• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Cek Laik Kesehatan KFC Akan Ditingkatkan

by BontangPost
2 April 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota bontang NENI MOERNIAENI (DOK/BONTANG POST)

Wali Kota bontang NENI MOERNIAENI (DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengecekan laik kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang akan ditingkatkan. Dari sebelumnya hanya satu tahun 2 kali, menjadi satu tahun 4 kali.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa setiap 6 bulan sekali, KFC Bontang memang dilakukan pengecekan laik kesehatan oleh Diskes-KB Bontang. “Mungkin ke depan akan kami tingkatkan menjadi per triwulan, yakni 4 kali sebulan,” jelas Neni, Sabtu (1/4) kemarin.

Sebanyak 28 indikator yang dicek oleh Diskes-KB Bontang di KFC pun hasilnya selalu bagus. Neni mengungkapkan, kemungkinan adanya belatung dalam ayam goreng KFC ini saat proses penyimpanan sebelum dimakan konsumen ada lalat hijau yang hinggap dan meninggalkan larva yang hidup. “Mungkin dia sudah membesar karena dalam makanan, jadi saya minta jangan terulang lagi,” pintanya.

Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes-KB Bontang, Kasdi menambahkan sejak berdirinya KFC, Diskes-KB akan memberikan izin setelah ada hasil pemeriksaan uji laboratorium.

Baca Juga:  Berharap Ada Kenaikan di APBD-P

Baik itu sample bahan baku, maupun dari produk yang sudah dihasilkan. Samplenya ini, jika makanan akan diberikan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Hasilnya, jika kualitasnya memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh Kementerian Kesehatan baru kami memberikan izin,” jelas Kasdi.

Sementara untuk pengawasan secara rutin, Kasdi menyebut setiap 2 kali setahun. Bulan Januari lalu, KFC baru diperiksa, hasilnya sudah memenuhi standar Permenkes yang diberlakukan bagi standar makanan laik higienis. “Sehingga kami berikan melakukan sertifikat laik sehat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Manager KFC Area Kaltim, Yoga menyampaikan permohonan maaf kepada costumer yang menemukan benda asing dalam produknya. Pihak KFC berharap dengan adanya sidak oleh Wali Kota dan DPRD serta OPD terkait di Bontang, masyarakat kembali percaya dengan produk KFC.

Baca Juga:  HORE!!! Bea Balik Nama Kendaraan Gratis, Hanya Berlaku Juni-September 2017

Karena dari pihaknya, semua sistem dan proses sudah melalui prosedur yang ditetapkan perusahaan. “Dari internal kami juga per-3 bulan sekali ada pemeriksaan, dari eksternal juga ada setahun 2 kali, bahkan dari internasional KFC per-6 bulan sekali,” ungkapnya.

Sebelumnya, sempat membuat heboh dunia maya saat postingan atas nama akun Her Hera mem-posting foto dan status bahwa didalam ayam goreng KFC yang baru dia beli terdapat belatung yang sudah besar. Herawati di Polres Bontang mengaku dibelikan ayam KFC oleh sepupunya pada Kamis (30/3) sekira pukul 20.00 Wita paket promo combo 5 dengan harga Rp 56 ribu.

3 potong ayam goreng sudah dimakan oleh adik-adik dan sepupunya hingga tersisa 2 potong. Pukul 22.30 Wita, sepulangnya bekerja, Hera hendak memakan ayam KFC tersebut. Alangkah terkejutnya dia saat membelah ayam goreng bagian paha bawah ternyata didalam dagingnya keluar puluhan belatung yang ukurannya sudah sebesar butiran nasi. Atas kejadian tersebut, dirinya enggan lagi memakan ayam goreng KFC karena merasa jijik.

Baca Juga:  Mangrove Berbas Pantai Bakal Dikembangkan 

Disadur dari berbagai sumber, belatung merupakan telur lalat yang sudah menetas. Lalat menghasilkan telur yang kemudian menetas menjadi larva muda alias belatung dalam kurun waktu 24 jam saja. Larva sendiri, terbagi menjadi 3 bagian, larva instar I panjangnya 2-5 mm selama 2-3 hari, larva instar II panjangnya 6-14 mm selama 3-4 hari, dan larva instar III panjangnya 15-20 mm selama 4-6 hari. Telur lalat sendiri, tidak akan mati walaupun dimasak. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Ayam KFCBelatungbontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengawasan Minta Diperkatat, DPRD: Warga Tak Perlu Takut Lagi

Next Post

Sampah Menumpuk, Biang Banjir

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.