• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Menelusuri Sungai Kanibungan Guntung: Si Cantik yang Sembunyi di Belantara Mangrove

by Fitri Wahyuningsih
12 Mei 2020, 10:08
in Bontang, Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Keindahan Sungai Kanibungan di Guntung masih terjaga. (Dok/KP)

Keindahan Sungai Kanibungan di Guntung masih terjaga. (Dok/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

APA persamaan Virgin Island di Kabupaten Berau dengan Sungai Kanibungan di Kelurahan Guntung? Sama-sama “perawan”.

Bedanya, Virgin Island hanya perawan secara literal. Karena spot wisata itu toh telah dikenal luas oleh publik. Dia masuk dalam daftar must visit ketika hendak ke Berau.

Sementara Sungai Kanibungan? Benar-benar masih perawan. Belum terjamah. Publik masih awam. Banyak tak tahu. Bahkan di telinga warga Bontang itu sendiri.

Ini tak mengherankan. Karena spot yang satu ini memang tak mudah di akses. Pertama, karena medium untuk menjangkaunya hanya bisa menggunakan ketinting.

Kedua, lantaran lokasinya jauh dari permukiman penduduk. Ia tersembunyi. Jauh di tengah belantara hutan mangrove.

Ketiga, tentu saja, informasi tentangnya sangat terbatas.

Untuk menyentuh keindahan Kanibungan, publik dapat memulai perjalanan dari Pelabuhan Guntung. Di sana, biasa ada ketinting milik penduduk setempat yang siap mengantar. Adapun ketinting sejenis kapal kecil dengan kapasistas maksimal 10 orang.

Ke Kanibungan memang hanya bisa menggunakan ketinting. Tidak boleh kapal besar.

Baca Juga:  Baru Bebas Tiga Bulan, Kakek Cabul Berulah Lagi

“Kalau kapalnya besar takutnya menyentuh dasar sungai. Juga agar tidak merusak ekosistem di sekitar sungai. Misalnya kapal kena rating pohon dan sebagainya,” ujar Ketua Lembaga Adat Kutai Bontang, Ismail Abdullah kala menemani awak media menjelajah Kanibungan, Senin (11/5/2020) sore.

Perlu diingat juga bahwa perjalanan menuju Kanibungan tak bisa dilakukan sembarang. Ada waktu khusus. Yakni awal dan akhir bulan penanggalan hijriah. Ini menjadi penanda bahwa air sungai sedang pasang.

Dari pelabuhan, penjelajahan dimulai dengan menyisir sungai Guntung. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 10 menit.

Sepanjang perjalanan ini, pengunjung bakal ditunjukkan tanda-tanda “pembangunan” masa depan. Ditandai dengan pembukaan lahan di sisi kiri-kanan sungai.

Sementara ada pula penampakan megahnya areal pabrik pupuk dengan corong-corong asap yang meninju langit.

Lepas penyusuran ini, tibalah di “persimpangan” sungai. Sisi kiri sungai mengarah ke Kanibungan (Destinasi penjelajahan). Sementara sisi kanan menuju Pulau Gusung.

Pun titik ini tak ubahnya benteng pemisah. kehidupan manusia dengan modernitasnya (ditandai dengan pabrik-pabrik). Dan keindahan alam yang masih perawan.

Baca Juga:  Usai Insiden Warga Jatuh, Pemkot Bontang Bangun Jembatan Permanen di Guntung Senilai Rp7,4 Miliar

Tapi ketika masuk ke mulut Kanibungan, tanda-tanda modernitas itu tak ada. Sama sekali. Tak ada permukiman. Tak ada pembukaan lahan. Bahkan tak ada sampah plastik.

Yang ada hanya pesona alam. Minta dipuji tanpa titik dan koma. Lebatnya hutan mangrove yang menggoda. Batangnya tinggi menjulang. Rantingnya lebar. Rimbun dendaunannya yang diterpa angin tak henti memutar musik alam. Fauna khas hutan bakau pun ada. Semisal burung-burung. Bekantan. Semua minta perhatian, semua minta dipuji, di satu waktu.

Hutan mangrove yang mengapit Sungai Kanibungan masih asri. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Ditambahkan Ismail, sepanjang Sungai kanibungan juga kerap ditemui buaya muara. Sebabnya tempat ini belum bisa dibuka luas untuk publik.

Namun proyeksi menjadikannya destinasi wisata baru di Bontang sangat ada. Ini ditandai dengan kunjungan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang ke Sungai Kanibungan beberapa waktu lalu. Dispopar juga meminta masukan dewan adat setempat, soal apa saja yang diperlukan untuk mengembangkan Kanibungan.

Baca Juga:  Besok Distribusi Air di Guntung Terganggu, Masyarakat Diminta Tampung Air

“Belum dibuka untuk destinasi wisata. Tapi rencana ke sana sudah dibahas. Bahkan Dispopar sudah pernah tinjau langsung ke sini,” ujarnya kala penjelajahan ini berlangsung, Senin (11/5/2020) sore.

Bila ditotal, panjang sungai mulai pelabuhan hingga tiba di jantung Kanibungan ialah 2 kilometer. Total perjalanan pergi pulang ditempuh selama 1 jam. Ke Kanibungan 30 menit. Balik ke pelabuhan 30 menit.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=4-_9AnLqiXI[/embedyt]

SEJARAH SINGKAT SUNGAI KANIBUNGAN

Berdasarkan catatan pengurus Lembaga Adat Kutai Kota Bontang, Darmawi dalam buku Asal Usul Guntung dan Erau Pelas Benua, kata “Kanibungan” sejatinya berasal dari nama perkampungan Kutai lama yang ada di Guntung sekitar tahun 1300-an. Adapun sisa-sisa keberadaan kampung ini masih terlihat di sekitar Komplek Rumah Adat Guntung (Rumah Bentong).

Aliran Sungai Kanibungan kala itu berdekatan dengan lokasi Perkampungan Kanibungan pula. Sungai itu menjadi sumber bagi werga untuk mencari ikan dan memperoleh air tawar. Sebabnya sungai dinamai sama dengan nama kampung itu: Kanibungan. (*)

Tags: guntunghutan bakauHutan Mangrovesungai kanibunganWisata Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pernikahan Pasangan di Bawah Umur di Bontang, Berdampak Rendahnya Kualitas SDM

Next Post

Surati Wali Kota dan Wawali, Bawaslu Pantau Penyaluran Bantuan Covid-19

Related Posts

Baru Disemen Langsung Diterobos, Pengendara Motor di Guntung Bikin Tukang Emosi
Bontang

Baru Disemen Langsung Diterobos, Pengendara Motor di Guntung Bikin Tukang Emosi

3 Januari 2026, 15:13
Usai Insiden Warga Jatuh, Pemkot Bontang Bangun Jembatan Permanen di Guntung Senilai Rp7,4 Miliar
Bontang

Usai Insiden Warga Jatuh, Pemkot Bontang Bangun Jembatan Permanen di Guntung Senilai Rp7,4 Miliar

17 Oktober 2025, 14:00
Rekonstruksi Jalan di Guntung Tahun Ini Dikucur Rp1,3 Miliar
Bontang

Rekonstruksi Jalan di Guntung Tahun Ini Dikucur Rp1,3 Miliar

30 Januari 2025, 16:14
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

Besok Distribusi Air di Guntung Terganggu, Masyarakat Diminta Tampung Air

17 Januari 2025, 16:37
Progres Pembangunan Replika Istana Kesultanan Kutai Capai 46 Persen
Bontang

Progres Pembangunan Replika Istana Kesultanan Kutai Capai 46 Persen

31 Agustus 2024, 16:48
Banjir di Kampung Tua Bontang
Kolom Redaksi

Banjir di Kampung Tua Bontang

19 Januari 2023, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.