• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PGS Minta Akomodir Guru Swasta ke Sekolah Negeri

by M Zulfikar Akbar
9 April 2019, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Penurunan daya tampung siswa sekolah swasta pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun lalu berdampak. Pasalnya besaran jumlah siswa secara tidak langsung erat kaitannya dengan pendapatan guru.

Ketua Persatuan Guru Swasta (PGS) Baidlowi mengatakan, guru swasta bergantung pada jam mengajar. Semakin dikit jumlah rombongan belajar (rombel) mempengaruhi besaran jam mengajar.

“Kalau muridnya sedikit otomatis pendapatannya pun kecil,” kata Baidlowi.

Pendapatan guru swasta berasal dari dua sumber. Berupa gaji dari pihak yayasan dan insentif dari Pemkot Bontang. Diketahui, gaji guru swasta per pertemuan berkisar empat ribu sampai tujuh ribu rupiah.

Baidlowi berujar berdasarkan peraturan daerah, untuk pemberian insentif harus memenuhi 24 jam. Jika ingin mendapatkan 100 persen. “Kalau tidak sampai 24 jam hanya mendapat 70-80 persen dari total besaran yang semestinya diterima,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekolah Negeri Tambah Rombel, Sekolah Swasta Menjerit

Menanggapi pertambahan rombel di sekolah negeri, Baidlowi meminta kepada Pemkot Bontang untuk mengakomodir guru swasta yang minim jam mengajarnya. Tentunya, guru swasta tersebut sesuai dengan kualifikasi bidang studi yang dibutuhkan.

“Itu jalan keluar yang tetap. Karena masyarakat antusias menyekolahkan putra-putrinya di sekolah negeri. Akibatnya banyak sekolah swasta yang tidak mendapatkan siswa,” ucap Baidlowi.

Selain itu, pelaksanaan PPDB wajib menggunakan mekanisme bina lingkungan. Agar pemerataan kualitas pendidikan terjadi. “Jangan ada sekolah yang hanya mengambil siswa–siswi yang pintar. Radius 100-200 meter harus diterima,” pintanya.

Di samping itu, Badlowi meminta kepada sekolah swasta memenuhi 8 standar nasional pendidikan. Pasalnya, jika tidak maka potensi untuk mendapatkan siswa di setiap ajaran baru kalender pendidikan semakin sulit.

Baca Juga:  HORE!!! Insentif Guru SMA Swasta Segera Cair 

Diberitakan, beberapa sekolah swasta tahun lalu mengalami penurunan jumlah rombel. Akibat dari meningkatnya jumlah rombel di sekolah negeri. Salah satunya yang terjadi di SMP Muhammadiyah. Dua tahun lalu, sekolah yang berlokasi di Jalan Gamelan ini membuka empat rombel. Namun, tahun lalu hanya tersisa dua rombel.

“Sepertinya tahun ini ada bertambah lagi. Informasi yang saya dapat ada tiga rombel di dua sekolah negeri,” pungkas Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Syamsuddin. (ak/prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: guru swastapgssekolah negeri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jos Darmawan, Koleksi 200-an Mobil Kuno dan Kenangan yang Tak Bisa Dibeli

Next Post

Soal Perekrutan PPPK, Neni Ingin Dilakukan di Daerah

Related Posts

Larang Perusahaan Lakukan PHK
Bontang

Infrastruktur Sekolah di Bontang Butuh Perhatian, Perlu Skala Prioritas Perbaikan

21 Juli 2020, 13:00
Nasib Guru Swasta di Bontang Selama Pandemi: Tak Berpenghasilan, Tetap Mengajar Demi Pengabdian
Bontang

Nasib Guru Swasta di Bontang Selama Pandemi: Tak Berpenghasilan, Tetap Mengajar Demi Pengabdian

10 Juli 2020, 16:30
Selama 3 Hari, Pemkot Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Guru Swasta di Bontang
Bontang

Selama 3 Hari, Pemkot Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Guru Swasta di Bontang

10 Juli 2020, 14:30
Sekolah Negeri Tambah Rombel, Sekolah Swasta Menjerit
Bontang

Sekolah Negeri Tambah Rombel, Sekolah Swasta Menjerit

5 April 2019, 19:00
Duh! Jaminan Kesehatan Guru Swasta Terbentur Regulasi
Bontang

Duh! Jaminan Kesehatan Guru Swasta Terbentur Regulasi

28 Februari 2019, 13:30
Terkait Musibah Tenggelamnya Pelajar di Beras Basah, Dewan Minta Safety Ditingkatkan
Bontang

Tak Bisa Bayar BPJS Kesehatan, Setiyoko: Naikkan Insentif Guru Swasta sampai UMK

4 Februari 2019, 20:24

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.