• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Achmad Amins Diusulkan Jadi Nama Jembatan

by M Zulfikar Akbar
13 Januari 2017, 15:07
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Dok. Bontang Post

Dok. Bontang Post

Share on FacebookShare on Twitter

MENJABAT sebagai Wali Kota Samarinda di awal otonomi daerah, Ahmad Amins langsung mencetuskan beberapa mega proyek. Diantaranya, Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II dan Bandara Samarinda Baru (BSB).

Sayang, ia tidak sempat melihat dua pembangunan itu rampung. Makanya ada usulan jika nama Wali Kota ke-8 ini jadi nama Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Simpang Pasir dan Sungai Kapih.

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang tak menampik jika gagasan pembangunan Jembatan Mahkota II dan BSB dari Ahmad Amins. Tetapi untuk mengabadikan nama almarhum sebagai nama lain jembatan, ia belum dapat memastikan. “Kami tentu masih perlu meminta izin pihak keluarga terlebih dahulu. Jadi belum bisa dipastikan saat ini,” ucap Jaang.

Kemudian, Jaang menyebutkan, selama ini nama mantan wali kota dan sekretaris kota yang pernah menjabat Ibu Kota Kaltim selalu menjadi nama jalan. Tetapi karena yang menggagas pembangunan jembatan adalah dia, menurutnya, mungkin tak masalah jika hal itu diterapkan. “Tapi nanti kami coba usulkan, karena setiap pejabat pasti diabadikan namanya,” kata Jaang. Apalagi, kabar duka meninggalnya Ahmad Amins dengan rencana peresmian Jembatan Mahkota II cukup berdekatan.

Baca Juga:  Pernah Diragukan, Jembatan Mahkota Achmad Amins Akhirnya Selesai 

Jembatan tersebut sudah direncanakan Pemkot Samarinda sejak 2001. Pemancangan tiang pertama dilakukan 26 Juni 2003 oleh Suwarna yang saat itu menjadi Gubernur Kaltim dan Achmad Amins sebagai Wali Kota Samarinda. Targetnya saat itu, 2005 jembatan sudah bisa rampung.

Sayang banyak kendala yang menghalangi niatan itu. Terutama masalah pendanaan. Baru pada era Syaharie Jaang menjabat wali kota, dua sisi jembatan benar-benar terhubung. Bahkan, di akhir Desember 2016 secara fisik Jembatan Mahkota II sudah rampung. Namun urung dilintasi kendaraan karena belum dilakukan tes beban.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno menilai, wacana pemberian nama jembatan memakai nama Achmad Amins tidak jadi masalah. Tapi lebih baik ada mekanisme yang harus dilalui, lewat seleksi contohnya. “Kemudian pihak keluarga bisa menerima dan tidak keberatan serta pemberian namanya memenuhi syarat, saya rasa tidak masalah,” ujar Ketua DPD PAN Samarinda ini.

Baca Juga:  Bila Nekat Tutup Rumah Sakit, Pemilik RSI Siap Adang Pemerintah 

Ia menambahkan, sangat wajar jika ada nama tokoh yang dijadikan nama jalan atau nama bangunan. Apalagi pembangunan Jembatan Mahkota II merupakan usulan mendiang Achmad Amins. “Yang terpenting justru jembatan ini bisa bermanfaat bagi orang banyak,” paparnya.

Terkait dengan rencana uji beban, Jasno menyebut masih banyak yang perlu disempurnakan. Mulai aspal yang bergelombang di beberapa titik, hingga lubang aspal yang menganga. “Apakah itu pengaruh cor-coran beton atau lainnya kami belum mendapat jawaban pasti dari kontraktor. Tapi ini wajib disempurnakan,” katanya.

Kemudian drainase di jalan pendekat pada segmen Sungai Kapih juga belum dibuat. Alhasil, setiap turun hujan, terjadi genangan air tinggi dan luas di badan jalan. “Kalau nanti jembatan dibuka tentu ini mengganggu pengendara yang melintas. Dinas PU harus pikirkan masalah ini secepatnya,” tandasnya. (hfz/aya)

Baca Juga:  Jaang Belum “Move On” 

sumber: prokal.co

Tags: achmad aminsjembatan mahkota iikaltmsamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ranking FIFA, Filipina Masih Perkasa, Indonesia Melorot

Next Post

Mendikbud Izinkan Sekolah Lakukan Pungutan

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.