• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Alat Peraga Dinilai Kurang Memadai, SMKN 2 Disorot Kementerian

by BontangPost
22 September 2018, 11:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Edi Sukriwa(Mega Asri/Bontang Post)

Edi Sukriwa(Mega Asri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG –SMKN 2 Bontang, mendapat sorotan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Balai Pelatihan Perikanan dan Penyuluhan (BPPP) Tegal. Pasalnya, alat peraga yang ada di SMKN 2 Bontang dinilai kurang memadai. Padahal jika sudah memadai, ujian ahli nautika bisa digelar di SMKN 2 Bontang.

Ketua Tim Penguji Pelatihan Basic Safety Training (BST) dan Ankapin III dari BPPP Tegal, Edi Sukriwa mengatakan pihaknya sempat mengunjungi SMKN 2 Bontang yang menampung jurusan perikanan. Namun dirinya melihat alat peraga yang ada masih belum memadai. “Sayangnya alat peraganya masih kurang memadai untuk dilakukan ujian ahli nautika di SMK,” jelas Edi di acara penutuan pelatihan Ankapin III belum lama ini.

Baca Juga:  Anggarkan Rp 3 M untuk Seragam Batik

Dijelaskan dia, ketika nelayan hendak pergi melaut, maka di kapal tersebut harus didampingi oleh perwira atau kapten kapal. Mengingat keselataman tidak bisa ditawar-tawar. Karena, jika pelaut ingin diakui di luar negeri maka harus merujuk regulasi luar negeri, salah satunya memiliki sertifikat Ankapin III. “Jika dari tingkat SMK sudah dipersiapkan, ketika memasuki dunia kerja, mereka sudah tinggal melanjutkan saja,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika para nelayan sudah sesuai dengan persyaratan, maka Insyaallah kesejahteraan nelayan juga akan meningkat.

Pihaknya juga merasa khawatir dengan adanya nelayan yang menangkap ikan dengan cara menggunakan bom. Oleh karenanya, dirinya mengimbau nelayan agar menjadi pelopor untuk menyadarkan teman-temannya dari aktivitas pengeboman ikan. “Harus megubah mindset para nelayan yang pergi melaut dengan cara mengebom ikan dengan cara pendidikan yang benar. Mari jadi pionir untuk mencegahan pemusnahan ikan di laut,” ajaknya.

Baca Juga:  HEBAT!!! SD Vidatra Raih Adiwiyata Mandiri  

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan bahwa Pemkot Bontang terkendala dengan adanya Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 yang memindahkan pengelolaan SMA sederajat ke pemerintah provinsi. Sehingga SMA sederajat bukan lagi kewenangan Pemkot Bontang. “Dulu itu laut 0-4 mil menjadi kewenangan Pemkot Bontang, sekarang 0-12 mil menjadi kewenangan provinsi,” ujarnya.

Namun demikian, Basri juga mengatakan pihaknya akan mempersiapkan sektor perikanan maritim dan pariwisata. Termasuk mengajak nelayan menjadi nelayan profesional. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pendidikanSMKN 2
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Target Judo Turun, Atlet Sebut Pasokan Nutrisi  Kurang 

Next Post

Hari Ini Bawaslu Tertibkan APS

Related Posts

Viral Pelajar di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini yang Dilakukan Kemendikbud
Nasional

Viral Pelajar di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini yang Dilakukan Kemendikbud

1 Maret 2023, 10:35
Berpotensi Jadi Temuan BPK, Tahun Ini Foto Ijazah Tak Lagi Dibebankan ke Sekolah
Bontang

Berpotensi Jadi Temuan BPK, Tahun Ini Foto Ijazah Tak Lagi Dibebankan ke Sekolah

25 Februari 2023, 21:13
Nadiem Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Pendidikan

Nadiem Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

8 September 2022, 10:07
Hetifah Tekankan Tak Boleh Ada yang Berhenti Kuliah Karena Pandemi
Kaltim

Hetifah Tekankan Tak Boleh Ada yang Berhenti Kuliah Karena Pandemi

31 Juli 2021, 21:36
Kuota SMKN 2 Masih Longgar
Bontang

Kuota SMK 2 Terpenuhi Lewat Daftar Offline

22 Juni 2021, 14:30
Kuota SMKN 2 Masih Longgar
Bontang

Kuota SMKN 2 Masih Longgar

18 Juni 2021, 15:00

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.