Kisah Inspiratif Warga Bontang: Binti Mufidatul Jahro (213)
Muda, pintar, energik, dan berjiwa sosial, menjadi gambaran dara kelahiran 1 Januari 1994 ini. Selain sudah berprestasi sejak bangku sekolah, sebelum menamatkan pendidikan sarjananya, dia sudah masuk dalam tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) tingkat Kecamatan Bontang Barat.
Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang
AKTIFNYA Binti Mufidatul Jahro di dunia sosial, tak lepas dari keaktifannya berorganisasi selama bangku kuliah. Alumnus SMAN 1 Bontang ini tercatat aktif di beberapa organisasi seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), Rohani Islam (Rohis), ekstrakurikuler badminton, Forum Lingkar Pena (FLP) Bontang, hingga menjadi wartawan student journalism Bontang Post. Namun sebelum bergelut dengan semua aktifitas tersebut, Binti –sapaan akrabnya– dulunya merupakan sosok mandiri. “Dulu saya lebih suka di dalam kamar, seperti baca buku dan menulis,” katanya.
Binti mengaku, semenjak punya kegiatan di luar rumah, otomatis dirinya menantang kapasitas diri dan keluar dari zona nyamannya selama ini. Dia pun memilih untuk banyak berkontribusi di dunia luar dan bersosialisasi dengan orang banyak. “Saya pikir, sekarang bukan lagi saatnya saya banyak “diberi”. Tapi sudah saatnya bergerak “memberi” apa yang bisa saya lakukan, baik di sekolah dan organisasi,” ujar putri dari pasangan Marsahid dan almarhumah Atik Zumaroh ini.
Petualangannya di dunia organisasi terus berlanjut hingga menjadi mahasiswi Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda. Tak hanya organisasi intra kampus seperti Lembaga Dakwah Kampus (LDK) FISIP, Pusat Studi Islam (Pusdima) Unmul, hingga Himpunan Mahasiswa Psikologi (Himapsi) Unmul yang dimasuki Binti. Dia pun juga masuk di beberapa organisasi sosial seperti @1000_guru_Samarinda serta Klinik Jalanan.
Tak cukup aktif di organisasi, Binti tercatat pernah menjalani magang di Biro Psikologi Prima Solution sebagai tester dan konselor. Kini, Binti yang merupakan warga Telihan ini bergabung dalam tim P2TP2A tingkat Kecamatan Bontang Barat. Topik ataupun isu wanita dan anak-anak menjadi perhatian Binti dalam menuntut ilmu maupun berorganisasi. “Karena itu saya kuliah mengambil konsentrasi Psikologi Pendidikan. Isu ini juga pernah saya angkat sewaktu KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan mendapat respon luar biasa dari warga setempat,” jelasnya.
Saat Binti menjalani KKN di Tabalar Ulu Kabupaten Berau pada 2015 lalu, dirinya sempat membuat program penyuluhan preventif kekerasan anak dari bahaya narkoba dan kekerasan fisik serta seksual. Respon yang baik selama melakukan pengabdian di masyarakat, membuat program tersebut akhirnya diteruskan kembali dengan bersinergi bersama komunitas psikologi dan anak muda. “Anak-anak waktu itu mengerti bagaimana melindungi diri sendiri. Pengetahuan yang jarang didapatkan di sekolah,” tutur Binti.
Tak hanya beraksi di dunia nyata, Binti pun aktif di dunia maya untuk mengkampanyekan isu yang sudah menjadi perhatiannya sejak lama. Menurutnya, di dunia maya, terutama di media sosial mempunyai kekuatan besar untuk menggiring opini masyarakat terhadap suatu isu tertentu. “Saya juga bersyukur tak pernah ditempatkan di posisi yang salah selama saya diberikan tanggungjawab, karena sesuai dengan hobi saya yakni menulis dan fotografi,” katanya.
Baginya, ketahanan negara bisa dilihat dari kondisi lingkup terkecil, yakni keluarga. Masa anak-anak merupakan perkembangan yang sangat penting dari sisi sosial, motorik, budaya, dan lain-lain. Kasus pedofil, psikopat, dan perilaku kriminal yang lain, pelaku bisa saja memiliki masa kecil suram, penuh kekerasan, kehilangan kasih sayang orang tua, krisis kepercayaan, hingga dimanjakan pergaulan dan gadget serta internet. “Jangan biarkan anak-anak atau adik-adik kecil kita menjalani masa kecilnya tidak sesuai dengan umur dan hak mereka,” jelasnya.
Bergabungnya Binti di P2TP2A diawali mulai September 2016 lalu. Melalui Camat Bontang Barat saat itu Anwar Sadat, dia ditawari untuk gabung dalam tim tersebut. Yang tidak biasa, Binti baru saja akan menjalani wisuda pada Juli mendatang. “Kayaknya dulu pernah bikin tulisan di koran tentang dunia anak. Mungkin itu alasan akhirnya saya dipanggil, he he,” ujarnya.
Dirinya pun masih punya mimpi, ingin bergabung menjadi bagian dalam salah satu organisasi milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), United Nations Children’s Fund (UNICEF). Mimpi Binti memang besar. Namun itu juga tak lepas dari didikan kedua orang tuanya selama ini. Ibu Binti, Atik Zumaroh sering membangunkan dirinya pukul 4.00 subuh untuk belajar. Sedangkan ayahnya, Marsahid membiarkan mengeksplorasi bakat dirinya, bahkan menjadi teman berbagi. “Orang tua membebaskan pilihan, tapi harus bertanggungjawab. Hal itu yang membuat saya tidak gampang pesimis dan berani bermimpi besar,” ujar anak perempuan satu-satunya ini.
Binti pun berharap, dia masih dapat melanjutkan program kerjanya, #pelindunganak dan turut andil menekan laju kekerasan terhadap anak serta perempuan. Agar memudahkan programnya, Binti kini tengah menyiapkan buku psikologi bertemakan anak dan perempuan. “Semoga buku ini cepat selesai, serta Bontang menjadi kawasan yang ramah pada anak ke depannya,” pungkas Binti. (bersambung)
Nama: Binti Mufidatul Jahro
TTL: Bontang, 1 Januari 1994
Alamat: Jl. Pontianak 3 RT 24 No.48 Kel. Gunung Telihan Kec. Bontang Barat
Kota Bontang
Orang tua: Marsahid – alm. Atik Zumaroh
Saudara Kandung:
- Muhammad Munhamir
- Muhammad Asyar
- Ahmad Nizar Zarqoni
Saudara Tiri:
- Nur Fauziyah
- Zahrah Rafifah
Pendidikan:
- SMPN 1 Bontang
- SMAN 1 Bontang (IPA)
- Universitas Mulawarman (S1 Psikologi)
Prestasi:
- Juara 1 Lomba Cerpen dalam event Ramadhan di Kampus Bersama (RDKB) Pusdima Unmul (2015)
- Juara 1 lomba Artikel dalam event Muslimah in Action Pusdima Unmul (2015)
- Juara 1 lomba Fotografi dalam event Muslimah in Action Pusdima Unmul (2015)
- Kontributor penulis antologi buku “Gado-Gado Cinta” Alif Publishing House (2014)
- Kontributor penulis antologi buku “Ini Aku, untuk-Mu” Media Mahasiswa UMM, nulisbuku.com (2015)
- dll







