• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pemangkasan Gaji TK2D Bukan untuk BPJS, Tapi …!

by BontangPost
7 Maret 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Bupati Kutim Ismunandar(Dok/Radar Kutim)

Bupati Kutim Ismunandar(Dok/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

Perjuangkan Honorer di Pedalaman

SANGATTA – Berkembangnya isu pemangkasan gaji Tenaga Kontrak Kerja Daerah (TK2D) sebesar 10 hingga 15 persen untuk pembayaran Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) ditepis Pemerintah Kabupaten Kutim. Pasalnya, untuk BPJS, Pemkab Kutim telah mengalokasi dana kurang lebih Rp 1 miliar untuk mengakomodir 4 ribu TK2D di Kutim.

“Jadi potongan sebesar Rp 200 ribu itu bukan untuk bayar BPJS,” tegas Sekretaris Daerah Irawansyah.

Dia menerangkan, kebijikan pemangkasan gaji itu dilakukan untuk memperjuangkan nasib TK2D di Kutim. Menyusul kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit.

“Karena kondisi keuangan Kutim belum stabil. Jika sudah stabil maka tidak akan dilakukan pengurangan sebesar 10 hingga15 persen,” jelasnya.

Baca Juga:  Tak Patuh Instruksi, Pengusaha Besar Abaikan Pasang Bendera 

Selain itu, langkah ini diambil untuk memperjuangkan 300 honorer yang mengabdi sebagai tenaga Kesehatan dan Guru di pedalaman. Sebab, jika pemangkasan tidak dilakukan, maka akan tidak akan mencukupi untuk membayar gaji pegawai tersebut.

Sementara, Bupati Ismunandar mengatakan, dirinya banyak mendengar keluhan tenaga kesehatan dan guru yang bertugas jauh di pedalaman, namun belum memiliki SK-TK2D. Sedangkan banyak dari mereka yang sudah mengabdi sampai dengan delapan tahun.

“Itu sebabnya kami perjuangkan, meski kondisi keuangan daerah sedang defisit. Meski begitu, banyaknya jumlah TK2D  ini, masih sesuai dengan beban kerja. Dan mereka, nantinya harus siap disebar ke kecamatan sehingga tidak ada penumpukan di Kabupaten,” tutup Ismu. (aj)

Baca Juga:  Waspada Kejahatan Seksual Pada Anak, Polres Sudah Terima 10 Laporan 
Tags: gajipemotonganSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sungai Masabang Dipasang ‘Tameng’ 200 Pohon 

Next Post

Gandeng Jawa Pos National Network, Pemkab Jadikan Perkantoran Bukit Pelangi  Sebagai Smart City 

Related Posts

Gaji Rp 5 Juta Bakal Kena Pajak 5 Persen
Nasional

Gaji Rp 5 Juta Bakal Kena Pajak 5 Persen

3 Januari 2023, 12:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.