• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

“Demi Kinibalu, Kami Rela Mati” 

by BontangPost
2 Agustus 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
DITOLAK: Warga Kelurahan Bugis dan Kelurahan Jawa Samarinda mendesak Pemprov Kaltim menghentikan pengerjaan proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu. (MUBIN/METRO SAMARINDA)

DITOLAK: Warga Kelurahan Bugis dan Kelurahan Jawa Samarinda mendesak Pemprov Kaltim menghentikan pengerjaan proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu. (MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

“Para Ketua RT di Kelurahan Jawa dan Bugis tidak ada satu pun yang bertanda tangan. Mereka datang bersama kami untuk menolak pembangunan masjid”. Yoyok Setiawan (Koordinator Aksi)

SAMARINDA – Pro kontra pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu, Kampung Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu kembali mengemuka. Rabu (1/8) kemarin, pengerjaan proyek yang diiniasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim itu diadang oleh warga setempat.

Dalam unjuk rasanya kemarin, puluhan warga kampung Bugis dan Jawa yang bermukim di daerah itu kembali menyuarakan penolakan atas proyek bernilai Rp 81,85 miliar itu. Padahal megaproyek yang telah mulai dikerjakan bulan Juni tersebut saat ini telah memasuki proses pengecoran pondasi bangunan.

Penolakan ini bukanlah kali pertama disuarakan warga. Namun Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memilih tetap melanjutkan proyek tersebut. Puncaknya pada 15 Mei lalu, Awang melakukan groundbreaking sebagai penanda awal pengerjaan pembangunan rumah ibadah umat Islam itu.

DITOLAK: Warga Kelurahan Bugis dan Kelurahan Jawa Samarinda mendesak Pemprov Kaltim menghentikan pengerjaan proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu. (MUBIN/METRO SAMARINDA)

Pantauan media ini, pada aksinya pagi kemarin, puluhan warga di dua kelurahan itu meluapkan penolakan dengan berdemonstrasi di samping lokasi pembangunan masjid. Di tengah cuaca mendung, para kaum adam dan hawa meneriakan yel-yel penolakan proyek pembangunan masjid tersebut.

Pukul 09.00 Wita, ratusan personel kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) provinsi hingga Kota Samarinda, telah berdiri tegap, membuat pagar penutup jalan di depan Masjid Al Mukmin. Tentu saja dengan beragam peralatan lengkap untuk menghentikan langkah massa jika sewaktu-waktu terjadi chaos atau keributan.

Baca Juga:  Klaim Tak Langgar Etika 

Baru 20 menit kemudian, para demonstran datang dengan beragam spanduk. Lalu membentangkannya di tengah ratusan massa dari aparat kepolisian, Satpol PP, dan warga yang ikut dalam demonstrasi itu.

“Kami rela mati demi Lapangan Kinibalu. Lapangan yang bersejarah bagi daerah dan kampung kami,” demikian seorang pendemo menyampaikan orasi.

DITOLAK: Warga Kelurahan Bugis dan Kelurahan Jawa Samarinda mendesak Pemprov Kaltim menghentikan pengerjaan proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu. (MUBIN/METRO SAMARINDA)

Setelah berorasi selama satu jam, Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa datang menghampiri massa aksi. Kedatangan orang kepercayaan gubernur tersebut justru tidak membuahkan hasil yang berarti.

Malah sebaliknya, terjadi adu mulut antara warga dan Gede Yusa. Sebab para demonstran tidak menerima pendapat pimpinan Satpol PP itu. Gede berusaha mencairkan suasana dengan memberikan jawaban terhadap tuntutan warga. Tentu saja sebagai bagian dari pemerintah, dia membela pemprov bahwa pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai mekanisme hukum.

Koordinator Aksi, Yoyok Setiawan menyebut, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masjid di Lapangan Kinibalu tidak mendapat persetujuan sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) di dua kelurahan tersebut. Malah warga mencium ada aroma pemalsuan tanda tangan untuk memuluskan penerbitan IMB.

“Para Ketua RT di Kelurahan Jawa dan Bugis tidak ada satu pun yang bertanda tangan. Mereka datang bersama kami untuk menolak pembangunan masjid,” tegas Yoyok.

Setelah berulang kali dilakukan dialog di tengah arus demonstran yang kian memanas, pada pukul 10.38 Wita, warga bersepakat mengirim 15 orang perwakilan untuk berdialog dengan Pemprov Kaltim.

Di lantai 6 Gedung Gubernuran Kaltim, Asisten I Setprov, Muhammad Sabani sudah menunggu perwakilan warga. Lalu dialog panjang dilakukan antara kedua belah pihak. Tangan kanan Gubernur Kaltim itu terlihat “gagap” memberikan jawaban terkait tuntutan warga.

Baca Juga:  Awang Ferdian Bidik Kursi DPD RI!!

Setelah mendapat tekanan secara bertubi-tubi, Sabani menelepon Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim Muhammad Taufik Fauzi.

“Hari ini kami hentikan sementara pekerjaan,” begitu Sabani berujar di hadapan perwakilan warga yang sudah menanti keputusan tersebut. Seketika suasana yang sebelumnya tegang berubah senyum dan tawa dari warga.

Setelah pertemuan ditutup, Yoyok Setiawan kembali menegaskan bahwa langkah tersebut bukan upaya terakhir yang dilakukan masyarakat. Pihaknya akan mengadukan pada aparat kepolisian terkait dugaan pemalsuan tanda tangan yang mengatasnamakan Ketua RT di Kelurahan Bugis dan Jawa.

“Indikasi manipulasi data IMB itu memang terjadi. Sampai sekarang ketua-ketua RT  tidak pernah tanda tangan sebagai dasar keluarnya IMB. Karena Pemkot Samarinda mengaku tidak pernah mengeluarkan IMB untuk pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu,” tuturnya.

Mendapat keputusan demikian, di tengah rintik hujan, puluhan warga yang sudah menunggu di samping lokasi pembangunan masjid kembali berkumpul. Mereka membentangkan spanduk untuk menyegel areal pembangunan masjid yang sedianya selesai di masa kepemimpinan Awang Faroek Ishak itu. (*/um)

DATA PEMBANGUNAN MASJID DI LAPANGAN KINIBALU SAMARINDA

PROYEK                                            NILAI PERENCANAAN

Masjid Pemprov Kaltim                        Rp 81.853.936.000.

Perencanaan Full Scope                        Bangunan Masjid

Tempat Wudu (pria dan wanita)

Rumah imam dan kaum

Ruangan tamu

Pagar lingkungan

Pos jaga

Kantin

Carport

Infrastruktur

Gapura 8 meter dan 6 meter

Baca Juga:  Pemprov Dapat Restu KLHK 

 

Pekerjaan Fisik Tahun 2018                          Fasilitas

Nilai Rp 64.831.000.000                               Bangunan masjid

Tempat wudhu (pria)

Ruangan imam dan kaum

Pagar lingkungan

Pos jaga

Infrastruktur dan elektrik kawasan

 

Pekerjaan Belum Dilakukan                  Fasilitas

Nilai Rp 10.853.936.000                       Bangunan tempat wudhu (wanita)

Ruangan tamu

Kantin

Gapura 8 meter dan 6 meter

 

Lahan                                                   Ukuran

Luas lahan                                            16.261 meter persegi

Bangunan Utama 3 Lantai                 6.514 meter persegi

Rumah Imam dan Kaum                      180 meter persegi

Rumah pompa dan genzet                     96 meter persegi

Kapasitas                                              3.500 jamaah

Toilet pria                                             13 unit

Tempat wudhu                                      66 unit

Pos jaga                                                  2 unit

Areal parkir R4                                    150 unit

Areal Parkir R2                                    400 unit

 

Konsultan dan Perencana                      : PT Widyacona Consultant

Konsultan Pengawas                             : PT Asri Adyatama

Kontraktor Pelaksana                           : PT bangun Cipta Kontraktor

Sumber Data: Dihimpun Metro Samarinda

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaPolemik Masjid Kinibalu
Share8TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Serapan Dana MYC Tak Maksimal? 

Next Post

Gubernur Bersikukuh Tetap Membangun

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.