• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Data 50 Ribu Warga Kota Tepian Terancam Dibekukan

by BontangPost
27 Oktober 2018, 16:50
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MENGANTRE: Ribuan warga Kota Samarinda berbondong-bondong melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el pada program gerakan indonesia sadar adminduk (GISA) yang diselenggarakan Pemprov Kaltim, akhir Agustus lalu.(FOTO: DOK/METRO SAMARINDA)

MENGANTRE: Ribuan warga Kota Samarinda berbondong-bondong melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el pada program gerakan indonesia sadar adminduk (GISA) yang diselenggarakan Pemprov Kaltim, akhir Agustus lalu.(FOTO: DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda benar-benar harus memutar otak dalam dua bulan ke depan. Sebab, sampai akhir Desember 2018 masih ada sekitar 51.014 warga yang belum mengurus data perekaman KTP-el.

Sialnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil berencana bakal membekukan semua data mereka yang tidak melakukan perekaman hingga akhir tahun nanti.

Di sisi lain, Disdukcapil Samarinda juga masih memiliki utang pencetakan KTP-el atau print ready record (PRR) yang jumlahnya mencapai ribuan. Utang pencetakan tersebut belum termasuk perbaikan anomali data yang terus berjalan hingga kini.

Tak hanya itu, pada pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019, mereka yang masih memegang surat keterangan (Suket) pengganti sementara KTP-el wajib proaktif mengurus data KTP-el, jika tidak ingin kehilangan hak suara nantinya.

Baca Juga:  Harga Cabai Turun Drastis 
MENGANTRE: Ribuan warga Kota Samarinda berbondong-bondong melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el pada program gerakan indonesia sadar adminduk (GISA) yang diselenggarakan Pemprov Kaltim, akhir Agustus lalu.(FOTO: DOK/METRO SAMARINDA)

Dikatakan Sekretaris Disdukcapil Samarinda, M Subhan, semenjak penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka, sudah mulai banyak warga yang melakukan pengecekan dan perbaikan data diri.

Kendati demikian, hal itu tidak merubah fakta bahwa utang pencetakan KTP-el yang dimiliki Disdukcapil Samarinda masih terbilang banyak. Apalagi jumlah mereka yang mengurus KTP baru terus bertambah.

“Apabila data warga sampai dibekukan, yang akan dirugikan adalah warga itu sendiri. Namanya tidak akan tercantum sebagai data pemilih tetap (DPT) dalam pileg maupun pilpres 2019,” ujarnya, Kamis (20/10) lalu.

Tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Disdukcapil mulai melakukan penjemputan bola. Subhan berkata, pihaknya telah berhasil mengumpulkan sekira 690 data rekam siswa yang diambil dari beberapa sekolah.

Baca Juga:  Rusmadi-Ferdian Pecah Kongsi? 
MENGANTRE: Ribuan warga Kota Samarinda berbondong-bondong melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el pada program gerakan indonesia sadar adminduk (GISA) yang diselenggarakan Pemprov Kaltim, akhir Agustus lalu.(FOTO: DOK/METRO SAMARINDA)

Program ini akan terus dilakukan hingga semua sekolah di Kota Tepian melakukan perekaman. “Data itu kami kumpulkan dari beberapa minggu lalu. Mekanismenya kami bersurat kepada kecamatan untuk menghubungkan pihak kami ke sekolah,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun tidak memiliki target data siswa yang harus melakukan perekaman. Karena perjalanan untuk memperoleh data dilakukan langsung ketika terjun ke lapangan. “Kan kecamatan yang melakukan pendataan langsung. Kami hanya menindaklanjuti,” pungkasnya. (*/dev)

JUMLAH PENDUDUK WAJIB KTP BELUM REKAM
Kecamatan                               Laki-laki           Perempuan       Jumlah
Palaran                                     2.236               1.871               4.107
Samarinda Seberang                 2.662               2.050               4.712
Samarinda Ulu              4.533               3.647               8.180
Samarinda Ilir                           2.559               2.182               4.741
Samarinda Utara                       2.840               2.402               5.242
Sungai Kunjang                        4.083               3.432               7.515
Sambutan                                 1.617               1.381               2.998
Sungai Pinang                           3.791               3.100               6.891
Samarinda Kota                       979                  953                  1.932
Loa Janan Ilir                            2.512               2.184               4.696
Total                                        27.812             23.202             51.014

Baca Juga:  Rusmadi Geser Isran di Bursa Bacagub 

Sumber Data: Disdukcapil Samarinda

Tags: E-KTPMetro SamarindaperekamanWarga Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dewan Pertanyakan Kinerja Pemkot

Next Post

Kembali ke Tiga Bangunan Biru

Related Posts

PENTING!!! Tak Rekam KTP-el, Data Penduduk Diblokir
Bontang

Jelang Pemilu, Perekaman e-KTP di Bontang Capai 98 Persen

1 April 2019, 19:04
Datangi Sekolah, Rekam Data Siswa
Nasional

Perekaman E-KTP Melonjak Jelang Pemilu

1 April 2019, 13:00
Kolom Kepercayaan Mulai Masuk E-KTP
Nasional

Kolom Kepercayaan Mulai Masuk E-KTP

28 Februari 2019, 15:00
Penerbitan E-KTP WNA Baru Ditunda
Nasional

Penerbitan E-KTP WNA Baru Ditunda

28 Februari 2019, 14:30
Duh…..311 Ribu Pemilih Terkatung-katung
Nasional

Makin Canggih, Pemerintah Bakal Kembangkan e-KTP Jadi e-ID

9 Februari 2019, 13:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.