• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Pemberlakuan Swab Antigen Bagi Penjaga Pasien, DPRD Bakal Panggil RSUD

by Fitri Wahyuningsih
29 April 2021, 13:00
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Basri memberi lampu hijau pengadaan mobil bagi dokter spesialis di RSUD Taman Husada Bontang

Basri memberi lampu hijau pengadaan mobil bagi dokter spesialis di RSUD Taman Husada Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – RSUD Taman Husada Bontang memberlakukan kewajiban wajib swab antigen bagi penjaga pasien di rumah sakit. Kebijakan ini diambil menyusul terjadinya penularan virus corona kepada pasien yang disinyalir berasal dari pembesuk berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Plt Direktur RSUD Taman Husada dr Bahauddin mengatakan, regulasi ini diberlakukan Maret 2021 lalu. Hal itu bermula, pada Februari 2021 seorang pasien mesti jalani rawat inap di rumah sakit karena kondisi tubuhnya menurun. Seiring berjalannya masa perawatan, pasien tersebut justru menunjukkan gelaja Covid-19. Pihak rumah sakit lekas melakukan swab tes. Dan ia dinyatakan positif Covid-19.

“Jadi dia tertular Covid-19 di rumah sakit selama masa perawatan itu,” ungkap dr Bahauddin ketika dikonfirmasi bontangpost.id.

Baca Juga:  Pembangunan Turap Guntung Terkendala Relokasi, AH Tekankan Upaya Persuasif

Pihak rumah sakit segera mencari tahu dari mana pasien terpapar virus corona. Pasalnya ketika dilarikan ke rumah sakit, ia mengidap penyakit lain dan dipastikan negatif Covid-19. Seluruh dokter dan perawat yang kontak erat dengan pasien segera dites antigen. Hasilnya, semua negatif. Maka dari sana, rumah sakit mensinyalir pasien terpapar virus corona dari pembesuk atau keluarga.

“Semua bermula dari kejadian itu,” bebernya.

Guna memastikan agar kejadian serupa tak terulang, pihak rumah sakit mengambil sejumlah kebijakan. Pertama, kewajiban penjaga pasien untuk mengantongi keterangan swab antigen negatif Covid-19. Kedua, penjaga pasien hanya satu orang. Ketiga, jam besuk sementara ditiadakan.

dr Bahauddin mengakui, biaya swab antigen memang dibebankan kepada penjaga pasien. Tapi ini tak seluruhnya. Biaya swab antigen di RSUD senilai Rp 250 ribu, tapi rumah sakit hanya membebankan Rp 100 ribu. Mereka mendapat potongan Rp 150 ribu.

Baca Juga:  Aset Bontang Tembus Rp6,9 Triliun, DPRD Minta Pemanfaatannya Lebih Optimal

Kendati ada biaya swab antigen, dr Bahauddin menolak bila ini disebut bisnis. Ini murni sebagai langkah antisipasi agar pasien tak terpapar virus corona di rumah sakit. Dan juga, rumah sakit tak ada mengambil untung. Rumah sakit justru memberikan potongan harga.

“Kami tentu berkewajiban menjaga pasien kami dari virus-virus itu,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam mengatakan akan memanggil pihak RSUD Taman Husada Bontang dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota DPRD Bontang, Senin (3/5/2021). Untuk meminta penjelasan secara langsung perihal kebijakan baru pemberlakuan swab antigen bagi penjaga pasien.

Menurutnya, kebijakan ini hanya memberatkan masyarakat. Belum lagi mereka harus menanggung biaya transportasi dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga:  Dinilai Tertinggal, Bontang Lestari Bakal Jadi Prioritas

“Apapun alasannya itu memberatkan. Uang Rp 100 ribu itu sangat berat bagi mereka di tengah pandemi ini. Bayangkan keluarga pasien datang ke rumah sakit dari Berbas, Tanjung Laut, apalagi dari Bontang Lestari pakai jasa ojek atau angkot. Uang Rp 100 ribu itu sangat berharga bagi mereka,” ujarnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cucu Dipaksa Ngemis Selama Sekolah Daring, Digebuki Jika Setoran Kurang

Next Post

Termin Empat Bontang Dapat 360 Vial Vaksin, Guru Jadi Prioritas

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.