• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Disdikbud Butuh Waktu Seminggu Keluarkan Hasil Asesmen Sekolah

by Fitri Wahyuningsih
7 September 2021, 14:20
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Disdikbud saat kunjungan ke SDIT Cahaya Fikri (Nasrullah/bontangpost.id)

Disdikbud saat kunjungan ke SDIT Cahaya Fikri (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id — Penilaian terhadap kelayakan sekolah sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Selasa (7/9/2021) pagi. Dari 5 sekolah yang mengajukan permintaan PTM, salah satunya SDIT Cahaya Fikri.

Kepala Sekolah SDIT Cahaya Fikri Nina Risdiana menjelaskan, pihaknya berani mengajukan permintaan PTM setelah memastikan sekolah siap menjalankan dan memenuhi syarat SKB dua menteri dan SE Disdikbud Bontang.

“Permintaan ini kami ajukan setelah memenuhi syarat-syarat yang diminta,” kata Nina ketika menerima kehadiran Disdikbud Bontang di SDIT Cahaya Fikri, Jalan Habibon, Selasa (7/9/2021) pagi.

Nina memaparkan sejumlah latar belakang sekolah mengajukan izin PTM terbatas. Dia mengatakan, banyak anak didik yang kecanduan gim daring selama pembelajaran jarak jauh (PJJ). Anak-anak juga kecanduan gadget, sehingga banyak waktu mereka terbuang dengan gadget alih-alih belajar.

Baca Juga:  PTM Terbatas Tunggu Verifikasi Satgas

“Orangtua juga banyak mengalami keterbatasan ketika mendampingi anak-anak belajar di rumah,” sebut Nina.

Sebelum mengajukan permintaan ke Disdikbud, sebelumnya SDIT Cahaya Fikri memastikan telah memenuhi syarat prokes yang diminta. Seperti membentuk Satgas Covid-19 sekolah. Mengatur teknis penerapan prokes, dimulai ketika anak didik tiba di sekolah hingga pulang. Mereka juga sudah pernah melakukan simulasi PTM ketika ujian nasional lalu.

“Kami sudah pernah simulasi. Memang ada tantangan, tapi kami bisa,” tegasnya.

Lebih jauh, dari 345 siswa di SDIT Cahaya Fikri, sebanyak 246 wali murid bersedia PTM digelar. 66 menolak, dengan alasan masih tak yakin prokes bisa dilaksanakan di sekolah, hingga aturan pembatasan yang diterapkan orangtua anak didik di perusahaan tempat mereka bekerja.

Baca Juga:  Diskes Sebut Belum Ada Visitasi Sekolah

“Beberapa yang menolak orangtuanya juga dokter dan sudah pernah (positif) Covid-19. Makanya mereka ragu,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang Saparudin mengatakan, asesmen ini diperlukan sebelum menentukan laik tidaknya sekolah menggelar PTM. Usai mengecek pangsit di sekolah, selanjutnya hasil tinjauan dibahas internal Disdikbud dan dilaporkan ke Kadisdik Bontang Akhmad Suharto. Keputusan apakah sekolah lulus asesmen bakal disampaikan paling lama 7 hari usai tinjauan lapangan dilakukan.

“Nanti kami laporkan dulu ke Pak Kadis. Beliau yang tentukan (izin boleh diberi atau tidak),” tandas Saparudin. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pembelajaran tatap mukaptm
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Langgar Prokes, Disdikbud Bakal Tarik Izin PTM Terbatas Sekolah

Next Post

Ada Oknum Bermain di Bukit Tengkorak, Balai Gakkum Sebut Tak Mau Berbenturan

Related Posts

SD Negeri 001 Bontang Utara Mulai PTM, Kelas Dibagi Dua Sif
Bontang

PTM 100 Persen di Bontang, Durasi Belajar Kembali Normal

23 Mei 2022, 19:23
PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19
Pendidikan

PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19

12 Mei 2022, 20:37
SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen
Nasional

SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen

12 Mei 2022, 10:24
Lima Sekolah Hentikan PTM
Bontang

Lima Sekolah Hentikan PTM

14 Februari 2022, 16:07
Kapasitas PTM di Bontang Turun Jadi 50 Persen
Bontang

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah di Bontang Online Lagi

13 Februari 2022, 12:25
Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat
Bontang

Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat

12 Februari 2022, 15:34

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.