• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Anak Ngelem Dibina di Rumah Singgah

by BontangPost
5 Januari 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Maraknya kasus anak ngelem, ngoteng, dan ngaldo di Kota Taman membuat semua pihak melakukan terobosan baru. Kali ini, Polres Bontang bekerja sama dengan Pemkot Bontang bakal melakukan pembinaan. Mengingat terkait lem dan minuman oplosan ini belum terdapat hukum yang mengaturnya. Sehingga, pembinaan pun akan dilakukan sesuai dengan standart operational procedure (SOP).

Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Iptu Rihard Nixon menyatakan, mengenai anak-anak ngelem, ngoteng, dan aldo ini memang banyak ditemukan kasusnya di Kota Taman. “Kalau penanganan kasus anak ngelem biasanya kami hadirkan orang tuanya untuk membuat surat pernyataan. Sementara proses hukumnya tidak bisa dilaksanakan, tetapi kami hanya meminta agar orang tuanya lebih mengawasi anak-anak mereka,” jelas Rihard beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  ‘Koteng’ Rusak Remaja Kutim 

Ke depan, setelah berkoordinasi dengan Wali Kota Bontang langsung, Pemkot Bontang akan menyiapkan rumah singgah.

Terpisah, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, ada 25 kamar yang sudah dibebaskan di tahun 2017 lalu untuk rumah singgah dan kegiatan aktivitas sosial, seperti Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), serta P2TP2A. Jadi ketika ada anak ngelem yang tertangkap nantinya tidak langsung dilepas begitu saja. Tetapi nanti akan ada SOP-nya dan protapnya seperti apa. “Kami panggil orang tuanya, dan mungkin ada beberapa hari kami beri pembinaan dulu lalu dikembalikan ke orang tua dan masih tetap kami pantau,” ujarnya.

Dengan demikian, rumah singgah tersebut akan digunakan untuk persinggahan anak-anak bermasalah. Lokasi rumah singgah tersebut dikatakan Neni berada di Jalan Parikesit. Saat ini, untuk 10 kamar sudah selesai direnovasi dan tersisa 15 kamar lagi. Mengingat tahun lalu pihaknya hanya menganggarkan Rp 150 juta untuk pembenahan rumah singgah. “Kolamnya belum, karena kami mau bangun kolam ikan agar mereka tidak jenuh. Tahun ini Insya Allah, sisanya akan kami benahi. Kalau pagarnya sudah selesai tetapi masih belum sempurna. Sekarang dengan dana minimalis hasilnya harus maksimalis,” ungkap dia.

Baca Juga:  Satpol PP Belum Temukan Popok untuk Mabuk 

Kata dia, untuk rumah singgah ini secepatnya akan difungsikan. Karena memang ngelem itu tidak masuk dalam narkoba tetapi tidak boleh juga dibiarkan begitu saja. “Sehingga nanti perlu dibuat SOP-nya, ada protapnya, mungkin nanti diberikan penguatan mental sambil dimonitor jika sudah diserahkan ke orang tuanya. Meskipun ini termasuk masalah nasional dan di mana saja ada, tetapi untuk di Bontang ayo kita selesaikan bersama-sama,” pungkasnya. (mga)

Tags: kenakalan remajarumah singgah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hindari Daerah Berstatus KLB Difteri

Next Post

Sabu 14,88 Gram Gagal Edar

Related Posts

Patroli Dini Hari di Loktuan Bontang, 14 Remaja Ditemukan Konsumsi Minuman Oplosan
Bontang

Patroli Dini Hari di Loktuan Bontang, 14 Remaja Ditemukan Konsumsi Minuman Oplosan

28 September 2026, 08:43
Viral Video Pengeroyokan Remaja di Gunung Sari Bontang, 1 vs 4
Kriminal

Viral Video Pengeroyokan Remaja di Gunung Sari Bontang, 1 vs 4

2 November 2025, 20:20
Memastikan Pendidikan Anak Kaltim Tetap Berjalan di Balik Penjara
Kaltim

Memastikan Pendidikan Anak Kaltim Tetap Berjalan di Balik Penjara

25 Juli 2022, 20:00
Awalnya Masalah Asmara, Lalu Merampas, Ujungnya Penjara
Kaltim

Awalnya Masalah Asmara, Lalu Merampas, Ujungnya Penjara

7 Desember 2020, 12:00
“Ketinggian” Ngelem, Bakar Motor Warga
Nasional

“Ketinggian” Ngelem, Bakar Motor Warga

23 November 2020, 20:28
Di Bontang Baru, Kasus Kenakalan Remaja Jadi yang Tertinggi
Bontang

Di Bontang Baru, Kasus Kenakalan Remaja Jadi yang Tertinggi

20 Juni 2019, 17:51

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.