• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Investor Pikir-pikir Ambil Alih Kilang Minyak Bontang

by BontangPost
4 Mei 2021, 16:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi kilang

Ilustrasi kilang

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rencana pembangunan kilang minyak baru atau grass root refinery (GRR) Bontang kembali disinggung Pemprov Kaltim. Pembangunan kilang digadang-gadang mendukung kawasan industri petrokimia-migas dan kondensat di Bontang. Tapi, kepastian pembangunan masih belum setelah PT Pertamina (Persero) menarik diri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim HM Aswin menerangkan, kilang minyak Bontang memiliki nilai strategis untuk memenuhi kebutuhan minyak di wilayah timur Indonesia. Sebesar 300 ribu barel per hari. Dengan nilai investasi USD 14,9 miliar. “Ini rencana awal. Saya enggak tahu kelanjutannya. Tapi, pemerintah akan melakukan pembangunan kilang minyak di Bontang,” katanya dalam rapat daring pekan lalu.

Dia mengungkapkan, salah satu wujud keseriusan pemerintah daerah menyukseskan proyek tersebut, jika pembangunan Kilang Minyak Bontang masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kaltim dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRWK) Bontang.

Megaproyek itu ditetapkan sebagai kawasan strategis provinsi berdasarkan peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 tentang RTRWP Kaltim. Selain itu, rencana pembangunan GRR Bontang, telah diakomodasi dalam revisi RTRW Bontang yang dituangkan dalam Perda Nomor 13 Tahun 2019 tanggal 6 Desember 2019. Bahkan telah masuk dalam Perpres Nomor 56 Tahun 2018 tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) yang perlu dituntaskan.

Menurutnya, Pemkot Bontang, telah mencadangkan lahan sekira 1.000 hektare. Selain itu, kebutuhan pembangunan kilang juga bisa memanfaatkan lahan eks PT Badak Natural Gas Liquefaction seluas 400 hektare. Dengan kebutuhan dana sekira Rp 197,59 triliun. Aswin mengatakan, rencana pembangunan kilang minyak Bontang dibiayai dengan skema pendanaan melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Target, semula GRR Bontang dioperasikan pada 2024. ”Perkembangan terakhir, saya tidak tahu. Apakah lanjut atau tidak,” tandasnya.

Sebelumnya, pada rapat daring yang dilaksanakan akhir Maret 2021 lalu, Direktur Energi, Telekomunikasi, dan Informatika Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Yahya Rahmana Hidayat mengatakan, GRR Bontang ditunda pelaksanaannya. Salah satu penyebabnya dikarenakan kebutuhan lahan yang tidak dapat terpenuhi di area tersebut. Sehingga, PT Pertamina (Persero) sedang mengkaji dua lokasi alternatif pembangunan kilang minyak baru. Yakni Kuala Tanjung (Sumatra Utara) dan Papua Barat.

Baca Juga:  Kilang Bontang Diisukan Pindah, Ini Langkah yang Diambil Pemkot Bontang

“Ini informasi dari PT Pertamina saat kami koordinasi major project. Khususnya di bidang energi,” katanya kala itu.

Selain itu, ada usulan dari pihak swasta, yakni Sanurhasta dan Group, yang menyampaikan adanya pembahasan pelaksanaan pembangunan GRR Bontang. Dari laporan yang dia terima, lahan bukan masalah utama. Karena luas wilayahnya tidak sebesar yang direncanakan PT Pertamina (Persero). Yahya menuturkan, pihak swasta sudah berkomunikasi dengan pihak Pertamina (Persero) terkait dengan takeover atau pengambilalihan rencana pembangunan Kilang Minyak Bontang.

“Walaupun ada beberapa format dari GRR Bontang yang berubah. Namun, masih sesuai dengan apa yang menjadi tujuan kita. Di mana 20 persen dari produk GRR Bontang ini untuk BBM dan 80 persen bahan baku petrokimia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kilang GRR Dibangun 2020

Selain itu, sebagai bahan baku obat-obatan. Lalu pertanian dalam hal ini, bahan baku pabrik pupuk, atau sektor industri petrokimia lainnya. Dikutip dari laman https://kppip.go.id/, kilang minyak Bontang adalah proyek pembangunan kilang minyak baru dengan kapasitas produksi bahan bakar minimal 300 ribu barel per hari. Perencanaan pembangunan kilang minyak Bontang akan menggunakan konfigurasi, mempertimbangkan sistem lain. Seperti sistem petrokimia. Selanjutnya, hasil produksi kilang minyak tersebut akan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri.

Proyek ini direncanakan memiliki nilai investasi sebesar Rp 197,58 triliun. Dengan skema pendanaan penugasan PT Pertamina dengan kerja sama swasta. Rencana mulai konstruksi pada 2019 dan rencana mulai operasi pada 2025. (kip/riz/k15)

Baca Juga:  Tim Percepatan Kilang Bontang Bergerak, Permintaan Audiensi Belum Direspons
Tags: Kilang Bontangkilang minyak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PPKM Mikro Diperpanjang hingga 17 Mei, Fokus Larangan Mudik Lebaran

Next Post

Datangi PT GPK, Komisi III Tak Menghasilkan Apa-apa

Related Posts

Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang
Bontang

Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang

14 Oktober 2023, 09:00
Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)
Bontang

Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)

25 Februari 2023, 07:52
LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang
Bontang

LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang

30 Oktober 2022, 17:06
Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan
DPRD Bontang

Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan

7 Agustus 2022, 11:00
Sudah Bebaskan Puluhan Hektare Lahan, Berharap Kilang Bontang Dilanjutkan
Bontang

Sudah Bebaskan Puluhan Hektare Lahan, Berharap Kilang Bontang Dilanjutkan

29 Juli 2022, 13:00
Investor Pikir-pikir Ambil Alih Kilang Minyak Bontang
Nasional

18 Proyek Pertamina yang Bisa Tangkal Impor Migas, Termasuk Kilang Bontang

14 Juni 2022, 09:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.