• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Bisa Kuliahkan Anak, Omset Rp 39 Juta per Bulan

by BontangPost
13 April 2017, 12:30
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
SUKSES: Kani Kacam sedang melayani pembeli.  (Foto Dhedy/Sangatta Post)

SUKSES: Kani Kacam sedang melayani pembeli.  (Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Kani Kacam, Sukses jadi Pengusaha Ayam Goreng 

 TAK harus bekerja di perusahaan untuk mendapatkan penghasilan lumayan. Kani Kacam (46) contohnya, hanya dengan berjualan ayam goreng, dia mampu kuliahkan anaknya.

Kani Kacam, warga Masabang Desa Sangatta Selatan Kecamatan Sangatta Selatan ini sudah berdagang kecil-kecilan sejak lima tahun lalu, namun hasilnya melimpah. Pria anak dua tersebut hanya berjualan fried chicken (ayam goreng tepung) menggunakan rombong di bibir jalan Diponegoro Sangatta Selatan. Dengan hanya membutuhkan waktu delapan jam setiap hari, dirinya bisa meraup omset  Rp 39 juta  dalam sebulan.

“Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Paling minim Rp 1,3 juta sekali jual. Mulai pukul  2.30 sore hingga 23.00 wita malam,” ujar Kani yang kerap disapa  Pak Kumis itu.

Baca Juga:  Banyak Sekolah Kekurangan SDM

Ada beberapa varian yang ditawarkan kepada konsumen. Mulai dari daging tepung, kulit tepung, ceker tepung, usus tepung serta kepala tepung. Semua bagian ayam dijual secara terpisah. Harganya pun beragam. Mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu.  Murahnya harga membuat konsumen berlomba-lomba. Terlebih, pembelian banyak akan mendapatkan bonus spesial. Maka wajar, dagangannya laris manis. Sangat jarang tersisa karena tingginya peminat.

“Sangat disyukuri. Karena pada saat kami buka dagangan ini lima tahun lalu, langsung banyak peminatnya. Alhamdulillah sekali bertahan sampai sekarang dan semakin banyak langganan kami,” kata pria humoris ini.

Dari hasil usaha tersebut, dirinya bisa membawa anaknya sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Yakni berhasil meraih serjana pada awal 2017 lalu. Dilanjut anak kedua yang masih duduk di bangku SMP di Jawa. Semuanya hasil jerih payah penjualan ayam goreng.

Baca Juga:  Rp 90 Juta Bisa Dapat Rumah

“Lagi-lagi saya beryukur, karena sudah banyak uang hasil jualan ini untuk kepentingan semua. Saya sudah punya karyawan, bisa biayai anak sekolah sampai serjana serta membuka toko kecil-kecilan di jawa. Hasilnya ini sangat berkah sekali,” katanya.

Dirinya berharap, hasil usaha yang dirintisnya dari nol tersebut bisa meningkat lagi. Sehingga dapat mempekerjakan orang banyak serta membiayai keluarga. “Doakan saja maju, berkembang dan bermanfaat bagi semuanya. Jikapun bisa, dapat dibantu oleh pemerintah dalam memajukan usaha saya ini,” harapnya. (dy)

Tags: Kisah Inspirasisanggata post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Uang Baru Sebanyak Rp 30 M Disebar di Kutim 

Next Post

Seleksi Calon Paskibra Dimulai

Related Posts

Sempat Terseret Tsunami, Lolos dari Maut Setelah Naik Gunung
Feature

Sempat Terseret Tsunami, Lolos dari Maut Setelah Naik Gunung

4 Oktober 2018, 11:31
Permainan Tadisional Dijadikan Lomba Agustusan 
Feature

Permainan Tadisional Dijadikan Lomba Agustusan 

12 Agustus 2018, 11:50
Istri Jadi Tulang Punggung, Hidupi Empat Anak
Feature

Istri Jadi Tulang Punggung, Hidupi Empat Anak

28 Maret 2018, 11:00
Terbaring dalam Petak Warung, Cukupi Kehidupan dari Hasil Jualan 
Feature

Terbaring dalam Petak Warung, Cukupi Kehidupan dari Hasil Jualan 

1 Maret 2018, 11:50
Kalah Senjata dan Pengalaman, Kota Jatuh ke Tangan Belanda
Feature

Kalah Senjata dan Pengalaman, Kota Jatuh ke Tangan Belanda

30 Januari 2018, 11:30
Belanda Terus Menggempur, Para Pejuang Terkepung
Feature

Belanda Terus Menggempur, Para Pejuang Terkepung

28 Januari 2018, 11:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.