• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Genjot Pariwisata, APT Pranoto Siap Layani Penerbangan Carter dari Afrika

by M Zulfikar Akbar
1 Maret 2019, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Bandara APT Pranoto. (Dok/Bontangpost.id)

Bandara APT Pranoto. (Dok/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA- Pemerintah kota/kabupaten di Kaltim dituntut lebih serius menggarap pariwisata. Pasalnya, sektor ini diyakini bisa menjadi andalan perekonomian daerah pada masa mendatang. Terlebih, pada November 2019, akan ada penerbangan khusus dari Afrika ke Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pariwisata sangat potensial menjadi salah satu sektor masa depan Kaltim. Makanya perkembangannya harus digenjot. Untuk mendukung itu, dalam waktu dekat akan ada penerbangan carter dari Afrika ke Samarinda. Tentunya untuk membuka jalur pariwisata langsung dari luar negeri.

“Jadi, maskapai Garuda Indonesia akan melakukan carter pesawat dari Afrika, yaitu Seychelles ke Samarinda,” ungkapnya Rabu (27/2). Saat ini juga sudah ada penerbangan dari Samarinda langsung ke Derawan, Berau. “Saya punya keyakinan, Kaltim bisa sedikit demi sedikit mengurangi kontribusi pertambangan. Selain hilirisasi perkebunan, pariwisata juga kami kembangkan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jalan Rusak Hambat Pengembangan Pariwisata

Dia menjelaskan, baru-baru ini ada beberapa utusan dari Republik Seychelles yang datang menemuinya. Perwakilan negara tersebut mengaku, Berau memiliki potensi yang besar untuk pariwisata. “Terhubung langsung, tentu jadi penawaran yang baik. Kita juga perlu belajar banyak dari negara kepulauan itu. Karena negara yang berada di Benua Afrika tersebut memiliki pendapatan yang luar biasa dari pariwisata,” terangnya.

Terpisah, General Manager Garuda Indonesia Branch Office Balikpapan Boydike Kussudiarso mengaku, belum mengetahui perihal informasi penerbangan dari Afrika ke Samarinda tersebut. Namun bukan berarti tidak mungkin. Sebab, bisa jadi sudah ada kebijakan internal antara pihak Garuda dengan Pemprov Kaltim.

“Kita akan cek, apa benar ada rencana itu. Karena pembahasan tersebut bisa jadi belum sampai pada kami di daerah. Pak gubernur bilang pesawat carter Afrika ke Samarinda. Nah, carter itu memang dibahas di internal pusat, berbeda dengan penerbangan reguler,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pariwisata Makin Menggeliat, Bontang Tak Bisa Bergantung dari DBH

Menurutnya, ada juga kemungkinan airline Afrika atau Eropa melakukan penerbangan ke Berau, singgah di Seychelles. Walaupun belum pasti kejelasannya, namun potensi untuk terwujud sangat besar. Apalagi, Garuda juga sudah pernah melayani penerbangan carter serupa, ke Pulau Nabucco di Berau.

“Hingga dua tahun perjalanan carter itu tetap berjalan baik. Landing langsung di Maratua penerbangan dari Balikpapan. Namun, Samarinda kita memang belum,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, kebanyakan wisatawan mancanegara yang minat dengan penerbangan carter menuju Maratua berasal dari Eropa dan Jepang. Adapun mekanisme carter, yakni menerbangkan berdasarkan permintaan pencarter. Bisa dari perusahaan maupun perorangan. Sekarang Garuda sudah melakukan carter Balikpapan-Maratua PP. Pencarternya biasa menuju Nabucco dan Maratua Island. Itu menampung permintaan kerja sama perusahaan dengan operator di Eropa.

Baca Juga:  Tingkatkan Pendapatan Daerah, Derawan Diusulkan Jadi KEK

Mekanisme carter memang lebih istimewa. Selama ini, tambahnya, untuk carter ke Nabucco, dilakukan dari Balikpapan-Maratua, Maratua-Balikpapan menggunakan pesawat jenis ATR. Mekanismenya orang datang dari berbagai negara ke Jakarta. Dari Jakarta kemudian terbang ke Balikpapan, lalu menggunakan pesawat carter menuju Maratua.

Berangkat pukul 14.00 Wita dari Balikpapan dan dari Maratua pukul 15.00 Wita. Landing di Balikpapan pukul 16.00 Wita. Kapasitasnya mencapai 70 penumpang. “Pencarter memiliki kontrak sendiri dengan internal Garuda Indonesia. Sehingga kami di daerah tinggal mengikuti mekanismenya. Penerbangan dari Eropa itu pasti bisa semakin mengembangkan sektor pariwisata Kaltim,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15/kpg)

Tags: apt pranotoPariwisata
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Evakuasi Tambang Emas yang Runtuh: Kaki Terjepit Batu, Diamputasi, Akhirnya Meninggal

Next Post

Aksi Cabul Anggota Keluarga di Samarinda Ilir: Diawali Kakak, setelahnya Bapak

Related Posts

Semua Tempat Wisata Tutup Selama PPKM
Bontang

Pembukaan Objek Wisata Tunggu Evaluasi Tim Satgas

17 April 2021, 14:30
Rekomendasi Wisata Kuliner di Kalimantan Timur
Ragam

Rekomendasi Wisata Kuliner di Kalimantan Timur

24 Maret 2020, 10:00
Magnet dan Pesona Kota Taman
Bontang

Bisnis Pariwisata Bontang Masih Terbuka Lebar

19 Januari 2020, 15:40
Pariwisata Makin Menggeliat, Bontang Tak Bisa Bergantung dari DBH
Bontang

Pariwisata Makin Menggeliat, Bontang Tak Bisa Bergantung dari DBH

6 Januari 2020, 18:30
Tidak Perlu Menunggu Provinsi, Bontang Bisa Buat RIPPDA Terlebih Dahulu
Bontang

Tidak Perlu Menunggu Provinsi, Bontang Bisa Buat RIPPDA Terlebih Dahulu

20 November 2019, 08:00
Pengelola Hotel Diminta Selektif 
Bontang

Genjot PAD Pariwisata, DPRD Kembali Susun RIPDA

18 Oktober 2019, 18:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.