• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Waspada Kejahatan Seksual Pada Anak, Polres Sudah Terima 10 Laporan 

by BontangPost
23 April 2017, 12:31
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Para orang tua, kini harus lebih bersungguh-sungguh dalam mengawasi buah hatinya, agar jangan sampai menjadi korban kasus kejahatan seksual. Sebab, lemahnya pengawasan orang tua, menjadi celah bagi pelaku untuk berbuat asusila terhadap korbannya. Terbukti, hingga saat ini sudah ada 10 laporan kasus kejahatan seksual pada anak yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kutim. Termasuk, kasus penelantaran bayi di RSUD Kudungga yang belakangan sang ibu merupakan korban kejahatan seksual yang dilakukan ayah kandungnya sendiri.

“Kami sangat prihatin, anak selalu jadi korban kejahatan seksual. Sekarang saja sudah 10 kasus. Parahnta, pelakunya rata-rata orang yang berada dekat dengan korban. Seperti, tetangga, ayah tiri bahkan sampai ayah kandung korban,” ungkapkan Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kutim, AKP Andika Dharma Sena.

Baca Juga:  Beraksi di Taman Bersemi, Dua Penjahat Narkoba Tangkap

Fenomena tingginya kasus kejahatan seksual terhadap anak kata dia, kuat dugaan karena lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak mereka. Padahal orang tua wajib memantau perilaku dan kondisi anak. Selain itu, juga perlunya pengawasan terhadap perilaku orang-orang dekat, seperti tetangga dan juga teman dekat atau teman sepermainan anak. Terlebih, perilaku salah orang tua dengan membebaskan anak berpacaran juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kejahatan seksual terhadap anak.

“Sedangkan lemahnya pengawasan dan perhatian orang tua terhadap anak juga menjadi penyebab anak berperilaku menyimpang dalam pergaulan, sehingga membuat anak terjerumus pada upaya kejahatan atau kriminal,” ujarnya.

Sementara itu, kata Andhika, sebagai upaya pencegahan, Polres bersama Pemkab Kutim, sering melakukan upaya sosialisasi terkait pencegahan tindak pelecehan dan kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta kenakalan anak.

Baca Juga:  Polres Nomor Urut Dua Dalam Penindakan Pelanggaran Pemilu 

Kendati demikian benteng utama dalam mencegah kasus tersebut adalah kembali lagi pada orang tua dan keluarga. Serta anak selalu diiringi penguatan pada pembekalan agama di lingkungan keluarga. Sehingga tak hanya orang tua sebagai panutan, akan tetapi anak juga memahami bahwa harus berperilaku hidup dan berteman secara sehat.

“Penguatan terhadap anak itu harus dari dalam rumah. Kami (polisi,Red.) dan pemerintah itu sifatnya hanya membantu,” tutup Andhika. (aj)

Tags: asusilakeamananSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WASPADA!!! Gepeng dan Anjal ‘Serbu’ Sangatta 

Next Post

Cegah Adanya Pesta Ngelem di Malam Hari; Bhabinkamtibmas Sinergi dengan Sekolah 

Related Posts

Tak Terima Diputusin, Pemuda asal Balikpapan Sebar Video Asusila dengan Mantan
Kriminal

Tak Terima Diputusin, Pemuda asal Balikpapan Sebar Video Asusila dengan Mantan

4 September 2024, 11:12
Usai Kepergok Bercumbu dengan Pacar, Malah Diperkosa
Kriminal

Usai Kepergok Bercumbu dengan Pacar, Malah Diperkosa

28 Maret 2022, 17:19
Paksa Tetangga Layani Nafsu Bejat, Ancam Sebar Video Korban saat Mandi
Kriminal

Paksa Tetangga Layani Nafsu Bejat, Ancam Sebar Video Korban saat Mandi

25 Maret 2022, 16:16
Gauli Anak Sendiri, AF Didakwa Pasal Berlapis 
Nasional

Anak Laporkan Ayah Kandung dan Guru Silat karena Berbuat Asusila

17 Januari 2021, 14:02
Setubuhi ABG, Siswa Terancam 5 Tahun Penjara
Bontang

Setubuhi ABG, Siswa Terancam 5 Tahun Penjara

31 Januari 2020, 09:53
Dua Pasangan Bukan Muhrim Ada di Satu Kamar
Bontang

Dua Pasangan Bukan Muhrim Ada di Satu Kamar

31 Maret 2019, 10:54

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.