BONTANG – Sebagai tindak lanjut dari deklarasi bebas sampah yang sudah di komitmenkan oleh warga Kelurahan Tanjung Laut Indah beberapa waktu lalu, Jumat (21/4) kemarin Lurah bersama seluruh staf kelurahan dan komponen warga Tanjung Laut Indah melakukan pemasangan jaring di enam titik parit perbatasan antar RT.
Hal ini bertujuan agar sampah-sampah yang berasal dari RT maupun lokasi lainnya, tidak menumpuk pada satu titik, yakni di wilayah parit yang berlokasi di pasar sementara Rawa Indah seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang menjadi agenda Jumat bersih kelurahan itu juga dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan suaminya Andi Sofyan Hasdam, Camat Bontang Selatan, Kepala UPT Pasar, LPM, Pokja sehat, serta ketua RT dan warga RT 24, 25, 26, 27, 28, dan 29. Sembari memakai pakaian kebaya di momentum kartini kemarin, Neni pun juga turut melakukan pemasangan jaring secara simbolis di salah satu titik parit.
Lurah Tanjung Laut Indah Rosianton Herlambang menuturkan, pemasangan enam jaring ini di lakukan di empat wilayah RT, yakni di perbatasan RT 24, 26, 27,dan 28. Ke depan kata Rosianton, pihaknya berencana akan menambah titik jaring tersebut hingga ke perbatasan antara Kelurahan Tanjung Laut Indah dengan Kelurahan Tanjung Laut.
“Dengan dipasang jari di perbatasan ini, nantinya akan ketahuan sampah ini dari warga di RT berapa. Sehingga menjadi evaluasi bagi warga RT untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam parit. Petugas sampah pun juga nantinya akan lebih mudah untuk mengambil. Mereka tinggal menyerok saja sampah yang tersangkut di jaring tersebut,” terangnya.
Usai memasang jaring, Neni pun turut melanjutkan kegiatannya turun langsung mengecek kondisi pasar Rawa Indah dan lingkungan di sekitarnya. Neni pun turut memberikan instruksi agar kelurahan dan instansi terkait bisa segera membersihkan barang-barang bekas sisa bongkaran pedagang beberapa waktu lalu.
“Semoga dengan pemasangan jaring sampah ini tidak ada lagi penumpukan sampah terutama di wilayah parit Pasar Rawa Indah. Sehingga ketika hujan, tidak ada lagi banjir di beberapa Rt akibat aliran air yang tersembat,” harap Rosianton. (bbg)







