• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Biar Tepat Sasaran, Beli Solar Pakai Fuel Card Bakal Diterapkan di Bontang

by Redaksi Bontang Post
4 Juni 2022, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Antrean solar mengular di sejumlah SPBU

Antrean solar mengular di sejumlah SPBU

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dugaan kasus pengetapan BBM jenis solar bersubsidi berhembus di Kota Taman. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bakal menerapkan skema pengawasan penyaluran bahan bakar tersebut di Bontang. Manager Commrel Area Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga August Susanto Satria mengatakan daerah yang sudah menerapkan program fuel card 2.0 ialah Samarinda dan Balikpapan.

“Ke depannya penerapan program Fuel Card ini akan dilakukan juga di Kota Bontang,” kata August.

Tujuannya ialah agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran. Selain itu memudahkan dalam monitoring. Saat ini Pertamina sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk teknis pelaksanaan program terkait. Menurutnya Fuel Card membantu menjaga penyaluran solar subsidi dengan cara melakukan registrasi kepada pengguna Solar JBT.

“Supaya Solar JBT benar-benar digunakan oleh pihak yang berhak,” ucapnya.

Sebagai bentuk pengawasan solar subsidi, Pertamina pun menerapkan pencatatan nomor polisi yang dilakukan di SPBU. Saat melakukan pengisian BBM. Satu nopol hanya boleh melakukan sekali pengisian setiap harinya. Dengan maksimal pembelian seperti yang ditetapkan dan diatur oleh BPH Migas Nomor 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020.

Baca Juga:  Perjuangan Sopir Truk Bontang Mendapatkan Solar; Antre Sejak Subuh, Minta Tambahan Kuota

Rinciannya roda empat pribadi maksimal 60 liter tiap hari. Kemudian angkutan umum orang/barang berdoa empat maksimal 80 liter/hari. Angkutan umum orang/barang roda 6 maksimal 200 liter per hari.

“Artinya yang melanggar jika pembelian tiap hari di atas batas maksimal,” tutur dia.

Selain itu Pertamina berkomitmen menyalurkan energi ke masyarakat. Termasuk solar subsidi sesuai kuota yang ditetapkan mengacu kepada SK BPH Migas. Kuota ini ditetapkan dari level provinsi hingga ke lembaga penyalur atau SPBU.

Ia mengimbau agar pengusaha truk menggunakan bbm secara bijak. Jika memang truknya tidak berhak menggunakan solar subsidi agar pindah ke Dexlite dan Solar Industri. Bagi oknum yang menggunakan kesempatan untuk menimbun dan menjual kembali, maka itu merupakan tindak pidana.

Baca Juga:  Antre Solar di SPBU Kilo 3, Pengemudi Truk Diduga Dikeroyok

“Bisa ditindak oleh aparat penegak hukum,” urainya.

Sebelumnya diberitakan ada oknum pengendara yang memanfaatkan dari terbatasnya ketersediaan solar. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan hasil berbincang dengan sopir yang mengantre, umumnya mereka mengaku pengetap. Bahkan ada bos yang memberi upah terhadap sopir tersebut. Narasumber merupakan warga yang tinggal di dekat salah satu SPBU di Bontang.

“Memang kerjaannya demikian (pengetap),” kata warga tersebut.

Tak hanya itu, beberapa sopir itu juga memberikan sedikit upeti terhadap petugas SPBU. Sehingga mendapatkan kesempatan untuk membeli yang kedua kalinya. Ia menuturkan beberapa kendaraan itu berada dalam satu koordinasi.

“Karena kendaraan yang antre tiap hari-hari itu saja,” ucapnya.

Baca Juga:  Antrean Solar di Bontang Sudah Meresahkan

Ia meminta aparat untuk sering melakukan pengecekan ke lapangan. Agar fenomena ini segera dapat terungkap. Sementara Anggota Komisi II DPRD Nursalam mengatakan jika benar ini kejadiannya maka pihak terkait haris melakukan pengawasan kendaraan. Terutama yang bolak-balik mengantre.

“Memang tidak masuk akal BBM satu kendaraan habis dalam sehari. Masak hari ini mengantre besok ikut lagi. Itu mencurigakan,” tutur dia.

Tak hanya pihak keamanan, Diskop-UKMP juga harus turun tangan. Jika terbukti ada petugas SPBU yang menerima suap harus diganjar sanksi. Bisa juga dengan mencabut izinnya operasional SPBU jika pelanggaran ini dilakukan secara masif. “Harus ada efek jera karena banyak warga yang sudah mengeluh dengan fenomena ini,” sebut politikus Golkar ini. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: antre solar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Makin Mudah Maju Pilkada, Mantan Napi Narkoba, Judi, hingga Asusila Diperbolehkan

Next Post

Ridwan Kamil Undang Warga yang Ingin Mendoakan Eril di Gedung Pakuan

Related Posts

Pemkot Bontang Batal Ajukan Tambahan Kuota Solar
Bontang

Soal Praktik Curang Pengetap Solar, Pengamat Hukum; Bisa Dipenjara Tiga Tahun

3 Juni 2022, 15:30
Kasus Penganiayaan Sopir Truk Antre Solar, Divonis Pidana Percobaan Satu Bulan
Kriminal

Kasus Penganiayaan Sopir Truk Antre Solar, Divonis Pidana Percobaan Satu Bulan

3 Juni 2022, 11:47
Pemkot Bontang Batal Ajukan Tambahan Kuota Solar
Bontang

Pengelola SPBU Bontang Jangan Layani Pengetap

1 Juni 2022, 12:00
Antre Solar di SPBU Kilo 3, Pengemudi Truk Diduga Dikeroyok
Kriminal

Penganiayaan Sopir Truk di SPBU, Polres Periksa Satu Terduga

30 Mei 2022, 11:18
Pemkot Bontang Batal Ajukan Tambahan Kuota Solar
Bontang

Antrean Solar di Bontang Sudah Meresahkan

30 Mei 2022, 11:00
Antre Solar di SPBU Kilo 3, Pengemudi Truk Diduga Dikeroyok
Kriminal

Antre Solar di SPBU Kilo 3, Pengemudi Truk Diduga Dikeroyok

29 Mei 2022, 21:59

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.