BONTANG – Dua kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi Minggu (7/10) dini hari lalu, di dua lokasi dan jam yang berbeda. Meski tak ada korban meninggal, kerugian materiel tetap terjadi akibat dari laka tersebut.
Oleh karenanya, Polres Bontang mengimbau para pengendara baik mobil atau motor mengikuti peraturan lalu lintas. Serta tidak menyetir ketika dalam keadaan tidak sadar atau mabuk.
Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas AKP Irawan Setyono mengatakan, kejadian laka lantas rata-rata terjadi karena pengendara yang melebihi batas kecepatan dalam kota. Selain itu, para pengendara juga tidak konsentrasi dalam mengemudi sehingga terjadilah laka lantas tersebut.
“Laka lantas yang terjadi di BTN PKT itu melibatkan dua kendaraan roda empat,” jelas Irawan, Senin (8/10) kemarin.
Sementara laka yang terjadi di Jalan Sutan Syahrir, depan Al-Hijrah merupakan laka lantas tunggal. Kedua laka tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun hanya kerugian materiel. Meski demikian, Irawan meminta agar para pengendara tetap berhati-hati saat berkendara.
“Jangan berkendara dalam keadaan mabuk, karena bisa membayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Untuk mencegah fatalitas laka lantas, Sat lantas Polres Bontang sudah melakukan upaya pencegahan berupa tindakan preventif. Baik melalui imbauan-imbauan di sepanjang jalan raya juga penyuluhan kepada para sopir kendaraan perusahaan. Ketika pencegahan sudah dilakukan dan masih banyak yang melanggar, maka tindakan penegakkan hukum pun dilakukan dengan cara tilang. “Kami juga melaksanakan razia dadakan agar para pengendara lebih melengkapi surat-surat berkendaranya,” imbuh dia.
Sementara bagi pengendara yang diketahui mabuk dan menimbulkan laka lantas, pihak Sat lantas Polres Bontang telah beberapa kali melakukan penindakan tilang kepada yang bersangkutan. “Yang bersangkutan, sempat kami amankan karena diketahui sedang mabuk agar tidak terjadi hal yang diinginkan,” ujarnya.
Diketahui, laka lantas yang terjadi di wilayah BTN PKT terjadi karena salah seorang pengendara sedang mengonsumsi alkohol saat berkendara. Hal tersebut dapat diketahui menggunakan alat yang disebut drink drive. (mga)







