• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Antisipasi Banjir, Siapkan Anggaran Rp 160 Miliar

by BontangPost
8 November 2018, 16:15
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
JADI MOMOK: Salah satu sudut Kota Tepian saat digenai banjir pada 2017 silam.(FAHMI/METRO SAMARINDA)

JADI MOMOK: Salah satu sudut Kota Tepian saat digenai banjir pada 2017 silam.(FAHMI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Mendekati akhir tahun, Pemkot Samarinda dikejar target berbagai program prioritas dalam APBD Murni 2018. Salah satunya dalam pengentasan banjir. Terlebih, dengan adanya prediksi cuaca ekstrem selama akhir tahun ini.

Semua organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pun dituntut menunjukkan kinerja agar upaya pengendalian banjir dapat berjalan maksimal. Salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Samarinda.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pelaksaan Jaringan Sumber Air DPUPR Samarinda, Dessy Damayanti mengklaim telah melakukan sejumlah persiapan untuk pengendalian banjir di sejumlah titik di Kota Tepian. Tak tanggung-tanggung, dari total anggaran Rp 200 miliar,  Rp 160 miliar khusus dialokasikan menangani hal tersebut.

Baca Juga:  Safaruddin Masuk Bursa

Hanya saja, Dessy mengakui, anggaran tersebut hanya digunakan untuk penanganan banjir di dua titik. Yakni di simpang empat Sempaja dan Jalan DI Pandjaitan. “Anggarannya memang cuma cukup untuk menangani dua titik itu. Sedangkan sisanya untuk bayar utang,” ungkap dia, Rabu (7/11) kemarin.

Kendati demikian, secara keseluruhan ia berkata pengendalian banjir sudah signifikan. Terutama proyek banjir di simpang empat Sempaja. Hal itu diperolehnya dari pengakuan warga.

Sedangkan untuk kasus di Jalan DI Pandjaitan, memang agak memakan waktu. Hal ini lantaran penanganan banjir di jalan menuju bandara APT Pranoto itu tidak termasuk dalam masterplan yang lama. “Banjir di sana kan baru muncul sekira empat tahun lalu,” ujarnya.

Baca Juga:  Hetifah: Gubernur Baru Harus Gaul

Dessy menyebut, hal ini merupakan dampak dari adanya pembangunan perumahan di kawasan tersebut. Sehingga beban dari drainase yang ada kian bertambah, membuat saluran pembuangan tidak dapat lagi bekerja secara maksimal. Sedangkan sungai yang berada di Gunung Lingai tidak lagi mampu menampung buangan air dari Lempake dan Mugirejo.

“Untuk itu tahun depan rencananya akan kami anggarkan lagi. Selain kedua titik itu, yang menjadi perhatian kami juga banjir di simpang empat Lembuswana. Namun, kami juga perlu bantuan dari Pemprov Kaltim. Baik itu secara teknis maupun pendanaan,” pungkasnya. (*/dev)

Tags: banjirMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dewan Pertanyakan Utang Pemkot

Next Post

Awang Faroek Klaim Jabat Ketua TKD

Related Posts

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.