• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Soal Rektor Asing, Ini Kata Wakil Kaltim di DPR RI

by M Zulfikar Akbar
7 Agustus 2019, 11:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Hetifah Sjaifudian(DOK/METRO SAMARINDA)

Hetifah Sjaifudian(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

RENCANA pemerintah mendatangkan rektor asing untuk memimpin perguruan tinggi memantik penolakan dari berbagai kalangan, tak terkecuali dari DPR RI. Berikut perbincangan wartawan Jawa Pos (induk Bontangpost.id) Khafidlul Ulum dengan anggota Komisi X Hetifah Sjaifudian, wakil Kaltim di DPR RI yang membidangi pendidikan.

—

Apakah rencana mendatangkan rektor asing pernah dibahas dengan komisi X?

Di komisi X kami sudah beberapa kali mengadakan raker, terutama membahas rencana pembukaan perguruan tinggi asing dan dosen asing. Itu sudah diatur dalam Undang-Undang Perguruan Tinggi. Tapi, kalau soal rektor asing, kami belum pernah membahasnya secara khusus. Sebenarnya apa sih tujuannya mendatangkan rektor asing?

Apakah Anda sepakat dengan rencana yang digulirkan Menristekdikti?

Baca Juga:  Hetifah Dukung Pemprov Kaltim yang Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Saya jelas tidak setuju. Pak menteri harus evaluasi kebijakan itu. Kebijakan itu tidak rasional untuk Indonesia. Jika kita ingin menaikkan ranking di tingkat internasional, yang menjadi persoalan apakah orangnya atau dukungannya yang kurang. Dukungan itu maksudnya adalah sistem dan ekosistem. Misalnya, dukungan anggaran, sarana, dan prasarana. Kalau masalahnya ada pada orangnya, tinggal mendatangkan saja.

Bisa dibayangkan, jika ada rektor asing yang datang, kemudian anggarannya tidak ditambah, sarana-prasarana juga tidak ditambah, dan dosennya tidak ditingkatkan, saya tidak yakin orang asing itu bisa bekerja dengan kondisi yang ada.

Apa dampak negatif dari kebijakan itu?

Yang menjadi pertanyaan, apakah rektor asing mau digaji sesuai standar Indonesia? Itu harus dibahas juga. Apakah hal itu tidak menimbulkan kecemburuan sosial? Bahkan, bisa menjadikan dosen lain tidak bersemangat. Kalau hanya ada satu orang di universitas yang digaji sangat tinggi tapi yang lain tidak, efek psikologisnya sangat tidak baik.

Baca Juga:  Satu-satunya di DPR RI dari Dapil Kaltim, Hetifah Pastikan Serap Aspirasi Perempuan

Apakah Menristekdikti akan diundang untuk membahas masalah itu di komisi X?

Masalah itu belum dibahas, tapi saya enggak yakin kebijakan itu bisa jalan. Kalau ini membuat resah masyarakat dan akhirnya muncul gonjang-ganjing, ya pasti dong akan kami bicarakan. Ini merupakan tanggung jawabnya menteri.

Sebenarnya, menteri sudah cukup, tapi karena muncul pro-kontra dan kontroversial yang tidak perlu, ya menurut saya harus dibahas. Mungkin maksudnya baik, tapi bagaimana mau dijalankan kalau banyak yang menolak.

Apa sebenarnya persoalan yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia?

Perguruan tinggi yang terakreditasi sangat sedikit, apalagi yang tingkat internasional. Akreditasi yang bagus kebanyakan di Jawa. Jadi, yang menjadi persoalan adalah tidak meratanya kualitas pendidikan, baik antara negeri maupun swasta. Selain itu, banyak lulusannya yang tidak siap bekerja dan tidak sesuai dengan tuntutan skill yang dibutuhkan industri. Jadi, industri sulit mencari tenaga kerja, tapi banyak lulusan yang nganggur. (jpc)

Baca Juga:  Hari Jadi Kutim dan Bontang, Hetifah beri Kado Istimewa
Tags: hetifah sjaifudianmenristek diktirektor asing
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kabar Pencurian Berseragam ASN di Perumahan HOP, Ini Kata Polisi

Next Post

Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Siapkan Skenario Operasi Pasar

Related Posts

Ketua Komisi X DPR Ingatkan Sekolah di Bontang Jujur Isi Dapodik, Poles Data Hambat Bantuan
Bontang

Ketua Komisi X DPR Ingatkan Sekolah di Bontang Jujur Isi Dapodik, Poles Data Hambat Bantuan

19 Desember 2025, 15:24
Satu-satunya di DPR RI dari Dapil Kaltim, Hetifah Pastikan Serap Aspirasi Perempuan
Kaltim

Satu-satunya di DPR RI dari Dapil Kaltim, Hetifah Pastikan Serap Aspirasi Perempuan

11 Maret 2024, 09:00
Kerap Dianggap Tak Cocok dalam Politik, Keterwakilan Perempuan Dinilai Belum Maksimal
Ragam

Kerap Dianggap Tak Cocok dalam Politik, Keterwakilan Perempuan Dinilai Belum Maksimal

8 Maret 2024, 18:47
Hetifah Sjaifudian Lolos ke , Raih Suara Tinggi tanpa Politik Uang
Kaltim

Hetifah Sjaifudian Lolos ke , Raih Suara Tinggi tanpa Politik Uang

5 Maret 2024, 20:00
Hetifah Ingatkan Pentingnya Vaksin untuk Guru
Kaltim

Hetifah Ingatkan Pentingnya Vaksin untuk Guru

26 September 2021, 10:04
Hetifah Serap Aspirasi Warga Kaltim melalui Diskusi Virtual
Kaltim

Hetifah Serap Aspirasi Warga Kaltim melalui Diskusi Virtual

6 Maret 2021, 09:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.