• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Masker Kosong di Empat Apotek, Harga Capai Rp 150 Ribu

by M Zulfikar Akbar
3 Maret 2020, 18:50
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Masker Kosong

Pengumuman stok masker yang kosong terpasang di pintu apotek. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Masuknya virus korona ke Indonesia rupanya memengaruhi harga masker yang dijual di pasaran. Di Apotek Karunia III misalnya, harga masker per kotaknya dibanderol hingga Rp 150 ribu. Namun sayang, saat awak redaksi Bontangpost.id mendatangi apotek yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Api-Api, Selasa (3/3/2020), stok masker sedang kosong.

Admin Apotek Karunia 3, Yuli menerangkan kekosongan masker ini sudah terjadi sejak akhir Januari lalu. Hingga sekarang pihaknya belum mendapatkan suplai dari distributor. Adapun ada pihak yang ingin menyuplai masker, namun masker tersebut mencapai Rp 350 ribu per kotaknya. Pihaknya pun enggan mengambilnya.

“Sudah lama kosong, mas. Yang ada stok itu di Karunia Loktuan,” ujarnya.

Disebutkannya, harga masker tersebut dijual seharga Rp 150 ribu per kotaknya. Harga ini terus merangkak naik, mulai dari harga normalnya Rp 38 ribu untuk masker jenis jilbab dan Rp 35 ribu untuk masker biasa. Namun setelah maraknya informasi virus korona, harga masker naik menjadi Rp 80 ribu hingga 150 ribu.

Baca Juga:  Selamat dari Wabah Flu 1918, Kakek 101 Tahun juga Sembuh dari Covid-19

“Naik terus, mas,” katanya.

Sebagai langkah alternatif, pihaknya juga menjual masker jenis kain dengan harga mencapai Rp 6 ribu per biji. Penuturannya, jenis kain dengan masker biasanya itu berbeda. Masker kain ini bisa dipakai berkali-kali, dan dapat dicuci jika kotor. Sedangkan masker biasanya itu memiliki 3 filter penyaring.

Selain masker, katanya masyarakat juga berbondong-bondong membeli hand sanitizer. Hingga kini, stoknya pun tengah kosong sejak sehari lalu. Harga pencuci tangan ini satu botol ukuran 500 mililiter mencapai Rp 70 ribu.

“Sudah habis dari kemarin malam,” akunya.

Sementara itu, Manager Farmasi Kimia Farma 361 Ahmad Yani, Idzun Riadiani Kristi juga mengungkap hal yang sama. Di tempat dia bekerja juga tengah kekosongan masker. Kondisi ini sudah terjadi dari awal tahun.

Baca Juga:  Cerita Pasien Virus Korona di Tiongkok yang Dinyatakan Sembuh

Katanya, pihaknya biasanya mendapat suplai dari distributor resmi. Harga masker biasanya dijual mencapai Rp 71 ribu per kotak. Sedangkan satu lembar masker dihargai seribu rupiah. Harga itu juga merangkak naik Rp 31 ribu, dari harga normalnya Rp 40 ribu.

“Satu kotak itu 50 biji,” ucapnya.

Apotek Kimia Farma, lanjutnya membatasi penjualan masker kepada masyarakat usai virus Covid-19 merebak. Satu orang pasien hanya dapat membeli tiga lembar per hari.

“Itu pun kalau ada,” katanya.

Kekosongan ini juga diikuti dengan hand sanitizer.  Sama halnya dengan di Apotek Karunia 3, pencuci tangan ini ludes terjual sejak kemarin malam. “Kosong juga mas,” ujarnya.

Sedangkan Apoteker Kimia Farma 257 Bontang, Husnul Khotimah mengatakan sejak diumumkan Presiden Joko Widodo adanya dua orang Indonesia yang positif terjangkit virus korona, pengunjung yang ingin membeli masker bisa mencapai seratus orang perhari.

Baca Juga:  Tambahan Tiga Orang Positif Covid-19, Ini Riwayat Perjalanannya

“Kalau jumlah pengunjung sebelum diumumin presiden itu biasa saja,” katanya.

Setelah redaksi melakukan penelurusan di empat apotek yang berada di Bontang, di antaranya Apotek Karunia 3, Apotek Kimia Farma 361 Ahmad Yani, Apotek Kimia Farma 257 Bontang, dan Apotek Permata Hati Jalan Bhayangkara, semuanya kosong.

Salah satu warga Kelurahan Tanjung Laut Indah, Aji turut mencari masker di Apotek Karunia 3. Ia menyebut, membeli penutup mulut ini sebagai bentuk antisipasi terhadap virus korona yang kini sudah sampai di Indonesia.

“Beli seadanya saja untuk kebutuhan keluarga,” ucapnya. (Zaenul)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: apotekcoronavirusmaskervirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Peredaran Miras, Nursalam: Satpol PP Harus Lebih Tegas

Next Post

Ditunggu Santrinya Mengaji, Ternyata Jadi Korban Kecelakaan Beruntun

Related Posts

Jokowi Minta Masyarakat Kembali Pakai Masker di Dalam dan Luar Ruangan
Nasional

Jokowi Minta Masyarakat Kembali Pakai Masker di Dalam dan Luar Ruangan

11 Juli 2022, 11:19
Penjualan Masker Skuba Anjlok
Bontang

Penjualan Masker Skuba Anjlok

25 September 2020, 09:36
Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye
Nasional

Epidemiolog UI Sebut Cara Pakai Masker Pemimpin yang Tidak Benar

30 Agustus 2020, 14:30
‘Bahaya’ Turunkan Masker Sampai ke Dagu dan Leher
Ragam

‘Bahaya’ Turunkan Masker Sampai ke Dagu dan Leher

16 Juli 2020, 17:30
Olahraga Pakai Masker, Amankah?
Ragam

Olahraga Pakai Masker, Amankah?

7 Juni 2020, 13:00
Kisah Herman Effendi, Gagas Apothecare untuk Bantu Warga Tak Mampu
Bontang

Kisah Herman Effendi, Gagas Apothecare untuk Bantu Warga Tak Mampu

31 Mei 2020, 10:23

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.