• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Berpikir Positif Jadi Kunci Sukses Usaha

by M Zulfikar Akbar
20 Maret 2017, 13:00
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Markawi. (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

Markawi. (Muhammad Zulfikar/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Markawi (198)

Setiap membuka usaha, halangan dan rintangan pasti selalu ada. Sama seperti yang dirasakan Markawi saat pertama kali berdagang sate. Berbagai bentuk hinaan dan perlakuan tak pantas sering didapatkannya. Namun, Markawi punya cara mengatasinya dengan baik.

Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang

MERANTAU dari Surabaya pada 1989 silam, Markawi kala itu nekat berjualan rujak di daerah Loktuan. Nyaris 15 tahun lamanya berjualan rujak, seketika saja Markawi memutuskan banting setir menjadi pedagang sate pada 2004. Meski keadaan ekonomi keluarga kala itu masih susah, Markawi nekat saja berganti haluan. Berbekal gerobak sate yang dibuatnya, suami dari Rempuyanti ini kemudian berkeliling menjajakan satenya.

Pilihan Markawi berdagang sate kala itu mendapat tantangan besar. Dirinya punya pengalaman pahit, saat gerobak sate dagangannya kala itu dibuang ke tempat sampah. Tak sampai disitu saja. Pengusiran pun kerap dialami saat Markawi menempati suatu tempat untuk berdagang. “Lampu tiba-tiba diputusin, diusir dari tempat dagang. Bahkan saat pindah ke pasar, di bawah rombong (gerobak, Red.) saya dikasih kotoran,” kenang Markawi.

Baca Juga:  Mengabdi jadi Guru, Ingin Tingkatkan Pendidikan di Wilayah Pesisir

Namun, Markawi ternyata tak pernah menaruh dendam sedikit pun pada mereka. Justru, bapak empat anak ini berdoa jika dirinya adalah calon orang sukses di kemudian hari. “Saya berpikir positif saja. Saya hanya berdoa, mungkin saya calonnya orang enak. Tidak pernah misuh (memaki, Red.),” ujar pria asli Lamongan ini.

Suatu ketika, Markawi bermimpi mendapatkan rumah yang diidam-idamkannya. Namun meskipun hanya mimpi, Markawi pun mengamininya.”Namanya sudah ingin punya rumah,” katanya.

Terang saja, beberapa waktu kemudian Markawi mendapati satu rumah yang baru dijual oleh Bank Dhanarta. Melihat rumah tersebut baru dijual, dia pun nekat menemui manajemen bank tersebut untuk berniat membeli rumah tersebut. “Saya meskipun tidak punya uang tapi berani bertanya. Waktu itu oleh mereka, rumah tersebut dikasih harga Rp 550 juta,” ujarnya.

Baca Juga:  Melenggang ke Kompetisi Internasional, Ramayanti Asmara Mahasiswi asal Bontang Butuh Bantuan Donatur 

Namanya sudah berniat ingin mendapatkan rumah, Markawi pun mencari berbagai cara agar rumah tersebut bisa terbeli. Setelah berpindah-pindah mencari pinjaman, dia pun memutuskan menemui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tampaknya, keputusan tepat Markawi mendatangi bank tersebut. Baru sekali bertemu, bank tersebut akhirnya sepakat memberikan pinjaman kepada Markawi sebesar Rp 550 juta untuk membeli rumah tersebut. “Setelah mendapatkan rumah ini, baru dagangan sate saya pindah ke sini,” ucapnya.

Markawi memang tak berbicara banyak terkait omset yang didapatkannya saat ini. Namun, berkat usahanya, dia pun kini juga memiliki aset kebun. Bahkan, cicilan pembayaran rumahnya kepada bank pun akan segera terlunasi dalam waktu dekat. Segala capaiannya hingga saat ini, merupakan buah dari berpikir positif yang selama ini dilakukan Markawi. “Saya hanya berharap, kedua anak laki-laki saya mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan, melalui usaha saya ini,” pungkas Markawi. (bersambung)

Baca Juga:  Dari Hobi dan Seni hingga Koleksi Motor Antik Seharga Rp 350 Juta 

==Tentang Markawi==

Nama: Markawi

TTL: Lamongan, 1963

Alamat: Jalan Slamet Riyadi (samping BRI Loktuan)

Istri: Rempuyanti

Anak: 4 anak

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Identifikasi Lahan Bandara 70 Persen

Next Post

Edukasi Konservasi Hutan lewat Lomba Lintas Alam

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.