

Jembatan Mahakam IV Diusulkan Jadi Pintu Masuk Pusat Kota

8 April 2021, 13:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.