• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

APBD Kaltim ‘Minim’ ke Pelosok Daerah 

by BontangPost
11 Agustus 2017, 12:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
BUTUH PROSES: Ketua DPRD Kaltim M Syahrun berharap masyarakat di daerah dapat memaklumi lambatnya akselerasi pembangunan oleh pemerintah saat ini.(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

BUTUH PROSES: Ketua DPRD Kaltim M Syahrun berharap masyarakat di daerah dapat memaklumi lambatnya akselerasi pembangunan oleh pemerintah saat ini.(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Syahrun: Bukan Kami Tidak Peduli, Tapi Bertahap

SAMARINDA – Kesenjangan pembangunan antara perkotaan dan daerah pelosok, diakui Ketua DPRD Kaltim M Syahrun sebagai pekerjaan rumah yang belum dapat diselesaikan jajarannya bersama pemerintah. Terlebih, dengan terus anjloknya APBD Kaltim dalam beberapa tahun terakhir. Serta banyaknya proyek skala besar yang sudah terlanjur dijalankan pemerintah. Salah satunya pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

“Hasil reses yang kami lakukan selalu kami usulkan di RKPJ pemerintah. Namun selalu terbentur oleh kewajiban-kewajiban (pembiayaan proyek multi years, Red) pemerintah,” kata pria yang karib disapa H Alung saat disambangi Metro Samarinda di ruang kerjanya di DPRD Kaltim, Rabu (9/8) lalu.

Meski demikian, Syahrun mengaku tetap memperjuangkan usulan pembangunan yang dibawa para wakil rakyat yang dia pimpin seperti dari Kutim, Berau, Kubar, dan beberapa daerah lain. Dia mengusulkan, supaya pembangunan di pelosok bisa maksimal, ada baiknya pemerintah kabupaten memaksimalkan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) yang sudah digelontorkan selama ini.

Baca Juga:  Puluhan Calon Jemaah Haji Lapor Polisi 

“Kalau kedua alokasi anggaran itu bisa dimaksimal lagi, saya kira pembangunan di desa bisa digenjot lagi. Kalaupun ada kebutuhan anggaran dalam skala besar, biarlah kami yang memperjuangkannya,” tuturnya.

Selain itu, Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim- telah mendorong pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar di daerah pelosok. Seperti jalan, listrtik, dan air. Selain bermanfaat bagi masyarakat, ketersediaan tiga aspek itu akan menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di daerah.

“Saya kira, kalau kebutuhan dasar itu sudah bisa ditangani pemerintah. Maka investor pasti bersedia berinvestasi. Ini yang akan kami perjuangkan ke pemerintah lewat kewenangan yang kami miliki,” ujarnya.

Namun demikian, politisi Partai Golkar Kaltim ini meminta masyarakat dapat bersabar dan memahami kondisi keuangan pemerintah saat ini. “Pembangunan jalan tol itu menyerap APBD dan APBN. Kita berharap dengan dibangunnya jalan itu Kaltim mendapatkan pengakuan secara nasional. Bila proyek itu selesai, tinggal kita tunggu investasi ke daerah,” ucapnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Ambil Formulir Cawabup

Menurutnya, jika proyek Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 kilometer selesai awal 2019 mendatang, maka beban APBD Kaltim akan berkurang. Selanjutnya tinggal bagaimana Pemprov Kaltim menarik lagi investor dan dukungan pusat dalam membangun jalan Tol Samarinda-Bontang.

“Setelah itu, pembangunan bisa dilanjutkan ke kawasan ekonomi khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kabupaten Kutim. Jika investor sudah menanamkan modal, maka kita tinggal memetik hasilnya,” jelasnya.

Harus dipahami masyarakat, kata Syahrun, kebijakan pemprov menggelontorkan dana dalam skala besar, baik untuk membangun jalan tol dan infrastruktur lainnya tidak bisa langsung dipetik dalam waktu dekat. “Selama lima tahun terakhir kita memang habis-habisan membangun infrastruktur. Tapi ke depan akan bisa dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok daerah,” sebutnya.

Baca Juga:  “Demi Kinibalu, Kami Rela Mati” 

Dia berharap, para investor yang sudah meneken kontrak pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda bisa membantu pemerintah melanjutkan pembangunan jalan Tol Samarinda-Bontang, hingga ke KEK MBTK. “Kami sudah menyetujui sebelumnya ada dua proyek multi years di KEK MBTK. Yakni jaringan listrik dan Sistem Irigasi Air Minun (SPAM). Ya, tinggal bagaimana investor melanjutkan pembangunan di situ nantinya,” bebernya.

Diakuinya, APBD Kaltim dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan. Dari yang semula mencapai Rp 15 triliun, turun ke Rp 13 tirilun, hingga di angka Rp 9 triliun. Apalagi dengan adanya pemangkasan dana bagi hasil (DBH). Karena itu, langkah yang bisa dilakukan pemerintah yakni meminta dana alokasi khusus (DAK) ditingkatkan.

“DAK selama ini selalu ada peningkatan. Nah, pemerintah harus mengejar itu, kalau mau pembangunan di daerah tetap berjalan lancar. Kami dari legislatif bersedia untuk sama-sama menghadap ke pemerintah pusat,” pungkasnya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaPembangunan Kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PT KNI Gelar Pelatihan Guru PAUD 

Next Post

Rusmadi Mengejar, Rita Tetap Kokoh 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.