• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Berjuang Tuntaskan Masalah Kesejahteraan Tenaga Pengajar 

by BontangPost
23 Oktober 2018, 17:00
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Agus Haris. (DOK/PRIBADI)

Agus Haris. (DOK/PRIBADI)

Share on FacebookShare on Twitter

Agus Haris, salah satu anggota DPRD Bontang, mempunyai latar belakang seorang tenaga pengajar. Meski sudah duduk di kursi dewan, perjuangan untuk menuntaskan permasalahan dunia pendidikan pun tetap berlanjut. Salah satu keberhasilannya ialah menuntaskan regulasi sehubungan pemberian insentif terhadap guru sekolah swasta.

ADIEL KUNDHARA, Bontang

Guru dalam Bahasa Jawa merupakan akronim dari digugu lan ditiru (orang yang dipercaya dan diikuti). Artinya seorang tenaga pengajar tentunya akan menjadi panutan bagi murid-muridnya. Baik itu dalam penampilan, sifat, juga tingkah laku.

Profesi tersebut pernah ditekuni oleh Agus Haris. Karirnya mulai dibangun tatkala menjadi tata usaha di SMP Monamas pada 1999. Berbekal ijazah diploma II perpustakaan, Agus bertugas mengurusi segala administrasi sekolah.

“Saya jadi tata usaha tiga tahun, sampai 2002,” kata Agus Haris kepada Bontang Post, Senin (22/10) kemarin.

Kemudian, pria kelahiran Polmas ini diberi kepercayaan tambahan untuk memberi materi olahraga. Dalam sepekan, Agus harus mengajar selama enam jam untuk tiga kelas. Menurutnya, keterampilan berolahraga diperoleh karena kegemaran saat kecil.

“Jadi saya punya bakat sepak bola, voli, sepak takraw, dan tenis meja,” ucapnya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Bambang Nugroho (263); Masih Berkarya di Usia Senja, Cinta Dunia Seni dan Organisasi 

Rutinitas tersebut dijalani mulai 2003, selama lima tahun. Bahkan suami dari Nur Qalbi ini harus bekerja sambil menimba ilmu untuk memperoleh gelar sarjana. “Jadi paginya mengajar terus lanjut kuliah. Kondisi ini diperbolehkan oleh sekolah,” tuturnya.

Pada 2007, Agus diangkat menjadi kepala SMP Monamas. Namun, tugas memberikan mata pelajaran pun tetap dia lakukan.

Kegigihannya pun membuahkan hasil. Tahun 2008, bapak dari kedua anak ini menyandang gelar sarjana hukum. Sekolah pun akhirnya menambahkan jam mengajar menjadi 24 jam dalam sepekan. Dengan materi pelajaran yang harus disampaikan ialah PPKn.

Ia menyebut ada tiga hal yang dijumpai saat terjun mengajar. Meliputi kenakalan siswa, ketidaktahuan peserta didik terhadap materi pelajaran, dan beberapa murid yang memiliki kecerdasan lebih.

Diakuinya pendapatan saat menjadi tenaga pengajar sebesar Rp 5,2 juta. Rinciannya, Rp 2,5 juta merupakan gaji, insentif Rp 1 juta,  serta sertifikasi guru sebesar Rp 1,7 juta

Bukan itu saja, posisi lain pun juga berhasil ia genggam. Agus didapuk menjadi kepala sekolah di SMK Halal Bank di tahun 2010.

Baca Juga:  Bantah Terlibat, Sekwan Kembalikan Kerugian Negara

Dikatakannya, pengabdian dirinya ini mempunyai nilai historis. Ketika ia masih menjadi siswa, Agus pergi ke sekolah tanpa menggunakan alas kaki. Mengingat kondisi perekonomian orang tuanya tidak mampu untuk membelikan sepatu, karena berprofesi petani.

Kondisi itulah yang menjadi ingatan kala mengambil kebijakan. Agus tak mau ada siswa putus sekolah dikarenakan terbentur masalah ekonomi. “Di Bontang masih ada seperti itu dulu. Saat saya menjadi kepala sekolah tidak menekan kalau ada pembayaran yang terlambat walaupun esoknya ujian. Semua harus ikut ujian,” kata dia.

Saat duduk di Bontang Lestari (Sekretariat DPRD, Red.), pria yang aktif di organisasi kepemudaan ini pun tak lupa memperjuangkan rekan-rekannya, guru swasta. Dulunya, pemberian insentif harus  disertai dengan pengajuan proposal dan penyetoran laporan pertanggungjawaban di akhir periodenya.

Tercetuslah ide untuk menggagas peraturan daerah. Dikatakannya, pengurus persatuan guru swasta (PGS) pun akhirnya berpendapat jika akan lebih mudah jika ada salah satu anggota yang duduk di DPRD.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Suwardi (255), Modal Nekat, Sukses Jalankan Usaha Studio Foto

“Tahun 2008 saya masuk partai politik untuk menyambut usulan itu,” ujarnya.

Kebanggaan dirasakan Agus saat 2015, di mana perda mengenai pemberian insentif disahkan melalui rapat paripurna. Dituturkannya, penyelesaian tersebut bukan hanya hasil dirinya sendiri namun berkat dukungan dari anggota dewan lainnya.

“Saat itu apa yang menjadi niatan awal telah terpenuhi. Ada kebanggaan tersendiri,” tutur Agus.

Kini, beban tanggung jawab saat duduk menjadi dewan tinggal satu. Meliputi penyelesaian masalah tapal batas Sidrap. “Saya, berusaha segera menuntaskannya,” tukasnya. (***)

Tentang Agus Haris

Nama                             : Agus Haris

TTL                      : Polmas, 2 Maret 1972

Alamat                 : RT 21 Nomor 1, Guntung, Bontang Utara

Istri                      : Nur Qalbi

Anak                    : Asnur Ishar dan Ummy Hayyu Qoyyum

Riwayat Pendidikan       :

SD              : MIS Palele

SMP           : MTSN Tinambung

SMA           : SMAN Tinambung

Sarjana       : Universitas Trunajaya

 

Riwayat Organisasi       :

  • Ketua Kerukunan Balanipa Mandar
  • Sekretaris IPI
  • Ketua HIMMAH
  • Sekretaris PPM
  • Sekretaris PGS
  • Sekretaris KNPI
  • Sekretaris FKDM
  • Ketua KNPI
  • Ketua Partai Gerindra

Riwayat Pekerjaan

  • Direktur CV Sinar Borneo Jaya
  • Kepala SMP Monamas
  • Kepala SMK Halal Bank
Tags: Agus Harisdprdkisah inspiratif
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Beda Bersih Karena Baru Dibersihkan

Next Post

Ratusan Nelayan Beralih ke BBG 

Related Posts

Serahkan Bantuan untuk Dua Lansia di Bontang Baru, Agus Haris Pastikan Program Tengok Tetangga Tepat Sasaran
Pemkot Bontang

Serahkan Bantuan untuk Dua Lansia di Bontang Baru, Agus Haris Pastikan Program Tengok Tetangga Tepat Sasaran

24 Juli 2026, 14:50
Wawali Agus Haris Beri Peringatan Sekolah yang Tahan Ijazah Siswa; Berikan atau Kami Datangi
Bontang

Sekolah Rakyat Akan Dibangun di Wilayah Bontang Lestari, Gratis untuk Warga Miskin

4 Agustus 2025, 11:19
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Tekan Angka Pengangguran di Bontang, 5.425 Pencari Kerja Ditawarkan ke 1.087 Perusahaan
Bontang

Wawali Agus Haris Buka Layanan Laporan di Rumah Jabatan

10 Juli 2025, 13:36
Maju Pilkada Bontang, Agus Haris Tawarkan 17 Program Andalan
Bontang

Maju Pilkada Bontang, Agus Haris Tawarkan 17 Program Andalan

1 Juni 2024, 15:10
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.