• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Siapkan Skenario Operasi Pasar

by M Zulfikar Akbar
7 Agustus 2019, 12:30
in Bontang
Reading Time: 4 mins read
0
Jumlah pasokan komoditas cabai rawit yang diperoleh pedagang di Kota Taman mengalami penurunan. (Dok/KP)

Jumlah pasokan komoditas cabai rawit yang diperoleh pedagang di Kota Taman mengalami penurunan. (Dok/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Mahalnya harga komoditas cabai dipicu oleh jumlah pasokan yang mengalami penurunan. Hal ini diketahui setelah dilakukan monitoring harga oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Selasa (6/8/2019) kemarin.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Debora Kristiani mengatakan penurunan pasokan hanya terjadi pada komoditas cabai rawit. Totalnya hingga 80 persen.

“Semula pedagang yang mendapatkan sekira 42 kilogram kini hanya 8 kilogram,” kata Debora.

Turunnya jumlah distribusi ini lantaran sedikitnya angka produksi. Mengingat beberapa daerah saat ini dilanda musim kemarau. Ia menjelaskan komoditas ini rata-rata diambil dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Tidak semua petani menanam. Walaupun ada yang menanam tetapi produksinya turun dari periode tanam lalu,” ucapnya.

Harga yang dipatok petani pun tinggi. Kini satu kilogramnya dijual seharga Rp 65 ribu. Secara otomatis pedagang melonjakkan harganya demi mendapatkan keuntungan.

Baca Juga:  Harga Cabai Bontang Makin Pedas

“Di Pasar Sementara Rawa Indah rata-rata dijual 80 hingga 100 ribu rupiah per kilogramnya. Padahal harga normalnya sekira Rp 37 ribu per kilogram,” sebut dia.

Ia menuturkan jika kenaikan ini terus berlanjut, maka Pemkot akan melakukan intervensi harga. Bentuknya dengan menggelar operasi pasar. Tujuannya agar harga kembali normal. Sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga ini. Terlebih naiknya harga komoditas ini terjadi menjelang Iduladha.

Data Monitoring Harga dan Pasokan Pangan

Komoditas

Harga

Pasokan
Acuan Rata-Rata Gejolak Keterangan Acuan Rata-Rata Gejolak

Keterangan

Beras Medium Rp 11.682 Rp 12.600 7,8 stabil 303 333 9,9 stabil
Gula Pasir Rp 12.564 Rp 13.300 5,8 stabil 123 92 24 stabil
Minyak Goreng Rp 12.483 Rp 13.600 8,9 stabil 148 193 30 naik
Kacang Tanah Rp 25.170 Rp 26.000 3,3 stabil 86 80 6,9 stabil
Jagung Pipil Rp 8.392 Rp 8.000 4,6 stabil 40 32 20 stabil
Kedelai Rp 11.855 Rp 11.500 3 stabil 41 32,5 20 stabil
Bawang Merah Rp 33.479 Rp 29.600 11,6 stabil 234 400 70 naik
Bawang Putih Rp 42.396 Rp 28.600 32,5 turun 168 252 50 naik
Cabai Rawit Rp 37.156 Rp 85.300 129 naik 42 8 80 turun
Cabai Besar Rp 52.697 Rp 71.600 35,8 naik 31 25 19,3 stabil
Daging Sapi Rp 135.230 Rp 135.000 0,17 stabil 103 113 9,7 stabil
Daging Ayam Ras Rp 31.580 Rp 30.300 4 stabil 208 250 20 stabil
Telur Ayam Ras Rp 29.472 Rp 31.000 5,2 stabil 222 227 2,2 stabil
Catatan:

rata-rata = harga dan pasokan rata-rata hasil monitoring.

gejolak = Harga/pasokan acuan – harga/pasokan rata-rata dikalikan 100 dibagi harga acuan.

keterangan gejolak = harga/pasokan dikatakan bergejolak jika nilainya lebih dari sama dengan 25 %.

Sumber : Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian 

Selain itu, langkah DKP3 untuk meningkatkan jumlah panen petani cabai lokal pada tahun ini belum berjalan. Bentuknya dengan menggelar pengembangan bawang dan cabai.

“Mungkin dapat dilakukan setelah masuk musim penghujan,” tutur Debora.

Sementara lonjakan harga juga terjadi pada komoditas cabai besar. Dari harga acuan yakni Rp 52 ribu menjadi Rp 71 ribu. Kendati demikian jumlah pasokan dipastikan stabil. Berkisar 25 kilogram di tiap pedagang dari jumlah pasokan acuan 31 kilogram.

Berbeda, harga bawang putih justru merosot. Dari harga acuan yakni Rp 42 ribu menjadi Rp 28 ribu. Adapun harga komoditas pangan lainnya masih terpantau stabil. (ak/kpg)

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Melandai Jelang Nataru, Bawang Merah dan Putih Naik
Tags: DKP3harga cabai
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Soal Rektor Asing, Ini Kata Wakil Kaltim di DPR RI

Next Post

Ratusan Warga Bontang Ikuti Pemagangan dan Pelatihan

Related Posts

Jelang Iduladha, Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kilogram di Bontang
Bontang

Jelang Iduladha, Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kilogram di Bontang

22 Mei 2026, 13:38
Harga Cabai di Bontang Tembus Rp80 Ribu
Bontang

Harga Cabai di Bontang Tembus Rp80 Ribu

10 Desember 2025, 14:43
Harga Cabai Masih Tinggi, Rp60 Ribu per Kilogram
Bontang

Harga Cabai Masih Tinggi, Rp60 Ribu per Kilogram

26 Juli 2024, 15:32
Harga Cabai Rawit Melandai Jelang Nataru, Bawang Merah dan Putih Naik
Bontang

Harga Cabai Rawit Melandai Jelang Nataru, Bawang Merah dan Putih Naik

18 Desember 2023, 10:05
Sempat Melonjak, Harga Cabai di Pasar Tradisional Bontang Berangsur Turun
Bontang

Sempat Melonjak, Harga Cabai di Pasar Tradisional Bontang Berangsur Turun

14 Juli 2023, 11:51
Harga Cabai Diperkirakan Akan Terus Melonjak saat Ramadan
Bontang

Harga Cabai Diperkirakan Akan Terus Melonjak saat Ramadan

2 April 2022, 23:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.