BONTANG – Bantuan perlengkapan sekolah yang menjadi program Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni diperkirakan terealisasi di tahun ajaran baru mendatang.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sudah dibentuk dan tengah melakukan perumusan rencana kegiatannya. Untuk pengadaan seragam ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang telah mempersiapkan anggaran sebesar hampir Rp 18 miliar.
“Itu untuk pengadaan baju seragam, tas, dan sepatu gratis bagi para pelajar di Bontang. Saat ini sedang dalam tahap penyusunan kegiatan,” kata Kepala Disdik Bontang Akhmad Suharto saat dihubungi Bontang Post.
Dengan melakukan penghitungan waktu pengadaannya, meliputi penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS) dan proses lelang, program bantuan ini diperkirakan bisa mulai diberikan pada tahun ajaran baru 2017-2018 mendatang.
Namun begitu dia belum bisa memastikan waktu pasti kapan program ini mulai bisa benar-benar di berikan kepada para pelajar.
“Prosesnya kan butuh waktu. Proses lelang saja bisa dua bulan. Belum lagi nanti pembuatannya seragamnya, menjahitnya, jumlahnya kan tidak sedikit. Tapi kami perkirakan bisa terwujud saat pergantian tahun ajaran baru nanti,” ujarnya.
Dia menjelaskan, sasaran yang mendapat bantuan ini adalah para pelajar di Bontang mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA di seluruh Untuk tingkat SD, siswa yang mendapat bantuan mulai dari kelas 1 sampai kelas 5.
Untuk SMP dan SMA, kelas 1 dan kelas 2. Untuk pelajar di tahun terakhir yaitu kelas 6 SD, kelas 3 SMP dan kelas 3 SMA tidak mendapat bantuan ini.
“Bantuan ini memang tidak diberikan kepada pelajar di kelas terakhir untuk masing-masing tingkatan. Karena para pelajar di kelas terakhir ini akan lulus dan naik ke jenjang yang lebih tinggi,” jelas Suharto.
Bantuan ini nanti meliputi dua setel seragam sekolah, sepatu, dan juga tas. Dua stel seragam tersebut yaitu seragam putih merah untuk SD, putih biru untuk SMP, putih abu-abu untuk SMA, serta seragam batik. Seragam batik ini diperkirakan akan bermotif mangrove dan burung kuntul yang merupakan ciri khas Kota Bontang.
“Untuk bagaimana nanti penggunaan seragam batik di sekolah, masih kami rumuskan. Mungkin nanti akan ada surat edaran pada masing-masing sekolah mengenai penerapannya di sekolah,” sebutnya.
Seperti diketahui, program bantuan perlengkapan sekolah ini merupakan salah satu janji kampanye Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Orang nomor satu di Bontang itu menyebut program ini bukan hanya diperuntukkan para pelajar di sekolah negeri. Melainkan juga untuk sekolah-sekolah swasta yang ada di Bontang.
“Banyak orang tau siswa yang mengeluh kesulitan dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak mereka ini. Karenanya, dengan program ini diharapkan bisa membantu mereka dan membuat anak-anak jadi semangat belajar,” ungkap Neni beberapa waktu lalu. (luk)







