• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dari HUT Ke-30 Teater Yupa; Mengulas Eksistensi Komunitas Teater pada Masa Depan, Adaptasi Virtual dan Tekanan IKN

by Yulianti Basri
26 Mei 2021, 11:37
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
0
Suasana talk show dalam merayakan HUT ke-30 Teater Yupa.

Suasana talk show dalam merayakan HUT ke-30 Teater Yupa.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pada 21 Mei 2021 lalu, UKM Teater Yupa merayakan hari jadi yang ke-30 tahun. Rangkaian agenda dilakukan oleh salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) berprestasi di Universitas Mulawarman ini.

Puncaknya, pada Minggu (23/5/2021) malam, Teater Yupa bikin hajatan talk show mengenai eksistensi komunitas teater Samarinda pada masa depan.

Talk show menghadirkan Dahri Dahlan, akademisi kebudayaan dari Universitas Mulawarman, dan Kepala Disdikbud Kaltim Anwar Sanusi. Pembasaan dipandu oleh Fachri Mahayupa, jurnalis muda Kaltim.

Teater yang tergolong media tradisional, masih cukup dinamis beradaptasi dengan perkembangan zaman. Otomatis eksistensi dari komunitas wadah kesenian ini menjadi materi uji yang menarik buat dibahas. Suasana remang khas studio bioskop, menambah syahdu pembahasan malam itu.

Memang tak seperti biasa, Teater Yupa kali ini menggelar agendanya di CGV Plaza Mulia Samarinda. Ini jadi pesan satir yang menarik, menjamurnya bioskop di Samarinda dianggap jadi salah satu penyebab tergerusnya penonton teater.

Apa hambatanya? Apa tantangannya bagi komunitas teater ke depan? Fachri Mahayupa memancing pembahasan.

“Budaya pop dan digitalisasi sebenarnya bukan musuh yang harus dikalahkan. Tapi barangkali jadi lawan yang mesti dijinakkan. Sekarang tinggal bagaimana cara menyusun langkah kecil menuju masa depan teater yang mencerahkan,” katanya.

Sementara Dahri Dahlan, secara singkat memaparkan pertunjukan teater mengalami perubahan seiring kondisi dan zaman. “Perubahan di antara ranah pertunjukan awalnya berada di ranah ritual menjadi pertunjukan hiburan,” papar Dahri.

Terlebih saat sekarang di pandemi Covid-19, para pelaku teater dipaksa melaksanakan pertunjukan secara virtual. Ada plus minus, namun kondisi memaksa virtual tak bisa dihindari.

“Bisa offline tapi bersyarat, ada prinsip protokol kesehatan,” jelasnya. “Esensinya bagaimana alat panca indra kita ini merespon teater,” sambungnya.

Menurutnya, perubahan dalam pertunjukan teater bahkan sudah terjadi sejak lama. Pada masa lalu, kaum perempuan protes lantaran dilarang menjadi pelaku teater.

“Orang protes teater hanya milik istana, bahkan perempuan tidak bisa main teater. Kalau sekarang semua bisa main teater, itu bagian dari perubahan,” tegasnya.

Sementara itu, Anwar Sanusi dalam pemaparanya, menekankan daya saing insan seni teater, terlebih jelang berpindahnya ibu kota negara ke Kaltim.

Ini menjadi tantangan bagaimana insan seni mempersiapkan sumber daya manusia. Agar mampu bersaing dengan para pelaku kesenian yang dipastikan turut berpindah seiring dengan berpindahnya IKN.

“Menyambut IKN berpindah, jangan takut Kaltim akan diserbu para seniman. Justru kita lah yang jadi pelaku seni di IKN. Ini jadi tantangan untuk Teater Yupa,” paparnya.

Dari segi dukungan, Anwar Sanusi menegaskan pihaknya pada 2021 ini memiliki anggaran Rp2,1 triliun. Namun seluruh anggaran telah terpatok dalam rancangan program yang telah diatur sebelumnya.

Pada 2022 mendatang, Kadisdikbud meyakinkan akan ada pos anggaran untuk kesenian khususnya seni teater.

“Ada beberapa yang bisa dimanfaatkan, kalau Yupa mau nampil saya siapkan gedung yang lebih besar,” tegasnya.

Infrastruktur kesenian di Taman Budaya Kaltim juga akan dibenahi, rahabilitasi total. Hal itu dengan harapan memberikan wadah yang representatif bagi pelaku kesenian.

“Sound system, semua alat diperbaiki, dibelikan yang kelasnya nasional,” pungkasnya. (*)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dilaporkan Hilang, Pelajar SMP Ditemukan Bareng Pacar di Jalan Poros Bontang

Next Post

Presiden Minta Percepatan Rehabilitasi 6.600 Hektare Kawasan Mangrove di Kaltim

Related Posts

Solar Subsidi Tak Cukup, Nelayan Bontang Harus Berebut Jatah
Bontang

Solar Subsidi Tak Cukup, Nelayan Bontang Harus Berebut Jatah

30 Oktober 2026, 18:52
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal
Bontang

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

30 Oktober 2026, 15:44
Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus, Judi dan Zina Kian Mengkhawatirkan
Nasional

Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus, Judi dan Zina Kian Mengkhawatirkan

30 Oktober 2026, 15:30
Seragam Pramuka Bakal Masuk Paket Bantuan Sekolah Gratis Bontang Tahun Depan
Bontang

Seragam Pramuka Bakal Masuk Paket Bantuan Sekolah Gratis Bontang Tahun Depan

30 Oktober 2026, 14:21
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Triliunan Rupiah

30 Oktober 2026, 12:56
Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan
Kriminal

Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

30 Oktober 2026, 10:39

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.