• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Target Retribusi Daerah Diturunkan

by Redaksi Bontang Post
28 April 2020, 09:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Penyebaran Covid-19 berdampak terhadap target pendapatan daerah. Salah satunya melalui sektor retribusi daerah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang menurunkan target pemasukan seluruh retribusi daerah. (Adiel Kundhara/KP)

Penyebaran Covid-19 berdampak terhadap target pendapatan daerah. Salah satunya melalui sektor retribusi daerah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang menurunkan target pemasukan seluruh retribusi daerah. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Penyebaran Covid-19 berdampak terhadap target pendapatan daerah. Salah satunya melalui sektor retribusi daerah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang menurunkan target pemasukan seluruh retribusi daerah. Sebesar 40 persen dari patokan awal penganggaran APBD 2020.

Kabid Perencanaan, Pembukuan, dan Pengendalian Operasional Bapenda Moch Arif Rochman mengatakan penurunan telah ditetapkan. Bahkan, Bapenda telah berkirim surat kepada tiap organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang membidangi masing-masing retribusi daerah, pekan lalu.

“Tetapi belum ada tanggapan yang masuk dari OPD hingga kini,” kata Arif.

Penurunan target ini merupakan sikap pesimistis di tengah gempuran wabah virus. Mengingat Pemkot Bontang diwajibkan melakukan refocusing APBD. Berlandaskan dari turunnya SKB Mendagri dan Menkeu tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 Dalam Rangka Penanganan Covid-19.

Baca Juga:  Target Pajak Daerah Dipangkas, Bapenda dan PHRI Siap Diskusi

“Penyebaran Covid-19 ini mulai di akhir triwulan pertama. Jadi kami langsung mengambil keputusan cepat,” ucapnya.

Dipaparkan dia, besaran target awal retribusi daerah mencapai Rp 4.089.250.000. Kini menjadi Rp 2.453.550.000. Bapenda membagi dalam tiga klasifikasi terkait retribusi daerah. Meliputi retribusi jasa umum, jasa usaha, dan perizinan tertentu.

Pada retribusi jasa umum terdapat enam jenis. Berupa retribusi pelayanan kesehatan, pelayanan persampahan, pelayanan parkir di tepi jalan, pelayanan pasar, pengujian kendaraan bermotor, dan pelayanan tera ulang.

Sektor parkir misalnya. Upaya penerapan physical distancing membuat pendapatan parkir otomatis berkurang. Kondisi ini selaras dengan upaya Bapenda menurunkan sejumlah pendapatan dari pajak daerah. Meliputi pajak perhotelan, restoran, hingga hiburan.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Pasrah, Kewenangan Pajak Penarikan Mineral Bukan Logam dan Batuan Diambil Pemprov

Meski demikian pada triwulan pertama capaian retribusi daerah pun telah melampaui 15 persen. Artinya melampaui target yang Bapenda patok di triwulan tersebut.

“Dari sisi masyarakat ada perubahan penurunan faktor ekonomi. Akibatnya kami tidak berani optimistis. Khususnya di triwulan kedua ini,” sebut Arif.

Adapun retribusi jasa usaha melingkupi retribusi tempat khusus parkir, rumah potong hewan, pelayanan kepelabuhan, dan jasa penyedotan tinja. Sedangkan retribusi perizinan tertentu mencakup izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin trayek.

Arif berharap badai Covid-19 ini segera berlalu. Supaya realisasi retribusi daerah dapat mencapai target. Sehingga tidak ada yang minus dari sektor pendapatan ini. Diketahui, pendapatan daerah berkurang dari penetapan awal APBD 2020 sebanyak 26,21 persen. Dari Rp 1,5 triliun menjadi Rp 1,1 triliun. Jika ditambahkan Silpa maka APBD 2020 setelah dilakukan refocusing menjadi RP 1,2 triliun. (*/ak/far/k18/kpg)

Baca Juga:  APBD Bontang Menyusut, Perjalanan Dinas hingga Seremonial Kena Efisiensi
Source: Prokal
Tags: APBD BontangBapenda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nasib Sopir Angkot di Tengah Pandemi

Next Post

Pandemi Covid-19, Angka Pernikahan di Bontang Turun 50 Persen

Related Posts

Neni soal Outsourcing DLH Bontang Ditangkap Kasus Sabu; Gaji Sudah Setara UMK, Itu Namanya Tidak Bersyukur
Bontang

Dana Kurang Salur Rp402 Miliar Tak Cair, APBD Bontang 2027 Diproyeksi Turun Jadi Rp1,6 Triliun

9 Agustus 2026, 18:28
APBD Bontang Menyusut, Perjalanan Dinas hingga Seremonial Kena Efisiensi
Bontang

APBD Bontang Menyusut, Perjalanan Dinas hingga Seremonial Kena Efisiensi

6 Agustus 2026, 10:00
Bankeu Dicoret, APBD Bontang 2027 Diproyeksi Turun Jadi Rp1,6 Triliun
Bontang

Bankeu Dicoret, APBD Bontang 2027 Diproyeksi Turun Jadi Rp1,6 Triliun

4 Agustus 2026, 14:53
Dana Transfer Dipangkas, APBD Bontang 2026 Susut Jadi Rp1,9 Triliun
Bontang

Dana Transfer Dipangkas, APBD Bontang 2026 Susut Jadi Rp1,9 Triliun

1 Desember 2025, 12:01
Pemkot Bontang Pasrah, Kewenangan Pajak Penarikan Mineral Bukan Logam dan Batuan Diambil Pemprov
Bontang

Pemkot Bontang Pasrah, Kewenangan Pajak Penarikan Mineral Bukan Logam dan Batuan Diambil Pemprov

7 Januari 2025, 09:30
Realisasi Pajak Reklame dan Air Bawah Tanah 2023 Tak Capai Target
Bontang

Realisasi Pajak Reklame dan Air Bawah Tanah 2023 Tak Capai Target

12 Januari 2024, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.