• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Dari Berjualan Santai, Sehari Bisa Untung Jutaan Rupiah

by BontangPost
26 Mei 2018, 11:31
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
MUSIMAN: Bulan Ramadan dimanfaatkan para pedagang dadakan untuk berjualan aneka kue atau takjil berbuka puasa.(DEVI/METRO SAMARINDA)

MUSIMAN: Bulan Ramadan dimanfaatkan para pedagang dadakan untuk berjualan aneka kue atau takjil berbuka puasa.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Bulan Ramadan, selalu identik dengan yang namanya penjual takjil. Para penjual takjil ini akan terlihat memenuhi pinggiran jalan. Bagaimana tidak, bagi mereka yang berpuasa, dari siang hari terlebih menjelang  petang adalah momen yang paling tepat untuk berburu makanan berbuka.

DEVI NILA SARI, Samarinda

SEJAK hari pertama Ramadan, banyak para pedagang takjil dadakan yang mencoba mencari rezeki dengan memanfaatkan bulan yang penuh berkah ini. Seperti Eri (26), ibu satu anak ini sehari-harinya memang merupakan penjual kue. Namun, selama bulan puasa, omzet yang ia dapatkan dari berjualan kue bisa berkali-kali lipat.

“Selama bulan puasa, keuntungan yang saya dapatkan bisa sampai dua kali lipat dibanding hari-hari biasa. Jika dihitung-hitung, dalam sehari saya bisa menjual 5 ribu hingga 7 ribu kue. Keuntungan yang saya dapatkan Rp 2 juta, itu sudah bersih,” ungkap Eri saat ditemui di lapaknya di Jalan Pramuka, Jumat (25/5) kemarin.

Baca Juga:  Muhammadiyah Sudah Tetapkan Awal Puasa 2019, Kemenag Sidang Isbat 5 Mei

Angka yang fantastis jika dilihat hanya dari berjualan kue. Eri bercerita, jika kue yang ada di lapaknya rata-rata titipan orang semua. Dia hanya menjualkan. Dalam sehari ia bisa mengumpulkan uang Rp 9 juta hingga Rp 10 juta, namun itu merupakan jumlah kotornya, karena merupakan uang dari para penitip kue. Dan kue yang ia jual selalu habis semua.

“Habis terus mbak, enggak pernah sisa. Saya kan jualan di Pramuka, kawasan mahasiswa, jadi pelanggannya banyak dari mahasiwa sini. Tapi enggak tahu kalau udah liburan nanti, pasti agak sepi. Paling saya kurangi jualan biar enggak merugi,” tuturnya.

Memang, lapak Eri terlihat paling ramai di antara lapak lainnya di jalan tersebut. Hal tersebut wajar, karena dia menjajakan berbagai macam kue. Dari kue basah hingga kue kering dan berbagai macam es serta masakan lainnya. Sebut saja ada lumpia, bakwan, tahu isi, sanggar, sus, bingka, talam ubi, ampar tatak, bihun, es kelapa, es agar-agar, cendol, dan masih banyak lagi jajanan menggugah selera lainnya.

Baca Juga:  Kaltim-Kaltara Minim Wakil, Kerja Tak Maksimal

Berbeda dengan Eri yang jualannya selalu laris, Maya (16) salah satu penjual takjil di Jalan Slamet Riyadi mengungkapkan hal yang sebaliknya. Bahwa keramaian para pemburu takjil hanya terjadi di awal-awal Ramadan saja.

“Awal-awal Ramadan saja ramainya. Biasanya omzet bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu per hari. Namun, sekarang hanya Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per hari,” ungkap dia.

Berbeda dengan Eri yang hanya menjadi tempat titipan bagi penjual kue lainnya, remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) itu menuturkan bahwa ia dan ibunya lah yang membuat kue-kue itu sendiri. Sebut saja di antara itu ada tahu isi, lumpia, bihun, dan mie.

Baca Juga:  Jembatan Mahulu Gelap Gulita 

Hal ini wajar terjadi, euforia pemburu takjil hanya terjadi pada awal Ramadan saja. Menjelang pertengahan puasa apalagi H-7 lebaran, masyarakat pasti akan memenuhi pusat-pusat perbelanjaan. Berburu pakaian untuk Idulfitri kelak.

Di lain pihak, Inah (37) sebagai salah satu penjual takjil di Jalan Baru mengaku jika penjualan kue nya selama ini masih stabil.

“Terkadang habis, terkadang sisa. Tapi lebih banyak habisnya sih daripada sisanya,” ungkap Ibu dua anak ini sambil tertawa.

Inah mengaku bahwa dialah yang membuat semua kue-kue itu sendiri, seperti amparan tatak, talam ubi, lapis, agar-agar dan kue-kue basah lainnya. Jika dagangannya sedang sepi, ia tidak berkecil hati, karena ia merasa wajar jika terkadang jualan ramai maupun sepi. “Rezeki semua ada yang mengatur mbak, yang penting kita sudah usaha,” pungkasnya. (****)

Tags: kisah inspiratifMetro Samarindaramadan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jika Ada Pembukaan Rekrutmen CPNS, Minta Dahulukan Pegawai Honorer 

Next Post

Gugatan Bakal Calon DPD Dikabulkan 

Related Posts

Aturan Baru KBM Ramadan 2026, Sekolah Dilarang Beri Tugas Berat ke Siswa
Nasional

Aturan Baru KBM Ramadan 2026, Sekolah Dilarang Beri Tugas Berat ke Siswa

19 Februari 2026, 09:00
Hasil Sidang Isbat 2026, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari
Nasional

Hasil Sidang Isbat 2026, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari

17 Februari 2026, 21:11
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Libur Sekolah Ramadan Diperpanjang Jadi 28 Hari
Nasional

Libur Sekolah Ramadan Diperpanjang Jadi 28 Hari

5 Maret 2025, 12:40
Tata Cara dan Niat Mandi sebelum Puasa Ramadan, Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya
Ragam

Tata Cara dan Niat Mandi sebelum Puasa Ramadan, Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya

28 Februari 2025, 16:00
Stok Daging dan Telur di Kaltim Selama Ramadan Dijamin Berlimpah
Kaltim

Stok Daging dan Telur di Kaltim Selama Ramadan Dijamin Berlimpah

14 Februari 2025, 11:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.