• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sungai Masabang Dipasang ‘Tameng’ 200 Pohon 

by BontangPost
7 Maret 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TANAM POHON: Bupati Kutim, Ismunandar, melakukan penanaman pohon di areal sungai Masabang. (Foto Dhedy/Sangatta Post)

TANAM POHON: Bupati Kutim, Ismunandar, melakukan penanaman pohon di areal sungai Masabang. (Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Genap sebulan, pemerintah Kutim beserta masyarakat Sangatta Selatan menggarap sungai Masabang dan Marga Rukun. Hanya saja, normalisasi tersebut menimbulkan beberapa masalah. Diantaranya ancaman longsor. Untuk mengantisipasi hal itu, maka pemerintah langsung melakukan penanaman pohon di sepanjang bibir sungai. Sedikitnya ada 200 pohon yang ditanam. Mulai dari pohon Mahoni, Matoa, Manicu, Sengon dan Trambesi.

“Agar hijau, tidak longsor, sekaligus indah, maka ditanami pohon. Alhamdulillah, sungai yang sebelumnya kecil, banyak pohon dan banyak sampah, sekarang sudah bersih,” ujar Bupati Kutim, Ismunandar.

Ke depan, tidak hanya sungai Masabang ini saja yang akan di normalisasi. Akan tetapi juga mengarah ke Sungai Majai Sangatta Utara. Pasalnya, sungai yang dulunya menjadi sandaran kapal, kini sudah mulai menyempit. Akibatnya, daerah tersebut langsung direndam banjir saat hujan mengguyur. “ Setelah di sini (Masabang,red), juga direncanakan di Sungai Majai. Sehingga, sungai menjadi bersih dan normal lagi seperi semula,” katanya.

Baca Juga:  Jalan Pengadaan Dibenahi

Sementara itu, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutim, Masrianto Suriansyah, juga membenarkan jika normalisasi ini tidak hanya sampai di Sungai Masabang saja. Akan tetapi di beberapa sungai yang dianggap menghalangi laju air. Diantaranya, Sungai Majai dan Sungai Marga Rukun bagian hulu.

“Salah satu alasan dinormalisasi karena sungai nya sudah menyempit. Sudah mendangkal. Terlebih, di daerah Majai itu ada buaya nya.Kalau masih rimbun, nanti menjadi sarang buaya.  Buaya bisa berkembang,” katanya.

Pada saat normalisasi,dirinya berharap kepada masyarakat Majai untuk bekerjasama dengan pemerintah. Sehingga, pemerintah dapat menggarap sungai tersebut dengan lancar tanpa hambatan sedikitpun.

“Yang menjadi kendala ialah masalah lahan. Makanya, kami minta warga bisa bekerja sama. Kami harap seperti warga Masabang dan Marga Rukun. Yang langsung memiliki inisiatif sendiri,” katanya.

Baca Juga:  Terserap Rp 192 Miliar, 78 Paket Proyek Telah Dilelang

Sebelumnya, masyarakat Masabang dan Marga Rukun meminta kepada pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai di daerah tersebut. Sebab, warga menilai, buruknya keadaan sungai menjadi salah satu penyebab datangnya banjir. Namun sayang, lantaran angaran terbatas, normalisasi hanya digarap dibagian Sungai Masabang saja. Sedangkan dibagian hulu hingga  areal PDAM , belum bisa di normalisasi.(dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: PenghijauanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Punya KTP Kutai Timur,Kontrak TK2D Tak Diperpanjang 

Next Post

Pemangkasan Gaji TK2D Bukan untuk BPJS, Tapi …!

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.