• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tak Bisa Bayar BPJS Kesehatan, Setiyoko: Naikkan Insentif Guru Swasta sampai UMK

by M Zulfikar Akbar
4 Februari 2019, 20:24
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Setiyoko Waluyo(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Setiyoko Waluyo(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

FAKTA masih adanya guru swasta yang gajinya di bawah upah minimum kota (UMK), bahkan rela tak digaji terungkap. Hal ini disampaikan saat rapat dengar pendapat Komisi I DPRD Bontang dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, BPJS Kesehatan Bontang, Badan Koordinasi Dakwah Indonesia Bontang (BKDIB), Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bontang, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Bontang, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Bontang, dan Persatuan Guru Swasta (PGS) Bontang di ruang rapat lantai 2 sekretariat DPRD Bontang, hari ini (4/2/2019). Hadir dari komisi I, Bilher Hutahaean, Setiyoko Waluyo, dan Yanri Dasa.

Selain mendengar langsung keluhan dari masyarakat soalnya minimnya gaji guru swasta, Sekretaris PGS Marselinus yang hadir pada rapat itu pun mengungkap jika masih ada guru yang tak dapat gaji, hanya mengandalkan insentif dari pemerintah semata. “Kalau jalan-jalan ke SD Sidrap Luar, itu guru-gurunya tak digaji. Sekolah swasta yang lain ada yang hanya Rp 75 ribu sebulan,” ucap Marselinus.

Baca Juga:  Sempat Diskorsing, Tiga Raperda Akhirnya Disahkan

Menanggapi hal tersebut, Setiyoko pun menyebut sejak 2015 sudah memperjuangkan kenaikan insentif guru-guru swasta sampai di atas UMK. Namun pada kenyataannya masih banyak hambatan yang ditemukan. Minimnya gaji guru tersebut, berdampak pada iuran BPJS Kesehatan yang tak terbayar. Akibatnya, status kepesertaan mereka pun nonaktif.

“Kalau masih tak ada celah hukum, saya minta pak Kadis (Bahauddin, Red.) menyampaikan ke bu wali, agar menaikkan insentif guru-guru swasta sampai di atas UMK,” kata legislator asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Diberitakan sebelumnya, rapat terkait migrasi jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) ke BPJS Kesehatan ini belum menemukan titik terang. Akibat yayasannya tak mampu membayar iuran BPJS Kesehatan, kepesertaan mereka terpaksa nonaktif sehingga mereka membayar pelayanan kesehatan secara mandiri. (zul)

Baca Juga:  Lewat Media, Badak LNG Sampaikan Permohonan Maaf Kepada DPRD Bontang

 

Tags: bpjs kesehatandprd bontangguru swastaKomisi I
Share290TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ratusan Guru Swasta Sulit Bayar BPJS Kesehatan, Peraturan Presiden Jadi Ganjalan

Next Post

PS PU Bontang Wacanakan Pindah Kompetisi

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya
Bontang

Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya

25 September 2026, 14:19
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.