• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Cabai Mahal Terjadi di Seluruh Indonesia

by M Zulfikar Akbar
13 Februari 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Kondisi tingginya harga cabai terjadi pula di seluruh Indonesia. (Dok Bontang Post)

Kondisi tingginya harga cabai terjadi pula di seluruh Indonesia. (Dok Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak Ada Penanganan Khusus dari Dinas

BONTANG – Krisis harga cabai yang melambung tinggi bukan hanya terjadi di Kota Taman. Melainkan terjadi di berbagai penjuru di negeri ini. Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (dulu Disperindagkop) menyatakan tidak memiliki program khusus dalam penanganan krisis ini.  Karena penyebabnya berasal dari kurangnya pasokan cabai secara nasional.

“Bukan hanya di Bontang, di daerah-daerah lain juga begitu (harga naik, Red.). Dari kami tidak ada program khusus untuk penanganannya,” kata Mursyid, kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Bontang saat dihubungi media ini, Ahad (12/2) kemarin.

Hal ini menanggapi keinginan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Bontang yang sebelumnya berharap Pemkot melalui dinas terkait bisa menstabilkan harga. Kata Mursyid, sejauh ini yang bisa dilakukan pihaknya sebatas memantau perkembangan harga komoditas termasuk cabai di tiga pasar yang ada di Indonesia.

Baca Juga:  Yoo Mann.. Ini Dia Hebohnya Parade Musik Reggae

“Pasokannya masih belum stabil karena gangguan cuaca. Kalau kondisinya membaik harganya pasti akan kembali stabil,” tambahnya.

Sementara terkait keinginan APPSI agar dilibatkan dalam peninjauan harga pasar, Mursyid mempersilakan bila memang berkeinginan begitu. Dalam hal ini, APPSI bisa menjalin komunikasi dengan dinas. Namun dia menekankan, bahwa dalam peninjauan ini, dinas tidak memiliki anggaran khusus. Hal ini diikarenakan kondisi defisit keuangan yang sedang terjadi.

“Meski tidak ada anggarannya, tapi kami tetap melakukan peninjauan harga di pasar satu kali dalam sepekan. Karena hal tersebut sudah menjadi tugas dan kewajiban kami. Bila asosiasi ingin ikut serta, ya silakan saja,” jelas Mursyid.

Diberitakan sebelumnya, belum stabilnya pasokan membuat harga cabai masih tinggi. Di Bontang, harga cabai biasa mengalami kenaikan signifikan. Di Pasar Rawa Indah misalnya, harga cabai biasa yang pekan lalu senilai Rp 95 ribu per kilonya, mengalami kenaikan sebesar Rp 25 ribu menjadi Rp 120 ribu di pekan ini. (luk)

Baca Juga:  Buat Jembatan Kecil untuk Seberangkan Material
Tags: bontangcabai
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

‘Gadget Bahayakan Perkembangan Anak’

Next Post

Serial Karang Mumus (08): Makin Banyak Jenis Minuman Tapi Sisa Sedikit Air Bersih

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.