• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Boltim Diterjang Banjir

by M Zulfikar Akbar
27 Desember 2016, 07:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon

TUTUYAN—Akibat hujan lebat yang mengguyur Boltim, dua desa yaitu Togid dan Motongkad terkena banjir pada Minggu sore hingga malam hari. Menurut Sangadi Desa Togid Adi Makalunsenge, banjir terjadi akibat tanggul penahan air sungai jebol. “Ada sekitar 25 meter tanggul yang jebol,” ujarnya.

Menurut Makalunsenge, dirinya bersama aparat setempat langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk bantuan. “Senin pagi kita langsung membagikan bantuan dari Dinas Sosial. Ada 73 kepala keluarga yang terkena dampak banjir,” ungkap Makalusenge.

Makalunsenge mengaku, masyarakat yang terkena banjir mengharapkan agar adanya bantuan lainnya. “Kita akan berkoordinasi dengan BPBD, Dinkes, dan PU. Khusunya untuk segera membangun kembali tanggul yang jebol,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sjukri Tawil mengungkapkan, terkait penanganan tanggul yang jebol akan berkoordinasi dengan bupati dan dinas terkait. “Tanggul tersebut dibangun oleh provinsi. Soalnya ini akhir tahun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dinas PU: Penanganan Banjir Butuh Rp 340 M 

Sementara itu, Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Julius Pelealu mengaku, telah berkoordinasi dengan anggota tim siaga. “Berdasarkan laporan, banjir juga menimpa Desa Motongkad. Laporannya ada sekitar 30 rumah yang terkena dampak banjir. Kita berkoordinasi untuk memantau apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya

Di tempat lain, tak pernah terpikir dibenak Jamaludin Lahai, warga Desa Kayumoyondi, Kecamatan Tutuyan, Boltim, pada Minggu (25/12), akan menjadi hari terakhir dirinya melihat istri tercinta Hainah Mokoginta (53). Jamaludin bahkan tak pernah menyangka akan melihat dengan mata kepala sendiri, perempuan yang dinikahinya sejak tahun 1983, meninggal secara tragis akibat tertimpa pohon kelapa di samping rumahnya.

Baca Juga:  Ketua Komisi I Desak DPRD Kaltim Turun Tangan

Lamaludin mengisahkan, sekembalinya dari kebun dirinya beristirahat didalam rumah sederhana yang berdinding papan. “Tak ada firasat akan terjadi sesuatu pada istri saya,” ujarnya saat duduk di lantai bersama keluarga.

Menurut Jamaludin, saat itu semua anaknya terkumpul. Padahal tidak ada acara keluarga atau agenda lainnya. “Anak pertama, saya yang tinggal di Tompaso datang bersama anak mantu. Tak biasa semua anak terkumpul,” ujarnya.

Jamaludin mengisahkan, setelah hujan lebat berhenti, dirinya kemudian beraktivitas seperti biasa di dapur dan di belakang rumah karena berbecek dimasuki air. Selanjutnya, istrinya bersama suami anak pertama kemudian pergi untuk melihat keadaan kambing di samping rumah. “Saya sudah sempat melarang. Dan akhirnya anak mantu yang menemani,” ujarnya.

Saat kejadian naas tersebut terjadi, Jamaludin mengaku melihat langsung detik-detik istrinya tertimpa pohon kelapa. “Saya teriak awas, dia (almarhum) kelihatan bingung harus berbuat apa. Kejadian begitu cepat. Saya langsung berlari memeluk tubuhnya yang sudah penuh dengan darah dan masih ditindih batang pohon,” ucapnya, yang terlihat sangat trauma.

Baca Juga:  Klaim Tambang Bukan Dalang Banjir

Beberapa tetangga yang mendengar teriakan Jamaludin kemudian berkumpul. Bermodalkan dua orang perempuan dan empat orang laki-laki. Mereka kemudian sekuat tenaga mengangkat batang kelapa. “Sebagian tubuhnya tertindih. Bahkan kakinya tertancap ke dalam tanah, serta kepala dan kakinya terluka parah,” ujar salah satu tetagga yang sempat menolong.

Jamaludin mengaku, sejumlah masyarakat datang membantu dan berusaha membawa tubuh istrinya ke puskesmas. Namun tak lama kemudian mereka kembali. “Sejak saya peluk, saya sudah tahu istri saya sudah tiada,” ujarnya.(jpg)

Tags: banjirboltimsulawesi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

12 Tahun Tsunami Aceh

Next Post

Pemain Top Tanpa Klub, Tunggu Nasib di Bursa Transfer Januari

Related Posts

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.