• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
[the_ad_group id="8923"]
Home Breaking News

Bebas Stres, Hidup Lebih Lama

by BontangPost
15 Februari 2018, 08:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

GAYA hidup yang tidak sehat bisa membunuh Anda. Menurut penelitian, lebih dari 90 persen orang-orang mengikuti gaya hidup yang bisa memicu stres. Karena dua kebiasaan ini, tingkat tekanan darah, jantung dan otak yang menjadi korbannya. Sebaliknya, mengikuti gaya hidup bebas stres bisa membuat hidup Anda lebih lama. Para ahli menyatakan jika Anda menjalani gaya hidup yang sehat, maka kemungkinan besar akan mengalami kehidupan yang jauh lebih baik. Meskipun sulit menjalankan pola hidup sehat terutama setelah 40 tahun, tapi ketika melewati usia tertentu, Anda perlu bersantai karena hal-hal kecil bisa memicu masalah kesehatan. Mengapa tidak mengubah hidup Anda mulai dari sekarang?
Berikut ini kebiasaan sehari-hari yang bisa membunuh Anda, seperti dilansir laman Cheat Sheet.

Baca Juga:  Warga Bengalon Butuh Obat-obatan

Menambahkan pemanis ke dalam kopi.
Bagi orang dewasa yang super sibuk, kopi merupakan bagian yang sangat penting.
Tapi hati-hati juga, karena siapa saja yang suka membuat minuman kopi jauh lebih manis, malah bisa menambah hingga 50 kalori hanya dengan mencampur beberapa sendok gula.
Menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit, terlalu banyak tambahan gula bisa menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Selain tetap aktif, CDC merekomendasikan memotong kalori dari gula yang ditambahkan untuk mengurangi risiko masalah kesehatan yang bisa mengakibatkan kematian dini.

Ngemil nonstop.
Ngemil sepanjang hari membuat kadar gula darah semakin naik, namun Anda bisa menghindarinya asalkan memilih makanan ringan dengan bijaksana.
Ganti menu snack Anda dari junk food ke buah-buahan yang tentu saja menyehatkan tubuh.

Baca Juga:  Efektivitas Masker Kain Mampu Tangkal Virus Hingga 70 Persen

Menonton TV terlalu sering.
Kebanyakan orang tahu bahwa menonton TV tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan, tetapi Anda mungkin akan terkejut mendengar bahwa menonton TV terlalu sering bisa menyebabkan beberapa konsekuensi serius. Menurut penelitian yang dilaporkan pada USA Today, orang yang menonton TV setidaknya tiga jam sehari memiliki dua kali risiko kematian dini.Menonton adalah sifat pasif, aktivitas menetap dan tentu saja orang-orang yang melakukannya selama berjam-jam tidak memperhatikan segi gaya hidup mereka dan diet. Selain itu, ketika Anda menetap terlalu lama, pembuluh darah menjadi kaku sehingga mengakibatkan penumpukan kolesterol dalam arteri.

Mengonsumsi painkiller terlalu sering.
Terlalu sering menggunakan obat penghilang rasa sakit/painkiller bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius dalam waktu yang tidak begitu lama. Seiring waktu, penggunaan obat-obatan seperti ibuprofen atau aspirin bisa meningkatkan risiko ulkus, perdarahan gastrointestinal, tekanan darah tinggi dan serangan jantung.(fny/chi/jpnn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: gaya hidupkesehatan
ShareTweetSendShare
[the_ad id="77027"]
Previous Post

Pemain Susun Strategi Sendiri

Next Post

Penderita Diabetes Boleh Konsumsi Buah

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Capaian Pajak Sarang Walet di Bontang Masih Nihil

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.