• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Istri Jadi Tulang Punggung, Hidupi Empat Anak

by BontangPost
28 Maret 2018, 11:00
in Feature
Reading Time: 1 min read
0
DITINGGAL BERSAMA 4 ANAK: Istri Sardi, korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Mangkalihat pada 11 Februari, kini harus menghidupi empat orang anaknya.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

DITINGGAL BERSAMA 4 ANAK: Istri Sardi, korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Mangkalihat pada 11 Februari, kini harus menghidupi empat orang anaknya.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

KECELAKAAN di Perairan Tanjung Mangkalihat, Kecamatan Sandaran, Kutim pada 11 Februari, masih menyisakan cerita. Empat lelaki dari tujuh penumpang kapal HM Tawarani yang hilang tenggelam, menjadi beban bagi istrinya.

Salah satu istri dari koban kapal tenggelam itu, yakni Andi Kasmawati. Suaminya, Sardi (45), hingga saat ini masih belum ditemukan. Setelah tenggelam karena kapal Tawarani yang ditumpanginya untuk pergi memancing, saat itu bertabrakan dengan kapal pengangkut tugboat.

Sardi diketahui merupakan seorang pedagang ikan di Sangatta. Dalam kesehariannya semasa hidup, Sardi menjual bermacam ikan di kediamannya, Jalan Pendidikan, Sangatta Utara, tepat di depan sebuah hotel berbintang lima.

Istrinya, biasanya bertugas menjaga empat orang anaknya, sembari membantu Sardi berdagang.

Baca Juga:  Diduga Tak Wajar, Keluarga Korban Lapor Penyidik

Kasmawati kehilangan suaminya dan kini harus bertanggungjawab atas keberlangsungan hidup empat anaknya.

Adapun buah hatinya itu, paling bungsu berusia 10 bulan, dan tersulung sudah bersekolah kelas 3 SD.

Staf Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Setkab Kutim Maryana menjelaskan, agar masyarakat Kutim mau menyisihkan sebagian rezekinya untuk perempuan tersebut. Sebab, Kasmawati saat ini menjadi tulang punggung keluarga, sangat memerlukan bantuan.

Sementara diketahui, kecelakaan di Perairan Tanjung Mangkalihat tersebut telah berlanjut ke tahap penyidikan. Nakhoda tugboat pembawa tongkang yang menabrak kapal pemancing HM Tawarani itu telah menjalani pemeriksaan.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan didampingi Wakapolres Kompol Supriyanto menjelaskan, nakhoda kapal tersebut telah diamankan dengan status sebagai saksi. Sudah pada tahap penyidikan, namun belum ada keputusan untuk menjadikan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Pelaporan Absensi Pegawai Sudah 80 Persen 

“Beberapa kru dan nakhoda kapal telah diperiksa,” ucap dia, beberapa waktu lalu.

Pencarian terhadap empat orang korban yang belum ditemukan dari total tujuh korban, sebelumnya sudah diserahkan ke pihak Basarnas Toli-Toli, Gorontalo, Sulawesi Tengah.

Sebab, sebelumnya dua korban, Jakaria dan Marten yang ditemukan selamat, larut sampai ke perairan Toli-Toli. Potensi adanya empat korban lainnya bisa jadi berada di perairan tersebut.

“Pencarian selanjutnya diserahkan kepada Basarnas Toli-Toli,” kata salah seorang anggota Basarnas Kutim,  Bongga belum lama ini. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kisah InspirasiSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Utang Malaysia

Next Post

Kutim Tingkatkan Pengawasan Orang Asing

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.