• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kisah Dua Korban Tenggelam di Kolam Bekas Tambang di Mata Orangtua

Satria Disiapkan Jadi Atlet Sepak Bola, Rizky Gemar Futsal

by Redaksi Bontang Post
10 September 2020, 12:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
REKREASI BERAKHIR DUKA: Petugas dari BPBD Paser mengevakuasi dua korban yang tenggelam di Danau Biru, Kecamatan Long Ikis, Paser, Minggu (6/9). BPDB PASER UNTUK KALTIM POST

REKREASI BERAKHIR DUKA: Petugas dari BPBD Paser mengevakuasi dua korban yang tenggelam di Danau Biru, Kecamatan Long Ikis, Paser, Minggu (6/9). BPDB PASER UNTUK KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

Duka masih menyelimuti keluarga Muhammad Rizky Setiawan dan Muhammad Aryo Putra Satria. Kedua pelajar yang tenggelam di kolam bekas tambang di Paser.

bontangpost.id – Bagai pinang dibelah dua. Itulah gambaran dari Muhammad Rizky Setiawan (14) dan Muhammad Aryo Putra Satria (14). Dua pelajar kelas IX SMP 1 Tanah Grogot yang tenggelam di Desa Krayan Makmur, Kecamatan Long Ikis, Paser, Minggu (6/9). Tepatnya di lokasi wisata kekinian Danau Biru, yang merupakan danau bekas lubang tambang batu bara.

Dari informasi rekan dekat dan para guru di SMP 1 Tanah Grogot, kedua siswa yang meninggal itu merupakan sahabat karib. Ke mana-mana kerap berdua. Hingga menutup mata terakhirnya pun berdua, setelah berusaha menolong rekan sekolahnya yang sempat tenggelam di Danau Biru.

Kaltim Post (induk bontangpost.id) datang ke rumah duka di Perumahan Pondok Karet Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (8/9/2020). Ayah dari Satria, Sahrul bercerita sang anak semata wayang itu merupakan calon penerusnya yang hobi bermain futsal dan sepak bola.

Bahkan setelah lulus SMP, dia menyiapkan Satria untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim di Samarinda. Satria merupakan pemain bola kebanggaan sekolahnya dan sudah banjir prestasi.

Selain itu, Satria juga seorang anak yang periang dan humble. Sehingga teman-temannya setiap berkumpul, olahraga, dan jalan-jalan selalu mengajaknya. Termasuk saat berencana pergi ke Danau Biru. Sahrul tidak ada firasat buruk tentang kejadian itu, karena dia selama ini tidak terlalu khawatir, saat anaknya bepergian ke luar rumah. Apalagi Satria memiliki hobi jalan, layaknya anak pria seumurannya.

Baca Juga:  5 Tahun Kepemimpinan Isran Hadi, 15 Nyawa Melayang di Lubang Tambang

“Tapi sebelumnya, dia (Satria) pernah izin ingin ke Danau Biru. Saya dan istri tidak mengizinkan. Karena sebelumnya, saya pernah mendengar ada orang yang tenggelam juga di sana,” kata PNS di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Paser itu.

Selama ini, Sahrul percaya bahwa anaknya tidak akan pergi ke lokasi wisata yang berbahaya. Kalaupun lokasinya ekstrem, dia tahu di mana lokasi tersebut. Seperti sebelumnya, Satria dan kawannya pernah ke Gunung Embun di Kecamatan Muara Samu, Paser.

Dari kejadian itu, dia mengatakan sudah ikhlas dengan jalan Allah SWT. Anak satu-satunya pergi selamanya. Sahrul tidak ingin menuntut pihak pengelola wisata. Dia percaya pada proses hukum dan langkah pemerintah.

Namun, dia menyarankan kepada pemerintah dan seluruh stakeholder, agar lebih berhati-hati membuka lokasi wisata. Jangan sampai kejadian seperti anaknya terulang. “Seperti di Gunung Embun, jangan sampai lokasi itu juga memakan korban karena tidak ada safety yang baik,” tutur mantan atlet sepak bola itu didampingi sang istri.

Baca Juga:  Dua Anak Tewas dalam Sebulan, Andi Harun Soroti Void Tambang Tanpa Pengamanan

Sementara itu, media ini juga bertandang ke rumah almarhum Muhammad Rizky Setiawan di Jalan Bhayangkara Gang Sentosa, Tanah Grogot. Awak Kaltim Post bertemu ayah dan keluarga Rizky.

Sang ayah Erwansyah, juga mengaku ikhlas dengan kejadian yang menimpa anaknya. Rizky selama ini tinggal di rumah saudara almarhum sang ibu, atau bibinya. Karena ayahnya bekerja sebagai PNS di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU).

Kediaman Rizky di Jalan Bhayangkara, sering menjadi tempat berkumpul rekan sekolahnya. Sama dengan Satria. Rizky selalu hadir pada saat momen berkumpul teman-temannya. Termasuk gemar bermain futsal dan jalan-jalan.

Erwansyah mengaku perasaannya tak nyaman sejak malam sebelum kejadian. Rizky sempat menyapanya melalui WhatsApp. Namun, saat dibalas tidak ada respons. Meski setelah itu dia sempat video call, dan itu jadi momen terakhirnya bicara dengan sang anak. Erwansyah tinggal di PPU, dan Rizky di Paser. Namun tiap pekan, Erwansyah selalu pulang melihat anaknya, dan terkadang dibawa ke PPU.

Namun, karena sejak kecil Rizky tinggal dan banyak teman di Paser, sehingga pria yang punya saudara perempuan itu lebih memilih sekolah di Paser. “Saya selalu ajak dia pindah ke PPU. Namun, dia lebih kerasan tinggal di sini (Paser) bersama paman dan bibinya. Kakaknya juga kalau libur kuliah tinggal di sini,” kata Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah PPU itu.

Baca Juga:  DPRD Getol Dorong Pemanfaatan Air Bekas Lubang Tambang, Jatam; Terburu-buru dan Abaikan Kesehatan Warga

Pagi hari sebelum kejadian, Erwansyah sempat khawatir dengan perasaannya. Dia sampai mengirim pesan ke saudaranya yang tinggal di Tanah Grogot, untuk menjaga Rizky agar tidak bepergian ke mana-mana.

Namun sejak siang, dia sudah tidak ada lagi mendapat kabar sang anak, yang biasanya kerap menghubungi melalui ponsel. Keluarga di Tanah Grogot menginformasikan bahwa Rizky pergi bermain futsal. Pasalnya pada hari bersamaan, juga ada peristiwa sejumlah anak muda hilang saat pergi ke lokasi wisata air terjun di Long Ikis.

Hingga akhirnya sore hari, kabar duka sampai ke telinganya. Bahwa sang anak meninggal tenggelam di Danau Biru. “Insyaallah sudah ikhlas. Meski berat menerima kondisi ini,” pungkas Erwansyah.

Diketahui, Muhammad Rizky Setiawan dan Muhammad Ariyo Putra Satria bersama empat temannya rekreasi ke lokasi wisata Danau Biru di Desa Krayan Makmur, Kecamatan Long Ikis, Paser, Minggu (6/9) sore. Keduanya berniat membantu rekannya yang sempat tenggelam saat ingin mengambil rakit di tengah danau dengan berenang. Namun, nahasnya justru mereka berdua yang tidak tertolong. (rom/k15/kpg)

Tags: Lubang Tambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kelurahan Api-Api Rawan Peredaran Narkoba

Next Post

BW Dorong Perwali Terkait Protokol Covid-19 Direvisi

Related Posts

Dua Anak Tewas dalam Sebulan, Andi Harun Soroti Void Tambang Tanpa Pengamanan
Kaltim

Dua Anak Tewas dalam Sebulan, Andi Harun Soroti Void Tambang Tanpa Pengamanan

16 Oktober 2026, 15:30
Korban Terus Berjatuhan, JATAM Kaltim: Kematian di Lubang Tambang Kejahatan Sistematis
Kaltim

Korban Terus Berjatuhan, JATAM Kaltim: Kematian di Lubang Tambang Kejahatan Sistematis

24 April 2026, 14:45
Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis
Lingkungan

Kinerja Pengawasan Tambang Kaltim Lemah, Jatam: Lubang Tambang, Pelanggaran, dan Ancaman Serius Ekologis

28 Desember 2025, 13:22
Lagi, Lubang Tambang di Calon Ibu Kota Negara Makan Korban
Kaltim

5 Tahun Kepemimpinan Isran Hadi, 15 Nyawa Melayang di Lubang Tambang

14 Agustus 2023, 17:00
Video Evakuasi Anak 11 Tahun yang Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Tenggarong
Kaltim

Video Evakuasi Anak 11 Tahun yang Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Tenggarong

25 Juni 2023, 21:23
Air Kolam Bekas Tambang Mengandung Logam Berat
Bontang

Air Kolam Bekas Tambang Mengandung Logam Berat

21 Desember 2021, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.