• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Bertahan dari Korona, Masyarakat Andalkan Petugas Delivery Makanan

by M Zulfikar Akbar
17 Februari 2020, 12:00
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Kfc China Contactless Delivery System 640x377

Ilustrasi: Petugas delivery restoran mengirimkan makanan ke masyarakat di Wuhan, Tiongkok yang tengah diisolasi karena virus korona. Pengiriman menggunakan metode Contact-Less. (RideApart)

Share on FacebookShare on Twitter

Dengan adanya status lockdown di Wuhan, Tiongkok, masyarakat jadi kesulitan mendapat akses kebutuhan pangan. Agar dapat tetap bertahan hidup, masyarakat menggunakan berbagai cara seperti mengandalkan petugas pengiriman atau delivery untuk menyuplai makanan.

Sebagaimana dilansir JawaPos.com dari RideApart, Minggu (16/2/2020), petugas delivery kini menjadi pahlawan tersendiri di wilayah tersebut. Selain itu, dengan kebutuhan masyarakat akan pangan yang juga tinggi, namun pergerakannya dibatasi demi alasan keamanan terhindar dari virus korona.

Petugas pengiriman menjadi sangat diminati di sana menurut South China Morning Post. Sebab, makan di luar jelas tak mungkin, sehingga beberapa pekerja restoran dialih-dayakan menjadi petugas delivery untuk mengirimkan makanan. Bahkan, perusahaan pengiriman seperti kebutuhan pangan dan restoran menawarkan bonus kepada pengendara yang bekerja lembur.

Baca Juga:  Bontang Status KLB, Belum Ada Keputusan Tutup THM

Tidak jelas bagaimana persediaan masuk ke Wuhan, tetapi di tempat-tempat seperti Shanghai, yang berjarak 500 mil atau sekitar 804 Km, toko-toko kelontong masih penuh dengan persediaan berlimpah, tulis Frankie Huang di New York Times.

Huang adalah warga negara Amerika yang saat ini hidup di Tiongkok dengan suaminya. Mereka bisa pergi, namun demi alasan keamanan, mereka tetap memilih kebutuhan pangan dikirimkan saja.

Namun, untuk meminimalisasi penyebaran virus, ada aturan khusus dalam pengantaran makanan. Mislanya KFC yang juga  menyediakan layanan kiriman atau delivery. Mereka menggunakan metode contacts less untuk setiap makanan yang dikirimkan.

Caranya, suhu petugas delivery ditentukan untuk memastikan mereka tidak demam, mencuci tangan sampai bersih, dan memakai masker pelindung. Kemudian, mereka mengantarkan makanan pada titik yang disepakati yang berjarak setidaknya dua meter (atau 6,5 kaki) dari pengirim dan penerima.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Tak Berniat Terapkan PSBB

Dengan kata lain, keduanya akan sama-sama menunggu di jarak yang sudah ditentukan. Makanan yang dikirimkan petugas dan akan diambil penerima berada di antara mereka.

Kemudian, si penerima mengambil makanan, memeriksa apakah semuanya baik-baik saja, dan melanjutkan perjalanan dengan makanan lezat mereka. Pun demikian dengan petugas delivery, mereka kemudian mengambil kotak makanan yang sudah kosong dan bergegas kembali ke restoran. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: coronavirustiongkokvirus koronawuhan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ketahui 7 Manfaat Buah Srikaya Untuk Kesehatan

Next Post

Dirjen Dukcapil: Bikin KTP-el dan KK Gratis

Related Posts

Tiongkok Tawarkan Proyek Infrastruktur di Ibu Kota Baru
Nasional

Tiongkok Tawarkan Proyek Infrastruktur di Ibu Kota Baru

20 Mei 2020, 16:30
Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam
Internasional

Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam

11 Mei 2020, 11:30
ABK WNI Diduga Diperbudak di Kapal Ikan Tiongkok
Internasional

ABK WNI Diduga Diperbudak di Kapal Ikan Tiongkok

7 Mei 2020, 10:30
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.