• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antisipasi Klaster Beras Basah, Kelurahan Tanjung Laut Indah Dirikan Posko Pengawasan di Pelabuhan

by Fitri Wahyuningsih
15 Juli 2020, 09:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Lurah Tanjung Laut Indah, Muhammad Adnan. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Lurah Tanjung Laut Indah, Muhammad Adnan. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Lurah Tanjung Laut Indah, Muhammad Adnan menuturkan pihaknya tengah melakukan antisipasi agar tak ada klaster baru paska dibukanya Pulau Beras Basah bagi publik. Adapun bentuk antisipasi tersebut dengan membentuk posko pemantauan di Pelabuhan.

“Belum lama didirikan. Baru Sabtu (11/7/2020) lalu,” ujar Muhammad Adnan kala disambangi bontangpost.id disela kegiatan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan, Senin (13/7/2020) pagi.

Dia menjelaskan, pendirian posko ini hadir atas beberapa pertimbangan. Pertama, Bontang yang mulai menerapkan adaptasi kenormalan baru. Pun, usai dihentikannya pos pemantauan di Tugu Selamat Datang per 6 Juli lalu.

Kata Adnan, Beras Basah adalah destinasi unggulan Bontang. Banyak wisatawan luar kota bertandang. Bontang tak boleh terlena.

Baca Juga:  BREAKING NEWS! Si Jago Merah Hanguskan Satu Rumah di Tanjung Laut

“Kan Beras Basah itu tempat wisata. Didatangi banyak orang. Kami tidak mau ada klaster baru lahir dari sana,” tegasnya.

Dia memaparkan, dalam dua hari pemantauan (Sabtu-Minggu) tercatat ada 400-an pengunjung sambangi Beras Basah. Dari hasil pendataan, terkuak bila sebagian besar pengunjung berasal dari luar kota. Semisal Balikpapan, Samarinda, Kutim. Padahal, perkembangan kasus Covid-19 di kawasan tersebut masih mengkawatirkan.

Adapun sementara ini, posko pemantauan memang beroperasi hanya Sabtu-Minggu. Waktu di mana banyak pelancong menyebrang ke pulau andalan publik Kota Taman itu. Adnan mengatakan pihaknya belum bisa melakukan pemantauan saban hari. SDM terbatas. Pendirian posko sendiri murni inisiatif kelurahan, dibantu pengelola kapal penyebrangan. Sementara organisasi perangkat daerah (OPD) terkait belum terlibat. Pihaknya tengah mengupayakan koordinasi OPD terkait.

Baca Juga:  Menengok Wisata Baru di Tanjung Laut Indah, Menarik tapi Banyak Dihuni Buaya

“Masih kami saja yang jaga, dibantu Polairud,” bebernya.

Nantinya seluruh pengunjung yang menyebrang ke Beras Basah bakal didata. Asal, dan riwayat perjalanan sebelumnya. Selain itu, mereka wajib memakai masker. Tak ada masker, tak boleh menyebrang. Suhu tubuh pun tak boleh di atas 37 derajat celcius.

Jadi kendala di lapangan, kata Adnan, sebab banyak pengunjung yang abai protokol. Tidak pakai masker, bahkan membawa balita. Padahal dalam edaran Wali Kota Bontang, jelas disebutkan bila balita dilarang masuk kawasan wisata selama pandemi ini. Terlalu riskan.

“Kalau masker, bisa mereka (Wisatawan) beli dekat sini. Kalau bawa balita tak mungkin kami suruh tinggal. Enggak bisa juga kami larang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Akhir Pekan, Pengunjung Beras Basah Membludak

Sebabnya dia berharap dukungan OPD terkait. Pun meminta publik mematuhi protokol. Sebab kunci terhindar dari bahaya virus SARS-CoV-2 ialah patuh protokol.

“Kami harap kesadaran masyarakat. Tolong, patuhi protokol,” pungkasnya. (*)

Tags: pulau beras basahtanjung laut indah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Aksi Kakek Cabul Terekam Kamera

Next Post

Belajar dari Siaran Lokal Dinilai Tidak Efisien

Related Posts

Polres Bontang Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran di Pulau Beras Basah
Bontang

Polres Bontang Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran di Pulau Beras Basah

21 Oktober 2026, 13:29
DPRD Bontang Minta Pencemaran Beras Basah Diusut, Sumber Material Hitam Harus Diungkap
Bontang

DPRD Bontang Minta Pencemaran Beras Basah Diusut, Sumber Material Hitam Harus Diungkap

17 Oktober 2026, 14:54
Beras Basah Bontang Tercemar, DLH Telusuri Perairan dan Kapal Tanker yang Melintas
Bontang

Beras Basah Bontang Tercemar, DLH Telusuri Perairan dan Kapal Tanker yang Melintas

12 Oktober 2026, 13:07
DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran
Bontang

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran

12 Oktober 2026, 10:02
Bontang

Cairan Hitam Mirip Oli Kotori Pantai Pulau Beras Basah Bontang

10 Oktober 2026, 13:41
Material Koral Kembali Berceceran di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Penindakan Tegas
Bontang

Material Koral Kembali Berceceran di Tanjung Laut Indah Bontang, Warga Desak Penindakan Tegas

13 Juli 2026, 11:39

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.