Dihimbau Pakai Syal, Tidak Pergi Sendirian
MADINAH – Problematika tersesatnya rombongan calhaj dari Indonesia kembali terjadi. Kali ini calhaj dari Kabupaten Kutim sempat tersesat di area kompleks Masjid Nabawi, Madinah.
Hal ini dilaporkan Ketua Kloter 4 Tasnim Mu’in, setelah mendapatkan kabar bahwa salah satu jama’ahnya belum kembali ke pemondokannya di hotel Al-Salihiya Golden.
Tasnim Mu’in menjelaskan, bahwa jama’ah yang tersesat berkeinginan untuk masuk ke area Raudhah hanya seorang diri. Tapi berkat kesigapan tim pendamping dan kawan-kawan di kelompoknya, jama’ah yang tersesat sudah dapat ditemukan dan bisa kembali beristirhat di kamarnya.
“Kami menghimbau kepada seluruh jama’ah agar selalu menggunakan syal nya ketika bepergian. Jika keluar dari pemondokan atau ingin berpergian tidak sendirian,” pinta Muin.
Dia menambahkan, jika jamaah masih mengalami hal-hal yang bersifat membingungkan dan kesulitan untuk kembali, jama’ah dapat menuju pintu 15 Masjid Nabawi. Karena disitu ada petugas dan tim pendamping yang siap siaga.
“Jika bingung ke pintu 15 saja. Disana bisa dijemput langsung oleh petugas maupun pihak keluarga yang juga didampingi dengan tim pendampingnya,” katanya.
Rombongan calhaj Kutim sekarang berada dipemondokan Hotel Al-Salihiya Golden. Masuk pada kloter 4 gelombang 1 pada keberangkatan 2 Agustus lalu. Bergabung dengan rombongan Kota Balikpapan, Bontang dan Kubar yang totalnya mencapai 455 ditambah petugas.(dy)







