• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Beli Gas 3 Kg, Wajib Bawa Kartu Miskin

by BontangPost
7 September 2017, 11:56
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
NENI MOERNIAENI(DOK/BONTANG POST)

NENI MOERNIAENI(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu yaNg menunjukkan pembeli benar warga miskin,” Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap masyarakat mampu secara ekonomi yang selama ini masih ketergantungan menggunakan tabung gas elpiji kemasan 3 Kg, untuk segera beralih ke gas elpiji non subsidi kemasan 5 Kg atau 12 Kg. Kelangkaan yang terjadi beberapa hari terakhir merupakan salah satu imbas dari penggunaan elpiji  melon yang celakanya juga digunakan oleh masyarakat mampu. Padahal, sesuai regulasi yang ada elpiji melon diperuntukkan bagi warga miskin.

Politisi Golkar ini menuturkan, rencananya ia bakal melakukan koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semisal,  Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pendataan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga:  Pertamina Pasang Peringatan di Tabung Elpiji Melon

“Agar elpiji melon ini tepat sasaran, jadi nanti harus memperlihatkan kartu ynag menunjukkan pembeli benar warga miskin. Kami juga akan meminta Diskop-UKMP untuk memonitoring agen pendistribusian resmi tabung gas. Supaya lebih tertib lagi menjual ke pengecer,” tutur dia.

Menurutnya, ketersediaan elpiji melon di Bontang sedianya sudah cukup mengakomodir kebutuhan gas bagi warga miskin. Dia menyebut, kuota elpiji melon ada sekira 16 ribu tabung, belum lagi tambahan sebanyak 5 persen sebelum Iduladha lalu. Jika dikonversi,  nominal tambahan tabung gas elpiji melon sebanyak 800 tabung.  Jumlah ini sebenarnya sudah bisa  mencukupi kebutuhan elpiji bagi warga miskin.

“Tabung gas elpiji kemasan 3 Kg disubsidi oleh pemerintah pusat untuk warga yang kurang mampu. Bagi orang mampu beli lah yang 5 Kg atau 12 Kg. Jangan yang 3 Kg,” kata Neni di sela gelaran operasi pasar, Rabu (6/9) kemarin.

Baca Juga:  Cegah Kelangkaan, Stok Gas Melon Ditambah Jelang Lebaran

Persoalan kebutuhan gas di Bontang, lanjut Neni, masyarakat miskin tak perlu risau lagi. Pasalnya, mulai dalam waktu dekat 8 ribu sambungan jaringan gas (Jargas) siap teraliri ke rumah warga. Kabar baiknya, tahun depan Pemkot mengusulkan tambahan kuota 14 ribu sambungan jargas lagi.

“Kami harap ibu-ibu tidak pusing lagi nantinya menggunakan tabung, Tapi sudah mulai beralih ke Jargas yang lebih efisien dan biaya lebih terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu Irto Ginting, Manager Mobgas MOR 6 Pertamina Balikpapan menjelaskan,  PT Pertamina sudah memasang peringatan berupa sablon bertuliskan “Hanya Untuk Masyarakat Miskin” pada tabung elpiji berkapasitas 3 Kg.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak sesuai kategori yang ditetapkan oleh pemerintah menggunakan elpiji 3 Kg yang merupakan produk bersubsidi.

Baca Juga:  Operasi Pasar Kanaan dan Bontang Lestari Sepi

Ia juga mengajak dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan serta mewujudkan pendistribusian dan penyaluran elpiji bersubsidi yang tepat sasaran.

Kemudian, terkait dengan mekanisme monitoring ketersediaan Elpiji 3 kg, Pertamina memiliki Sistem Monitoring Penyaluran LPG 3 Kilogram (Simolek). Sistem ini bertujuan untuk memantau jalannya distribusi epiji 3 Kg agar tepat sasaran, mulai dari agen resmi hingga ke seluruh pangkalan di bawah agen.

Apabila ada indikasi penyelewengan elpiji  bersubsidi, masyarakat dapat langsung melapor ke kepolisian setempat, dan Pemkot. “Terkait kuota memang ada batasan dari pemerintah pusat. Kami siap support pemerintah daerah agar LPG bersubsidi ini tepat sasaran,” ujarnya. (*/nug)

Tags: gas elpijiWarga Miskin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berdesakan, Berebut 3.360 Elpiji Melon

Next Post

Tak Kuat Antre, IRT Tumbang

Related Posts

Pendataan Warga Miskin Belum Tuntas, Dissos-PM Bontang Masih Tunggu Satu Kelurahan
Bontang

Pendataan Warga Miskin Belum Tuntas, Dissos-PM Bontang Masih Tunggu Satu Kelurahan

18 Agustus 2025, 08:00
3.445 Jiwa Masuk Warga Miskin di Berbas Pantai Bontang
Bontang

3.445 Jiwa Masuk Warga Miskin di Berbas Pantai Bontang

29 Juli 2025, 09:00
Di Balik Geliat Tambang Kutim; 37 Ribu Warga Masih Miskin, Hidup di Bawah Rp1 Juta Sebulan
Kaltim

Di Balik Geliat Tambang Kutim; 37 Ribu Warga Masih Miskin, Hidup di Bawah Rp1 Juta Sebulan

25 Juli 2025, 19:03
Data Warga Miskin di Bontang Lestari Susut Jadi 66 Kepala Keluarga
Bontang

Data Warga Miskin di Bontang Lestari Susut Jadi 66 Kepala Keluarga

23 Juli 2025, 09:30
Dua Warga Terima Bantuan, Masih Ada 14 Rumah di Pagung Bontang Numpang Listrik Tetangga
Bontang

Dua Warga Terima Bantuan, Masih Ada 14 Rumah di Pagung Bontang Numpang Listrik Tetangga

12 Juli 2025, 15:14
Pendataan Rampung, 1.407 Kepala Keluarga di Berebas Tengah Bontang Masuk Kategori Miskin
Bontang

Pendataan Rampung, 1.407 Kepala Keluarga di Berebas Tengah Bontang Masuk Kategori Miskin

9 Juni 2025, 15:11

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.