• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Antisipasi Kebakaran di Kawasan Padat, Bangun Hydrant Kering di Gang Sempit 

by BontangPost
2 Agustus 2017, 12:06
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
MINIMALISIR KERUGIAN: Salah satu peristiwa kebakaran di Kutim.(DOK/Sangatta Post)

MINIMALISIR KERUGIAN: Salah satu peristiwa kebakaran di Kutim.(DOK/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Keberadaan gang sempit di kawasan pemukiman padat kerap kali menjadi kendala utama Dinas Pemadam Kebakaran dalam menanggulangi musibah kebakaran. Sebab, butuh waktu untuk menarik selang agar mencapai lokasi kebakaran. Sementara, setiap detiknya waktu sangat berharga untuk meminimalisir penyebaran api.

Oleh karena itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Joko Sutikno menerangkan, pihaknya sudah menyusun rencana untuk membuat hydrant kering di setiap wilayah gang yang sempit dan sulit dilalui unit pemadam.

“Kami sudah susun perencanaan. Tinggal menunggu persetujuan pemerintah saja,” ucap Joko.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang pun sependapat dengan usulan tersebut. Bahkan dirinya meminta agar pemasangan hydrant di beberapa titik pada pemukiman dapat segera dilakukan.

Baca Juga:  DWP Kutim Gelar Raker, Pertajam dan Matangkan Program Kerja 

“Segera saja direalisasikan, khususnya di titik gang (padat pemukiman), termasuk Gang bone juga di sekitar pasar,” pinta Kasmidi.

Wabup mengatakan musibah kebakaran yang belakangan sering terjadi di ibu kota Sangatta patut diwaspadai. Tentunya pembangunan hydrant di beberapa titik rawan atau padat penduduk menjadi bentuk upaya penanganan kebakaran agar lebih cepat tertangani. Yakni memudahkan petugas pemadam mematikan kobaran api.

“Saya harap dalam penanggulangan kebakaran, Kutim bisa belajar dari daerah-daerah lain. Yakni selain membangun hydrant juga menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di masing-masing Poskamling dekat rumah warga,” pinta Wabup. (aj)

Tags: cegah kebakaranSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

123 Peserta KKN Disebar di Kecamatan, Bantu Pemerintah Gali Potensi Pedesaan 

Next Post

‘Ngomix’ Makin Parah, Pemkab Bentuk Tim Pencegahan 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.