• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Besok, Guru Swasta Kutim Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur 

by BontangPost
15 Maret 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TUNTUT BOS: Para perwakilan sekolah swasta Kutim berfoto bersama di depan ruang rapat DPRD Kaltim. (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

TUNTUT BOS: Para perwakilan sekolah swasta Kutim berfoto bersama di depan ruang rapat DPRD Kaltim. (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Tuntut Kejelasan Dana BOS

SAMARINDA – Belum jelasnya anggaran untuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk sekolah-sekolah swasta di Kutai Timur (Kutim) terus dipertanyakan. Makanya, Kamis (16/3) para kepala sekolah dan guru dari sekolah-sekolah swasta di Kutim bakal turun dalam aksi damai yang digagas Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kaltim.

Sekretaris MKKS Kutim Akhmad Yamsi menuturkan, aksi damai ini merupakan buntut dari tidak diberikannya dana BOS Provinsi dan BOS Daerah kepada sekolah-sekolah swasta. Ditambah lagi dalam rapat mediasi MKKS Kaltim yang dilakukan Komisi IV DPRD Kaltim di Gedung DPRD Kaltim Selasa (14/3) kemarin, tidak dihadiri pejabat Pemprov yang berwenang.

“Karena itulah MKKS Kaltim menyepakati akan dilakukan aksi damai Kamis lusa (besok, Red.). Kami perwakilan dari Kutim akan ikut bersama teman-teman dari daerah-daerah lain di Kaltim untuk turun aksi,” kata Yamsi kepada Metro Samarinda (Bontang Post Group/Kaltim Post Group).

Baca Juga:  Sudah Ada Pemenang Tender, Pembangunan Jembatan Masabang Masih Cari Lokasi Strategis  

Dia menerangkan, ihwal aksi damai ini adalah pengalihan pengelolaan SMA/sederajat dari kabupaten/kota ke Pemprov Kaltim. Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Berdasarkan undang-undang ini, untuk penyaluran BOS dialihkan menjadi kewenangan Pemprov terhitung sejak tahun ini. Namun dalam praktiknya, dana BOS Provinsi hanya diberikan kepada sekolah negeri.

“Dana BOS beserta insentif hanya diberikan kepada sekolah negeri. Padahal sekolah swasta juga merupakan bagian dari anak negeri,” terangnya.

Sesuai kesepakatan dalam dalam rapat MKKS di ruang rapat DPRD Kaltim kemarin, disepakati aksi damai ini akan digelar besok hari sekira pukul 09.00 Wita. Aksi damai akan dimulai dari GOR Segiri, untuk kemudian bergerak ke Kantor Gubernur. Pihaknya berharap, dalam aksi damai ini para pejabat Pemprov Kaltim yang berwenang dalam penetapan kebijakan bisa ikut hadir khususnya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Baca Juga:  Pertamina Beri Bantuan Motor Pengangkut Sampah

“Ada 14 sekolah swasta di Kutim yang akan terlibat dalam aksi ini. Sesuai arahan dari MKKS Kaltim, setiap sekolah nanti mengirimkan perwakilan minimal dua orang dalam aksi ini,” tambah Yamsi.

Sementara itu Suin Rudianto, Kepala SMK Swasta Muhammadiyah Sangatta Utara yang turut dalam rombongan mengatakan, mempertanyakan komitmen Gubernur Kaltim dalam peningkatan kualitas pendidikan. Sepengetahuannya, gubernur adalah sosok yang begitu peduli terhadap pendidikan di Kaltim.

“Makanya kami menyesalkan hingga kini belum ada pernyataan dari gubernur mengenai nasib dana BOS untuk sekolah swasta,” kata Suin.

Dia sebenarnya tidak mempermasalahkan adanya peralihan pengelolaan sekolah dari kabupaten/kota ke provinsi. Bahkan dia berharap dengan dipindahkannya penyaluran BOS dari daerah ke provinsi, sekolah swasta bisa mendapatkan penambahan jumlah dana yang diberikan. Namun kenyataannya, hingga kini dana BOS untuk sekolah swasta belum juga cair.

Baca Juga:  PKB Lirik Syahrie Jaang 

“Selain itu, dana BOS daerah triwulan IV 2016 juga belum cair. Alasannya defisit. Sementara untuk BOS Provinsi dari notulen rapat pemerintah, hanya sekolah negeri yang mendapat BOS. Padahal kami ini sama-sama anak negeri,” tandasnya.

MKKS Kaltim yang terdiri dari perwakilan kepala-kepala sekolah se-Kaltim Selasa kemarin mendatangi Kantor DPRD Kaltim untuk mediasi dengan pihak Pemprov mempertanyakan kejelasan BOS untuk sekolah swasta. Namun karena rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV Zain Taufiqurrahman tersebut tidak dihadiri pejabat Pemprov berwenang, rombongan MKKS memutuskan walk-out dan menyepakati menggelar aksi damai besok. (luk)

Tags: demoguru swastaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bimbing Siswa SLB Hasilkan Karya, Telaten Jadi Kunci Utama

Next Post

Bontang Kirim Empat Duta Pemuda

Related Posts

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong
Bontang

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong

18 Agustus 2026, 18:38
Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09
Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot
Bontang

Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot

12 September 2022, 15:43
Nasib Guru Swasta di Bontang Selama Pandemi: Tak Berpenghasilan, Tetap Mengajar Demi Pengabdian
Bontang

Nasib Guru Swasta di Bontang Selama Pandemi: Tak Berpenghasilan, Tetap Mengajar Demi Pengabdian

10 Juli 2020, 16:30
Selama 3 Hari, Pemkot Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Guru Swasta di Bontang
Bontang

Selama 3 Hari, Pemkot Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Guru Swasta di Bontang

10 Juli 2020, 14:30

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.