• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Adaptasi Kebiasaan Baru Bikin Bontang Sulit Kendalikan Covid-19

by Fitri Wahyuningsih
19 Agustus 2020, 10:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kadiskes Bontang dr Bahauddin menyebut, Diskes masih menunggu keputusan Pemrov perihal kuota pasti pendistribusian vaksin. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Kadiskes Bontang dr Bahauddin menyebut, Diskes masih menunggu keputusan Pemrov perihal kuota pasti pendistribusian vaksin. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Adaptasi kebiasaan baru (AKB) membuat Bontang kelimpungan. Sejak aturan ini diberlakukan, angka positif di Kota Taman merangkak naik. Dari puluhan menjadi ratusan kasus hanya dalam dua pekan. Hadir dua klaster: PKT dan HOP. Statusnya pun sudah terjadi transmisi lokal, alias penyebaran virus antarmasyarakat. Bukan lagi dari luar kota seperti dahulu.

Hal ini dibeber Satgas Covid-19 melalui Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahauddin. Kala pihaknya menggelar konferensi pers daring, Selasa (18/8/2020) sore.

Dia menyebut, sebelum regulasi AKB diberlakukan, Bontang terbilang berhasil menekan penyebaran virus. Seluruh kasus awalnya imported case. Penambahan tidak sampai dua digit. Terpenting, tidak ada klaster hadir di kota ini. Pun tidak ada namanya transmisi lokal.

Baca Juga:  Tiga Warga Bontang Sembuh, Satu Orang Positif Covid-19

Tapi semua buyar sejak adaptasi kebiasaan baru. Seluruh sektor publik yang sedianya dibatasi kini dibuka. Meski dengan catatan protokol kesehatan dilakukan. Tapi jadi soal tidak semua orang disiplin menerapkan protokol. Sesederhana pakai masker pun banyak yang masih abai.

“Makanya kami minta, tolong protokol kesehatan dijaga. Toh ini demi kepentingan kita bersama,” pinta dr Bahaduddin.

Sebabnya, langkah realistis yang bisa ditempuh Satgas Covid-19 ialah melakukan pencegahan. Maksudnya, Satgas Covid-19 bekerjasama dengan kelurahan se-Bontang gencar lakukan edukasi dan sosialisasi. Agar warga tak abai akan protokol kesehatan.

Selain itu, juga dilakukan pengawasan per wilayah kerja puskesmas dan per kelurahan. Aturan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkenankan pasien positif isolasi mandiri di rumah, tidak di rumah sakit selama menerima asesmen dari otoritas kesehatan setempat. Ini sudah diberlakukan di Bontang.

Baca Juga:  Bentuk Komite Khusus, Pemerintah Bubarkan Gugus Tugas Covid-19

Sebabnya, pasien positif yang isolasi mandiri di rumah akan diawasi puskesmas, ketua RT, dan kelurahan. Memastikan mereka disiplin menjalani masa isoalsinya. Bukan keluyuran ke luar rumah.

“Akan diberlakukan pengawasan per wilayah kerja puskesmas. Kami juga akan libatkan RT dan kelurahan,” kata dr Bahauddin menjawab pertanyaan awak media.

Selain melakukan pengawasan per wilayah kerja, juga akan diperkuat dengan peraturan wali kota (Perwali). Untuk mendisiplinkan dan memberi hukuman bagi warga yang kedapatan mengabaikan protokol.

Kata dr Bahaduddin, perwali itu sudah disetujui Wali Kota. Pada Selasa (18/8/2020) malam kembali dirapatkan. Utamanya soal teknis eksekusinya di masyarakat.

“Perwali turunan Inpres (Instruksi Presiden) nomor 6 tahun 2020 sudah disepakati. Tinggal tunggu diterapkan,” bebernya.

Baca Juga:  Senin, Pelayanan RSUD Taman Husada Dibuka

Adapun dalam konferensi pers daring, Selasa (18/8/2020) sore, Satgas Covid-19 kembali mengumumkan penambahan 47 kasus positif di Bontang. Ini terbesar sejak Bontang mencatat kasus positif perdana akhir Maret 2020 lalu.

Kasua BTG-111 adalah seorang laki-laki. Diketahui pernah kontak dengan BTG-95. Sementara BTG-112 adalah seorang pegawai di salah satu fasilitas kesehatan. BTG-113 hingga BTG-156 berasal dari Klaster PKT. Sementara BTG-157 merupakan imported case dari klaster Akademi Kepolisian (Akpol) Balikapapan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: coronadiskes bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Bontang Belum Ingin Gelar Tes Massal

Next Post

Pulau Beras Basah Resmi Ditutup, Nekat Datang Bakal Dipulangkan

Related Posts

Pilkada Serentak, APD Dibolehkan Jadi Alat Kampanye
Nasional

Epidemiolog UI Sebut Cara Pakai Masker Pemimpin yang Tidak Benar

30 Agustus 2020, 14:30
Kasus Positif Kembali Bertambah, BTG-12 Terpapar Covid-19 Usai dari Sulawesi Barat
Bontang

Bontang Tambah Satu Kasus Non-Klaster Covid-19

28 Agustus 2020, 20:17
Antigen Kandidat Vaksin Covid-19 Indonesia Selesai Oktober
Nasional

Pemerintah Wacanakan 2 Tipe Vaksin Covid, Berbayar dan Gratis

28 Agustus 2020, 18:00
Tak Perlu Masker Bedah atau N95, Warga Cukup Pakai Masker Kain
Bontang

Perwali Protokol Kesehatan Terbit, Mulai Teguran sampai Penahanan

28 Agustus 2020, 14:00
Bontang Transmisi Lokal, Anjungan Ujung Bontang Kuala Tidak Ditutup
Bontang

Bontang Transmisi Lokal, Anjungan Ujung Bontang Kuala Tidak Ditutup

28 Agustus 2020, 12:14
Bontang

Lagi, Satu Pasien Covid-19 Meninggal, Bontang Tambah 2 Kasus Baru

27 Agustus 2020, 17:50

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.